GetDoc Luncurkan Layanan Kesehatan Lintas Asia Tenggara
Logo BeritaSatu

GetDoc Luncurkan Layanan Kesehatan Lintas Asia Tenggara

Kamis, 10 September 2020 | 06:45 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Singapura, Beritasatu.com – Di tengah lonjakan biaya hidup dan tingkat permintaan atas layanan kesehatan saat Covid-19, ketersediaan layanan kesehatan semakin berperan penting. Dalam misinya, GetDoc ingin selalu menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau bagi setiap orang. Platform terkoneksi ini juga telah bermitra dengan beberapa penyedia layanan kesehatan yang baru, termasuk Farrer Park Hospital di Singapura, demi menghadirkan pengobatan lintas negara yang terjangkau oleh para pengguna di Asia Tenggara.

“GetDoc memiliki visi untuk memberikan nilai tambah, dan memperkaya kehidupan melalui solusi mobilitas, serta layanan kesehatan yang lebih baik. Kami gembira bermitra dengan salah satu penyedia layanan kesehatan yang terkemuka di Singapura. Dengan demikian, kami dapat membantu komunitas lokal dan Asia Tenggara untuk mengelola layanan kesehatan secara luring dan daring. Kami juga selalu ingin menghadirkan layanan kesehatan bermutu yang lebih mudah diakses keluarga, pelajar, pihak yang merawat pasien, dan lain sebagainya,” ujar Chief Executive Officer (CEO) dan Pendiri GetDoc (by Jireh Group) Woon Shung Toon dalam siaran pers, Rabu (9/9).

Bagi yang telah mendaftar dapat memakai platform layanan kesehatan yang terkoneksi dari GetDoc secara gratis, serta mencari, berbincang, dan berkonsultasi dari jarak jauh dengan dokter spesialis. Sementara, dengan paket langganan yang hanya US$ 12 per tahun, pelanggan GetDocPlus bisa mendapatkan harga khusus untuk layanan konsultasi atau pengobatan dengan tenaga kesehatan profesional yang tepercaya saat mereka menunjukkan in-App e-Card miliknya untuk berobat dan menjalani perawatan di Singapura dan Malaysia. Setelah kemitraan ini terjalin, pengguna bisa mengakses konsultasi virtual dari Farrer Park Hospital lewat platform konsultasi jarak jauh GetDoc.

Diluncurkan pada 2018, GetDoc sangat populer, dan kian banyak pengguna yang menginginkan solusi kesehatan lintasnegara yang hemat biaya, serta tersedia kapan pun dan di mana pun. Paket langganan GetDoc yang sangat terjangkau berguna bagi mereka yang tidak mendapatkan subsidi kesehatan di wilayah setempat, atau pengguna dengan asuransi kesehatan yang hanya menanggung biaya kunjungan ke rumah sakit.

Selain konsultasi kesehatan jarak jauh (telehealth), anggota GetDoc akan memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan yang hemat biaya ketika negara-negara kembali membuka perbatasannya. Mereka dapat mencari dan memesan layanan kesehatan lewat internet serta konsultasi secara langsung di lokasi, yakni di lebih dari 600 klinik di Singapura, 1.500 klinik dan rumah sakit di Malaysia, serta 50 klinik dan rumah sakit di Thailand. Hal ini menghadirkan akses yang mudah bagi para penyedia layanan kesehatan bermutu tinggi dan tepercaya dari rumah.

Aplikasi tersebut juga menyediakan dokter umum dan spesialis secara lengkap, mulai dokter dan spesialis tersertifikasi hingga dokter gigi, TCM dan tenaga kesehatan lain (Allied Health Professional) seperti fisioterapis, ahli optometri, serta psikiater.

Selain mencari penyedia layanan kesehatan dan melakukan pemesanan, pengguna dapat berdiskusi tentang kesehatan, mengakses sejumlah topik pada forum GetDoc tentang kesehatan publik dan informasi kesehatan dari A-Z. Mereka bahkan bisa membayar secara nontunai pada platform ini demi mengurangi penggunaan uang tunai dan melacak pembayaran dengan lebih baik.

Di samping itu, aplikasi ini memiliki fitur live chat sehingga pengguna bisa memperoleh jawaban ringkas dari seorang dokter lewat layanan direct message, tanpa harus pergi ke klinik.

Anggota GetDocPlus dapat memanfaatkan jumlah program yang kian lengkap dari beragam mitra, termasuk program kesehatan dan kebugaran seperti keanggotaan di pusat kebugaran dan suplemen, program promosi dan diskon eksklusif di peritel eCommerce serta gerai makanan dan minuman.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

64 Persen Kasus Covid-19 di Indonesia dari Pulau Jawa dan Bali

Sampai 6 September 2020, Pulau Jawa dan Bali ternyata penyumbang terbanyak kasus positif Covid-19 secara kumulatif di Indonesia yakni mencapai 64,24 persen.

KESEHATAN | 9 September 2020

Satgas Siapkan Masker Lima Lapis untuk Melawan Covid-19

Masker dengan kain lima lapis tersebut, diproduksi di Indonesia dan sudah diuji coba di Jerman.

KESEHATAN | 9 September 2020

Covid-19 Masih Panjang, Indonesia Kekurangan 1.294 Dokter Paru

PDPI mencatat saat ini dokter paru di Indonesia 1.206 orang. Idealnya Indonesia memiliki minimal 2.500 dokter paru. Saat ini kekurangan 1.294 dokter paru.

KESEHATAN | 9 September 2020

Erick Thohir: Vaksin Merah Putih Jadi Prioritas

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan prioritas pemerintah saat ini adalah memproduksi Vaksin Merah Putih.

KESEHATAN | 9 September 2020

Update Covid-19: Tambah 3.307, Kasus Positif di Indonesia Jadi 203.342

Adapun pasien Covid-19 yang berhasil sembuh bertambah 2.242 sehingga total menjadi 145.200.

KESEHATAN | 9 September 2020

Nutrisi Anak Terancam Tak Terpenuhi di Masa Pandemi

Widianto Juwono, Sales Director Danone SN Indonesia mengatakan pemenuhan nutrisi anak-anak di Indonesia mengalami berbagai tantangan di masa pandemi.

KESEHATAN | 9 September 2020

Jokowi Menaruh Harapan Besar kepada Tim Vaksin Merah Putih

Untuk mempercepat pengembangan vaksin Covid-19 tersebut, Presiden Jokowi telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2020.

KESEHATAN | 9 September 2020

Produksi Vaksin Merah Putih, Pemerintah Juga Gandeng Perusahaan Farmasi Swasta

Dikatakan Menristek, sudah ada tiga perusahaan farmasi swasta yang potensial menyatakan kesiapan untuk membantu produksi vaksin Merah Putih.

KESEHATAN | 9 September 2020

Menristek: Pemberian Vaksin Bisa Lebih dari Sekali

Pemerintah harus siap memproduksi vaksin Merah Putih dengan jumlah minimal dua kali lipat dari populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta jiwa.

KESEHATAN | 9 September 2020

Presiden Perintahkan Tim Vaksin Merah Putih Kerja Cepat

Presiden Jokowi memerintahkan tim Vaksin Merah Putih bekerja dengan cepat tanpa mengabaikan prosedur pembuatan sehingga vaksin Covid-19 aman.

KESEHATAN | 9 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS