Gambar "Seram" di Bungkus Rokok Kurang Besar, Ahli: Tidak Efektif untuk Kurangi Konsumsi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gambar "Seram" di Bungkus Rokok Kurang Besar, Ahli: Tidak Efektif untuk Kurangi Konsumsi

Rabu, 23 September 2020 | 17:47 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Peringatan kesehatan bergambar atau pictorial health warning (PHW) pada bungkus rokok berupa gambar seram diharapkan mengurangi niat orang untuk merokok. Di Indonesia, pemerintah melalui PP 109 tahun 2012 telah memberlakukan PHW, tetapi ukurannya hanya 40% dari bungkus rokok sehingga tidak cukup efektif membuat orang takut.

Selain ukurannya kecil, sebagian gambar juga tertutup oleh bungkus/pita rokok. Dari survei yang dilakukan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), PHW baru efektif membuat orang berpikir dua kali untuk merokok kalau ukurannya mendominasi atau 90% dari bungkus rokok.

Ketua Tobacco Control Support Center (TCSC) IAKMI, dr. Sumarjati Arjoso mengatakan, PHW pada bungkus rokok adalah sarana edukasi yang murah dan sangat efektif mengomunikasikan bahaya rokok kepada masyarakat. Penelitian deskriptif yang dilakukan oleh TCSC IAKMI pada akhir 2017 di 16 kota dengan melibatkan 5.349 responden menemukan banyaknya dukungan publik terhadap peningkatan ukuran peringatan kesehatan pada bungkus rokok.

Masyarakat merasa ukuran peringatan kesehatan bergambar yang lebih besar akan menimbulkan efek perasaan takut yang lebih tinggi mengenai bahaya rokok terhadap kesehatan.

Sebagian besar publik atau 79,2% menilai bahwa kemasan rokok dengan peringatan kesehatan bergambar sebesar 90% amat sangat dan sangat efektif dalam menginformasikan bahaya rokok kepada masyarakat. Lebih dari separuh publik atau 59% yang memberikan jawaban serupa pada ukuran peringatan kesehatan bergambar 75%. Sedangkan dengan ukuran PHW hanya 40%, sebagian besar atau 76% responden merasa sama sekali tidak menakutkan.

“Masyarakat merasa semakin besar ukuran PHW akan menimbulkan efek perasaan takut akan bahaya rokok terhadap kesehatan jauh lebih tinggi,” kata Sumarjati pada telekonferensi “Peningkatan Besaran Peringatan Kesehatan Bergambar di Era Pandemi Covid-19” di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Hasil survei ini menunjukkan, PHW yang selama ini diberlakukan di Indonesia tidak berefek mengurangi konsumsi rokok pada sebagian besar orang. Dalam hal PHW ini Indonesia tertinggal dari negara lain. Sungguh ironis karena industri rokok di Indonesia ketika mengekspor rokok ke sejumlah negara memiliki PHW berukuran 75% sampai 90%. Namun di dalam negeri sendiri, PHW hanya berukuran 40% saja.

Persoalannya lagi, ukuran PHW yang digunakan saat ini sudah sejak 2012 atau delapan tahun silam. Menurut ketentuan, setiap dua tahun sekali PHW harusnya ditinjau kembali untuk menaikkan ukurannya. IAKMI dan organisasi anti rokok telah mendorong pemerintah untuk merevisi PP 109/2012 yang mengatur kenaikan ukuran PHW tersebut, tetapi hingga saat ini tidak ada tindak lanjut.

Oleh karena itu, salah satu rekomendasi dari IAKMI dan para ahli kepada pemerintah adalah menetapkan PHW sebesar 90%. Gambar yang lebih besar diharapkan bisa memberikan efek takut kepada perokok untuk berhenti merokok, dan yang belum merokok untuk tidak coba coba merokok.

Rekomendasi lainnya adalah, mendorong pemerintah mencantumkan peringatan tidak menjual rokok kepada anak 18 tahun ke bawah di bungkus rokok. Ini merupakan salah satu upaya untuk menekan tingginya prevalensi perokok anak dan remaja. Soal ini, sebetulnya PP 109/2012 secara tegas sudah melarangnya. Namun di masyarakat aturan ini tidak dijalankan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Sebut 171 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntikkan ke Rakyat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan hingga saat ini, sudah ada sebanyak 171 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke rakyat Indonesia.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Begini Cara Kerja Obat Covid Molnupiravir

Dua menteri ke Amerika untuk melobi Merck agar berinvestasi dan memproduksi Molnupiravir di Indonesia.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

SehatQ Sediakan Layanan Kesehatan untuk Karyawan Perusahaan

Setelah sukses dengan model bisnis B2C, startup di bidang teknologi kesehatan SehatQ memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke arah korporasi atau B2B.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

ITAGI Pertimbangkan Booster Berplatform mRNA untuk Peserta Umrah

Sri mengatakan Pemerintah Arab Saudi menggunakan platform vaksin yang sama dengan Indonesia yakni virus utuh yang dimatikan.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


Mengenal Gejala dan Penyebab Epidermolisis Bulosa

Epidermolysis Bullosa (Epidermolisis Bulosa) dikenal dengan penyakit kulit langka yang ditandai dengan kerapuhan kulit dan mukosa (kulit halus).

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Kemenkes: 58 Juta Orang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi untuk Beraktivitas

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga hari ini, Selasa (19/10/2021) telah mencapai 58 juta pengguna aplikasi PeduliLindungi

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Gelombang Ketiga Covid-19 Diprediksi Desember, Satgas: Perlu Pengetatan Aktivitas

Pengetatan ini menyusul ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang sangat berpotensi terjadi musim libur akhir tahun ini.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Hari Libur Memperingati Maulid Nabi, Satgas Ingatkan Pemda Cegah Kerumunan

Alexander mengimbau masyarakat untuk tidak beruforia karena ancaman penularan Covid-19 masih berada di sekitarnya.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Vaksinasi Lansia Masih Lambat, Ini Salah Satu Penyebabnya

Vaksinasi Covid-19 lansia sampai hari ini, Selasa (19/10/2021) baru 7,7 juta atau 35,86% yang mendapat vaksin dari 21,5 juta.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Pinjol Ilegal


# Molnupiravir


# Liga Champions



TERKINI
27 Obyek Wisata di Gunung Kidul Dibuka Terbatas

27 Obyek Wisata di Gunung Kidul Dibuka Terbatas

GAYA HIDUP | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings