Logo BeritaSatu

Alasan Ibu Menyusui Tetap Perlu Pompa ASI Elektrik

Rabu, 14 Oktober 2020 | 21:57 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Puting datar merupakan kondisi yang dialami sekitar 10 persen hingga 20 persen kalangan ibu menyusui di seluruh dunia. Kondisi ini bukanlah suatu hal langka, karena bisa saja terjadi sejak kecil atau dipicu oleh beberapa faktor.

Sebut saja misalnya, karena penyakit tertentu, pembengkakan pada jaringan di belakang puting, atau adanya tarikan di bawah puting yang menekan jaringan di area tersebut.

Sedangkan untuk puting tenggelam atau inverted nipple, sejatinya juga tidak perlu dikhawatirkan oleh kalangan ibu menyusui. Pasalnya, kondisi tersebut juga hal biasa dan normal terjadi.

Adapun yang memengaruhi kondisi puting tengelam, salah satunya adalah hormon. Kasus pada puting tenggelam ini juga bisa disebabkan oleh masalah pada sambungan di jaringan puting, ligamen, dan kulit.

Founder Mutter, dr Cynthia Merliana Candra, menjelaskan, kondisi dua jenis puting payudara ini telah menjadi keresahan di kalangan ibu menyusui. Terlebih, air susu ibu (ASI) menjadi benteng pertama mencegah stunting pada anak.

"Namun, jika kalangan ibu lebih berusaha dan mau bersabar, tentunya tetap bisa menyusui dengan normal. Salah satu solusinya, dengan menggunakan pompa ASI,” ujar Cynthia, di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Mutter sebagai brand pompa ASI elektrik di Indonesia, kata Cynthia, salah satu produknya yang sudah terkenal adalah Mutter Pearl Electric Breast Pump.

"Mutter sebagai brand pompa ASI, menjadi solusi bagi kalangan ibu menyusui di Indonesia yang memiliki masalah seperti diatas, yaitu dengan Mutter Krystal," paparnya.

Menurut Cynthia, Mutter Krystal merupakan pompa ASI elektrik yang pertama di Indonesia dengan 5 mode penggunaan. Salah satunya, mode untuk kalangan ibu dengan puting datar atau tenggelam. Selain itu, terdapat juga mode untuk ibu yang baru pertama kali menyusui, agar tidak merasa kesakitan saat memompa ASI.

"Mutter memproduksi pompa ASI yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk mengurangi keresahan para Ibu. Mutter breast pump memiliki fitur stimulasi-massage-expression, sehingga menjamin para ibu tidak akan merasakan sakit ketika melakukan pumping," tegasnya.

Tak hanya itu, lanjut Cynthia, Mutter juga mengeluarkan beragam produk mulai dari Mutter Pearl, Mutter Opal, Mutter Jade Manual, Mutter Handsfree, kantong ASI, tas ASI dan aksesoris lainnya, untuk kalangan ibu menyusui dengan harga yang sangat affordable.

"Pada akhir tahun ini, Mutter juga akan meluncurkan warming lactation massager yang dapat membantu ibu menyusui dalam mengatasi sumbatan ASI di payudara. Untuk produk Mutter sendiri, bisa didapatkan di berbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Ruparupa," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IDI Duga Kuat Adenovirus Penyebab Hepatitis Akut

Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengungkapkan tersangka utama penyebab hepatitis akut masih adenovirus.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Entomolog Kesehatan: Obat dan Vaksin DBD Belum Ada

Entomolog Kesehatan Dinkes Kota Bogor mengingatkan, obat dan vaksin untuk melumpuhkan Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus pada kasus DBD belum ada

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Usai Dipecat IDI, Dokter Terawan Jadi Dewan Pelindung PDSI

Mantan Menkes dokter Terawan Agus Putranto resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) usai dipecat oleh PB IDI.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Meski Kasus Covid-19 Melandai, Jakarta Penyumbang Terbanyak

Hari ini kasus Covid-19 harian dengan penambahan kasus terbanyak di DKI Jakarta dengan 93 kasus , disusul Jawa Barat dengan 40 kasus

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Capai 166 Juta Suntikan

Untuk dosis lengkap cakupan vaksinasi Covid-19 mencapai 166.252.348 suntikan atau 79,82% dari target sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Update Covid-19: Hari Ini Kemenkes Catat 257 Kasus

Hari ini, Kemenkes mencatat kasus harian Covid-19 di Indonesia terjadi penambahan 257 kasus baru, sehingga total kasus Covid-19 tercatat 6.050.776 kasus

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Update: RSPI Sebut Ada 17 Kasus Hepatitis Akut di Indonesia

Dirut RSPI Sulianti Saroso dr Syahril Mansyur menyatakan hingga saat sudah ada 17 dugaan laporan kasus hepatitis akut di Indonesia.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Menkes Dorong Penggalangan Dana Darurat Pandemi ASEAN

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong penggalangan dana darurat untuk penanggulangan pandemi di negara-negara anggota ASEAN.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

ASEAN Bakal Bentuk Standar Protokol Kesehatan yang Sama

Negara anggota ASEAN akan mengeluarkan joint statement mengenai adopsi negara-negara ASEAN terhadap standar protokol kesehatan.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Menkes se-ASEAN Setuju Dirikan Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat

Menkes se-ASEAN menyutujui pendirian Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN.

KESEHATAN | 15 Mei 2022


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Meccaya Group Libatkan UMKM Dukung Perayaan Waisak 2022 di Candi Pawon

Meccaya Group Libatkan UMKM Dukung Perayaan Waisak 2022 di Candi Pawon

NASIONAL | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings