Erick Thohir: Kapasitas Pengetesan dan RS Terus Ditambah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Erick Thohir: Kapasitas Pengetesan dan RS Terus Ditambah

Kamis, 24 September 2020 | 15:12 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan Pemerintah terus memperkuat upaya dan melakukan langkah-langkah strategis untuk penanganan dan mengantisipasi meluasnya dampak pandemi.

Dijelaskan Erick, di seluruh dunia, per 23 September, terjadi peningkatan lebih dari 246.000 kasus hingga menjadi total 31,4 juta kasus. Kenaikan kasus terjadi di berbagai negara, seperti kenaikan kasus harian (per 23 September) lebih dari 83.000 kasus di India, 39.000 di Amerika Serikat, lalu 8.900 kasus di Perancis, dan 4.900 kasus di Inggris.

"Sementara, terdapat sejumlah negara yang belum melaporkan penambahan kasusnya. Di Indonesia sendiri, terjadi kenaikan 4.400 kasus seiring dengan munculnya klaster-klaster baru," kata Erick Thohir dalam keterangannya, Kamis (24/9/2020).

Menurut Erick, berbagai langkah strategis hasil koordinasi dengan lintas kementerian lembaga, terutama dengan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah telah dilakukan. Mulai dari penambahan kemampuan testing specimen, menyiapkan dan menambah kesediaan tempat tidur di rumah sakit, serta ruang isolasi, meningkatkan standardisasi penanganan kasus dan pasokan obat terapi penyembuhan, hingga percepatan ketersediaan vaksin Covid-19.

Hingga kini, langkah-langkah tersebut menampakan hasil yang positif. Per Rabu (23/9), pemeriksaan spesimen harian Covid-19 mencapai 38.181, melebihi standar WHO, dan persentase pasien sembuh mencapai 73%.

Langkah strategis berikutnya adalah meningkatkan tren kesembuhan dan mengantisipasi peningkatan kasus.

"Pemerintah memastikan kebutuhan perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan terjaga dan menjaga ketersediaan fasilitas isolasi pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Contohnya Wisma Atlet untuk wilayah DKI Jakarta, dan hotel-hotel bintang 2 dan 3 di daerah. Sekaligus hal ini meringankan beban rumah sakit, mengurangi beban tenaga medis supaya tidak kewalahan dan kelelahan. Dan yang juga penting membatasi penyebaran virus dan penularan dari OTG,”jelas Erick Thohir.

Selain itu, KPCPEN melakukan koordinasi dengan BUMN holding rumah sakit untuk mendorong standarisasi terapi kesembuhan pasien Covid-19. Standarisasi manajemen klinis dalam terapi kesembuhan pasien Covid-19 ini penting dilakukan agar para dokter di wilayah yang jauh dari kota-kota besar bisa mengikuti prosedur medis yang distandarkan dan ada rujukan dalam perawatan pasien, baik yang bergejala ringan, sedang, atau berat. Ini demi peningkatan kesembuhan pasien," terang Erick Thohir.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Klaster Keluarga Meningkat, Menteri PPPA Usulkan Protokol Kesehatan Keluarga

Selama protokol kesehatan keluarga belum ada, Bintang mengajak seluruh keluarga di Indonesia tetap menggunakan masker di rumah.

KESEHATAN | 24 September 2020

Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Mencapai Puncak

Pakar epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan pandemi Covid-19 belum mencapai puncak.

KESEHATAN | 24 September 2020

Erick Thohir: Pemerintah Perkuat Upaya Penanganan Covid-19

Per Rabu (23/9/2020), pemeriksaan spesimen harian Covid-19 mencapai 38.181, melebihi standar WHO.

KESEHATAN | 24 September 2020

Synbiotech dan Lonza Luncurkan Sport Probiotic ke Pasar Global

Kemitraan Synbiotech dan Lonza akan saling memanfaatkan keunggulannya masing-masing dalam bidang penelitian ilmiah.

KESEHATAN | 24 September 2020

Data Kasus Covid-19 Tidak Sinkron, Kemkes: Lab RS Paling Malas Kirim Data ke Pusat

Padahal, data yang tidak sinkron ini akan berdampak pada ketersediaan kapasitas, seperti alat pelindung diri (APD).

KESEHATAN | 23 September 2020

Data Kasus Covid-19 Tidak Sinkron, Kemkes: Semua Tergantung Laporan Laboratorium

Yurianto mengatakan, lab di daerah kerap lupa dan malas mengirim data ke aplikasi yang akan diakses oleh pemerintah pusat.

KESEHATAN | 23 September 2020

IDI: Pelacakan Kontak Indonesia Belum Penuhi Standar WHO

Berdasarkan data terakhir pada Mei lalu, pelacakan yang dilakukan Pemprov DKI hanya menyasar 3 kontak untuk setiap 1 kasus atau pelacakan kontak 1:3.

KESEHATAN | 23 September 2020

Perokok Punya Risiko 14 Kali Lipat untuk Mati karena Covid-19

Perokok berisiko terkena Covid-19 lebih tinggi karena terjadi gangguan sistem imunitas saluran napas dan paru akibat asap rokok.

KESEHATAN | 23 September 2020

Gambar "Seram" di Bungkus Rokok Kurang Besar, Ahli: Tidak Efektif untuk Kurangi Konsumsi

Gambar seram baru efektif membuat orang berpikir dua kali untuk merokok kalau ukurannya mendominasi atau 90% dari bungkus rokok.

KESEHATAN | 23 September 2020

Kasus Harian Covid-19 Pecah Rekor Lagi, Ini Sebarannya

Kasus harian Covid-19 di Indonesia kembali menorehkan rekor yakni 4.465. Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbanyak yaitu 1.133.

KESEHATAN | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS