Bio Farma Tegaskan Harga Vaksin Covid-19 di Kisaran Rp 200.000
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Bio Farma Tegaskan Harga Vaksin Covid-19 di Kisaran Rp 200.000

Selasa, 13 Oktober 2020 | 22:14 WIB
Oleh : FER

Bandung, Beritasatu.com - Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, memastikan harga untuk vaksin Covid-19 dari Sinovac di Indonesia tidak akan memberatkan. Pasalnya, harga vaksin diperkirakan berada di kisaran Rp 200.000 per dosis.

Hal tersebut disampaikan Honesti Basyir, menanggapi pemberitaan yang menyatakan bahwa Sinovac sudah menanda tangani kontrak pengadaan vaksin dengan Brasil yang akan menjualnya dengan harga US$ 1.96 per dosis atau setara Rp 29.000 (kurs Rp 14.765 per dolar AS).

“Informasi harga vaksin Covid-19 di Brasil, telah kami klarifikasi ke pihak Sinovac. Mereka sudah mengirimkan surat elektronik resmi ke Bio Farma, yang memastikan, bahwa informasi dalam pemberitaan tentang kontrak pembelian 46 juta dosis dengan nilai kontrak US$ 90 juta dengan pemerintah Brasil tidak tepat, dan mengenai harga US$ 1.96 per dosis pun tidak tepat,” ujar Honesti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2020).

Honesti mengatakan, Sinovac saat ini tengah menelusuri asal informasi tersebut. "Bio Farma, berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah menghadirkan vaksin Covid-19 dengan harga yang terjangkau untuk memberi perlindungan bagi penduduk Indonesia,” tegasnya.

Honesti melanjutkan, dalam surat resmi yang disampaikan oleh Sinovac, menyampaikan bahwa dalam penentuan harga vaksin Covid-19, ada beberapa faktor yang menentukan harga vaksin.

"Salah satu faktornya adalah tergantung pada investasi pada studi klinis fase 3 terutama dalam uji efikasi dalam skala besar. Demikian juga dengan penentuan harga di Indonesia, mengikuti prinsip-prinsip tadi. Dengan kata lain, skema pemberian harga vaksin Covid-19 ini, tidak dapat disamakan,” tandasnya.

Untuk menjaga dan menjamin kualitas vaksin Covid-19 mulai dari bahan baku dan lainnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan terbang ke Sinovac China untuk visit audit proses pengembangan dan produksi vaksin corona di fasilitas Sinovac di Beijing, Tiongkok, termasuk LP POM MUI untuk melaksanakan audit halal.

BPOM juga akan memastikan fasilitas dan proses produksi Vaksin Covid-19 di Bio Farma memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB)/Good Manufacturing Practice (GMP).

Saat ini, uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 masih berjalan di minggu kedua Bulan Oktober 2020 ini. Data terakhir menunjukan, sampai dengan tanggal 9 Oktober 2020, 843 relawan yang sudah mendapat penyuntikan kedua, dan 449 relawan dalam tahap pengambilan darah pascapenyuntikan kedua/masuk periode monitoring.

Hingga saat ini Uji Klinis tajap 3 berjalan lancar dan belum ada dilaporkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius akibat pemberian suntikan calon vaksin Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19 Libatkan Mahasiswa dalam Kampanye 3M

Sebanyak 1.108 mahasiswa dari 72 perguruan tinggi dilibatkan sebagai program Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Pascademo, Dua Pekan Lagi Kasus Covid-19 Bakal Meningkat

Sebab, adanya peluang penularan dari demonstran yang positif Covid-19 ke demonstran lainnya.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Total Kasus Positif Covid-19 340.622, Indonesia Kini Peringkat Ke-19 Dunia

Penambahan hari ini, membuat Indonesia kini berada di posisi ke-19 sebagai negara terbanyak yang memiliki kasus positif Covid-19 .

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Kenali Jenis Luka dan Penanganan yang Tepat

Pertolongan pertama dan perawatan yang tepat sangat penting untuk mencegah risiko infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Disiplin Pakai Masker Kurangi Risiko Penularan Covid-19

Dengan memakai masker yang baik dan benar sekaligus menjaga jarak, bisa mengurangi sampai 90 persen tertular virus Covid-19.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Pasien Sembuh Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru Covid-19 di 21 Provinsi

Jumlah pasien sembuh lebih banyak dibandingkan kasus baru Covid-19 terjadi di 21 provinsi pada Selasa (13/10/2020).

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Pekan Ini, Jumlah Kasus Positif Covid-19 Naik 5,9%

Satgas Covid-19 memberikan apresiasi kepada Maluku, Riau, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Aceh yang mampu menekan kasus Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Update Covid-19, Kasus Sembuh Torehkan Rekor 4.777

Jumlah kasus sembuh Covid-19 di Indonesia memecahkan rekor pada hari ini, Selasa (13/10/2020) yakni sebanyak 4.777.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 3.906, Kasus Positif di Indonesia Jadi 340.622

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 3.906 selama 24 jam terakhir sampai Selasa (13/10/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia jadi 340.622.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Wapres Ajak Pemuka Agama Bimbing Umat Patuhi Protokol Covid-19

Pemuka agama harus aktif mendorong dan membimbing umatnya untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS