Pengetahuan Ibu Pengaruhi Asupan Gizi Keluarga
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengetahuan Ibu Pengaruhi Asupan Gizi Keluarga

Kamis, 24 September 2020 | 20:35 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ibu memegang peranan penting dalam kesehatan keluarga, terutama asupan gizi yang seimbang. Sayangnya, hingga saat ini masih banyak ibu-ibu di Indonesia yang belum teredukasi dengan baik mengenai pemenuhan asupan gizi keluarga.

Salah satunya, rendahnya pengetahuan ibu mengenai kental manis bukanlah susu dan bukan untuk konsumsi anak di bawah lima tahun (Balita). Padahal, kental manis memberikan dampak buruk bagi Balita. Mulai stunting, obesitas, perkembangan dan pertumbuhan otak serta sarafnya terganggu, hingga tingkat kecerdasannya sangat rendah.

Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), Arif Hidayat mengatakan, pihaknya bersama PP Aisyiyah dan PP Muslimat NU telah melakukan penelitian di beberapa kota dan kabupaten di Indonesia pada 2018-2019. Penelitian tersebut dilakukan terhadap ibu mengingat ibu memiliki peran dalam asupan pangan anak dan keluarga.

"Tingkat pengetahuan dan kesadaran ibu sangat menentukan dalam pemilihan jenis pangan anak dan keluarga. Pengetahuan ibu, serta paparan informasi terhadap ibu sangat mempengaruhi persepsi ibu tentang asupan gizi keluarga,” ungkap Arif dalam keterangan pers diterima Kamis (24/9/2020).

Menurut Arif, pada penelitian 2018 bekerjasama dengan Yayasan Peduli Negeri dan Universitas Haluoleo untuk di wilayah Kendari dan dengan Stikes Ibnu Sina di Batam, penelitian tersebut menunjukan sebanyak 97 persen ibu di Kendari dan 78 persen ibu di Batam memiliki persepsi kental manis adalah susu yang bisa dikonsumsi layaknya minuman susu untuk anak.

Pada 2019, lanjut dia, YAICI bersama PP Aisyiyah juga telah melakukan penelitian yang sama dengan melibatkan responden di Provinsi Aceh, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara. Hasilnya menyebutkan, iklan produk pangan pada media massa khususnya televisi sangat mempengaruhi keputusan orang tua terhadap pemberian asupan gizi untuk anak.

Sebanyak 37 persen responden meyatakan, kental manis adalah susu, bukan topping, dan 73 persen responden mengetahui informasi kental manis sebagai susu dari iklan televisi.

"Betapa televisi menjadi konsumsi harian masyarakat yang berpengaruh terhadap pembentukan persepsi. Iklan sebagai promosi produk yang ditayangkan berulang yang akhirnya akan mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap produk yang diiklankan. Salah satu contohnya adalah kental manis, selama ini diiklankan sebagai susu, maka hingga hari ini masih ada masyarakat yang mengkonsumsi kental manis sebagai susu, meskipun BPOM telah melarang,” jelas Arif.

Arif menegaskan, hasil penelitian tersebut nantinya akan menjadi materi yang disampaikan kepada pemerintah, baik DPR, BPOM, Kementerian Kesehatan (Kemkes) serta produsen agar ikut serta bertanggung jawab mengedukasi masyarakat.

Tidak hanya tu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi pertimbangan pihak terkait terutama BPOM untuk dapat meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan aturan mengenai label dan promosi kental manis oleh produsen.

Terhadap Kemkes, Arif berharap institusi ini dapat mengoptimalkan segala saluran untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

"Kemkes harusnya bisa mengedukasi masyarakat melalui iklan layanan masyarakat atau mengoptimalkan sosial media untuk secara rutin mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan kental manis,” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satgas IDI: Karantina bagi Pelaku Perjalanan Internasional Bersifat Wajib

Karantina kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional bersifat wajib dan berlaku baik untuk WNI dan WNA

KESEHATAN | 16 Oktober 2021

Satgas: Hari Cuci Tangan Sedunia Jadi Momentum Kendalikan Covid-19

Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dapat menjadi momentum untuk mengendalikan Covid-19 dengan cara mudah secara bersama-sama.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

2024, Sejumlah Kepala Daerah Sepakat Hentikan Total BABS

Sejumlah kepala daerah sepakat bahwa pada tahun 2024 mendatang kegiatan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tidak akan terjadi lagi.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Aksi Nyata Pemerintah dan Swasta Dukung Program Cuci Tangan Pakai Sabun

Kemenkes menyatakan cuci tangan pakai sabun merupakan pintu masuk sebagai pelaksanaan pilar-pilar lain dari sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Indonesia Harus Kejar Ketertinggalan di Sektor Sanitasi

Hingga akhir tahun 2024 pemerintah Indonesia menetapkan target 0% buang air sembarangan, 90% akses sanitasi dan 15% sanitasi aman hingga akhir tahun 2024.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Legislator Minta Pelanggar Karantina Kesehatan Dikenakan Sanksi Tegas

Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo mendorong pemerintah memberi sanksi tegas terhadap pelaku pelanggar karantina kesehatan.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Ketua MPR: Antisipasi Kerumunan di Momen Maulid Nabi

Ketua MPR, Bambang Soesatyo meminta semua pihak untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan saat peringatan Maulid Nabi pada pekan depan.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Update Covid-19: Membaik, Angka Positivity Rate Harian Jadi 0,51%

Kasus baru Covid-19 terjadi penambahan sebanyak 915 menjadi total 4.233.014. Kasus meninggal bertambah 41 orang.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Asuransi Sinar Mas Luncurkan Asuransi Khusus Perawatan Covid-19

Bisa dibeli secara online melalui website sinarmas.co.id, mobile application Asuransi Sinar Mas Online serta mobile application Star Poin.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Kemenkominfo dan MUI Ajak Warga Papua Bangkit dari Pandemi

Kemenkominfo bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak warga Papua bangkit dari pandeiu Covid-19.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Terowongan Belanda


# Pasien Covid-19


# PON Papua



TERKINI
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings