BPPT Rintis Teknologi Paspor Kesehatan Bebas Covid-19
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

BPPT Rintis Teknologi Paspor Kesehatan Bebas Covid-19

Senin, 21 September 2020 | 22:13 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - BPPT sedang merintis teknologi yang bisa menginteversasi kondisi kesehatan seseorang. Misalnya, seseorang tersebut pernah rapid test di mana, tanggal berapa, dan status kesehatan seperti apa ataupun pernah dirawat dimana akan tertulis dalam aplikasi tersebut.

“Jadi aplikasi ini untuk memantau atau menelusuri riwayat kesehatan dan mobilitas seseorang terkait dengan kesehatannya,” kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza kepada Beritasatu.com, Senin(21/9) malam.

Riza menyebutkan, teknologi yang dirintis BPPT, saat ini telah diujicobakan di internal gedung BPPT terhadap riwayat kesehatan karyawan sebagai pilot project yang akan dikembangakan untuk nasional. Pasalnya, melalui sistem tersebut data kesehatan seseorang bisa diintegrasikan secara online melalui satu aplikasi.

Aplikasi yang dikembangkan ini, lanjut Riza dinamakan aplikasi Paspor Kesehatan yang memuat riwayat kesehatan seseorang. Dengan begitu, ketika seseorang akan berpergian atau bertemu orang lain, dia dapat menunjukan barcode paspor kesehatan tanpa harus melalui proses yang panjang. Pasalnya, dengan paspor kesehatan, untuk mengetahui kesehatan, dengan sistem diklik aplikasi akan muncul riwayat kesehatan seseorang sesuai dibutuhkan.

Selain itu, paspor kesehatan tersebut memudahkan ketika akan melakukan penerbangan dalam negeri maupun luar negeri. Aplikasi Paspor Kesehatan ini akan disesuaikan berdasarkan standar internasional. “Kalau ke bandara, tinggal tunjukan barcode, tidak perlu isi formulir aneh-aneh. Paspor kesehatan ini persis seperti paspor untuk ke luar negeri,” jelasnya.

Riza menyebutkan, kehadiran aplikasi Paspor Kesehatan ini untuk mengintegrasikan data menjadi satu kesatuan. Jika nantinya vaksin Covid-19 tersedia, maka aplikasi Paspor Kesehatan juga akan mengetahui apakah sudah pernah divaksin Covid-19, dan riwayat kesehatan lainnya.

Kendati demikian, Riza menuturkan, untuk diterapkan secara nasional perlu ada persetujuan bersama kementerian/ lembaga (K/L) lain seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Keminfo), Kementerian Kesehatan, dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dalam hal ini, Riza mengusulkan, teknologi yang telah dirintis BPPT ini perlu adanya regulatory sandbox untuk aplikasi Paspor Kesehatan.

Pasalnya, aplikasi Paspor Kesehatan yang membuat data riwayat kesehatan seseorang harus dijaga kerahasiaanya agar tidak dimanipulasi atau digunakan hal-hal lain yang tidak semestinya.

Sementara untuk tracing pasien Covid-19, Riza menyebutkan, BPPT sudah mengembangkan aplikasi pantau Covid-19 (PC-19) atau sekarang disebut PC-20 setelah diintegrasikan dengan Sistem Informasi Manajemen Klinik Rapid test dan Swab-test.

Aplikasi mobile berbasis android yang berguna untuk melakukan self assessment kesehatan, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membatasi penyebaran Covid-19 dengan physical distancing, dan membantu pemerintah untuk memetakan klaster-klaster penyebaran Covid-19.

Aplikasi ini menggunakan Bluetooth Low Energi untuk memantau pengguna lain disekitarnya, dan mengakses basis data pasien orang dengan orang dalam pemantauan(ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan(PDP) serta hasil self assessment untuk status kesehatan pengguna.

“Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengetahui status kesehatannya dan dapat menghindar dari area yang berpotensi tertular virus Covid-19. Dengan aplikasi ini pemerintah dapat menentukan klaster pasien Covid-19 dengan mengetahui daftar orang - orang yang berdekatan selama 14 hari terakhir,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perluas Penelusuran, Kemkes Ajak Masyarakat Kerja Sama

Pemerintah terus meningkatkan kapasitas pemeriksaan untuk menemukan lebih banyak kasus positif Covid-19.

KESEHATAN | 21 September 2020

Pekan Ketiga September Pasien Sembuh Lebih dari 72 Persen

Sejak Maret hingga pekan ketiga September 2020, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 mencapai 180.797 orang.

KESEHATAN | 21 September 2020

Satgas Covid-19 Sebut Lebih dari 72 Persen Pasien Sembuh

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro mengatakan jumlah pasien sembuh saat ini per 21 September 2020 mencapai 180.797 orang.

KESEHATAN | 21 September 2020

Kasus Harian Covid-19 Rekor Lagi, Ini Sebarannya

Kasus harian Covid-19 di Indonesia hari ini Senin (21/9/2020) menorehkan rekor yakni 4.176. DKI Jakarta masih menjadi penyumbang tertinggi yakni 1.352.

KESEHATAN | 21 September 2020

Terima Pasien Covid-19, Tower 4 Wisma Atlet Bekapasitas 1.546 Tempat Tidur

Jika ditotalkan, penggunaan tower 4 dan 5 sebagai flat isolasi mandiri dapat menampung sebanyak 3.116 pasien.

KESEHATAN | 21 September 2020

Tips Sehat dan Aman Bersepeda di Masa Pandemi

Tren olahraga bersepeda kembali ramai digandrungi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 21 September 2020

Pentingnya Olahraga Rutin di Masa Pandemi Covid-19

Kampanye #Bergerak1Menit Bersama #ZumbaIndonesia ajak masyarakat tetap sehat saat pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 21 September 2020

Tambah 4.176, Kasus Baru Covid-19 Kembali Pecah Rekor

Penambahan harian kasus baru Covid-19 di Indonesia pada hari ini, Senin (21/9/2020) mencatatkan rekor baru yakni mencapai 4.176.

KESEHATAN | 21 September 2020

Kemkes: Sebagian Besar Pegawai Positif Covid-19 Sudah Sembuh

Sekarang yang masih disuruh isolasi secara mandiri mungkin tidak sampai 10 orang. Selebihnya sudah sembuh dan bekerja lagi.

KESEHATAN | 21 September 2020

Sehari Terakhir Pasien Tower 5, 6, dan 7 Wisma Atlet Kemayoran Bertambah 78

Pasien rawat inap di Tower 5, Tower 6, dan Tower 7 Wisma Atlet Kemayoran bertambah 78 orang positif Covid-19.

KESEHATAN | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS