Peningkatan Lebih dari 1.000 Kasus Aktif Terjadi di 12 Kabupaten/Kota
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Peningkatan Lebih dari 1.000 Kasus Aktif Terjadi di 12 Kabupaten/Kota

Kamis, 15 Oktober 2020 | 00:18 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta daerah mewaspadai penularan dan peningkatan kasus aktif. Sebab, per 11 Oktober 2020, terdapat 12 kabupaten/kota yang memiliki lebih dari 1.000 kasus aktif. Untuk itu, pengendalian penularan harus dilakukan agar kasus positif Covid-19 tidak terus melonjak.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, kasus aktif artinya mereka yang sedang sakit, masih sakit dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri di rumah atau rumah sakit darurat.

"Kasus aktif harus didorong menjadi sembuh. Di lihat dari level nasional, sejak Maret awal kasus Covid ditemukan di Indonesia sampai dengan 14 Oktober 2020, grafiknya menurun. Tetapi kita ingatkan juga kasus aktif tidak melulu selalu turun. Bisa naik ketika terjadi lonjakan kasus yang sangat tinggi," kata Dewi Nur dalam konferensi pers virtual di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Dewi menjelaskan, di akhir Juni kasus positif sempat turun kemudian di awal Juli agak naik lagi. Sama seperti ketika akhir Agustus mencapai titik rendah kemudian naik lagi di awal September 2020.

Ia menyebut, persentase kasus aktif per 14 Oktober sebesar 19,17% di tingkat nasional. Trennya ada penurunan dari Maret hingga Oktober. Harapannya angka ini terus turun dan lebih banyak yang sembuh dan kasus aktif semakin berkurang.

Sebelumnya, dalam empat minggu terakhir ada 15 kabupaten/kota yang pernah memiliki jumlah kasus aktif lebih dari 1.000 kasus seperti Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kota Pekanbaru, Kota Bekasi, Kota Ambon, Bogor, Kota Depok, Kota Jayapura, Kota Padang, Kota Medan, Bekasi dan Kota makassar. Kemudian per 11 Oktober 2020 daerah yang memiliki lebih dari 1.000 kasus aktif hanya di 12 kabupaten/kota atau 2,33%.

"Kasus aktif dinamis, bergerak cepat apabila ada penularan di suatu daerah. Atau bisa turun ketika pengendalian dilakukan,” ucapnya.

Sementara itu, secara nasional di 514 kabupaten/kota jumlah absolut kasus aktif, terbagi menjadi 32,30% atau 166 kabupaten/kota di Indonesia memiliki kasus aktif 11-50 kasus. Ini artinya ada orang yang sedang sakit 11-50 orang.

Selanjutnya, 22,18% atau 114 kabupaten/kota memiliki kasus aktif 1-10 kasus. Kemudian, 101-1000 kasus terjadi di 105 kabupaten/kota atau 20,43%. Sedangkan tidak ada kasus orang sakit terdapat 21 kabupaten/kota atau 4,09%. Lalu
15,59% kabupaten/kota dengan dengan angka kasus 51-100. Hal ini penting untuk mengukur tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan.

Rata-rata Dunia
Jika dibandingkan rata-rata kasus aktif Indonesia dengan dunia per 11 Oktober 2020. Dunia 22,08%, rata rata nasional di Indonesia 19,17%.

Sementara itu, 12 kabupaten/kota jumlah kasus aktif lebih dari 1.000 yakni Kota Ambon, Jakarta Utara, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Jayapura, Kota Padang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kota Pekanbaru, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Selanjutnya, masih terdapat 16 kabupaten/kota dengan jumlah kasus aktif 500-1000 yakni Kota Medan, Kabupaten Bekasi, Kota Kendari, Kota Samarinda, Kota Sorong, Kabupaten Tangerang, Kota Balikpapan, Kota Makassar, Kutai Kartanegara, Kota Surabaya, Kota Semarang, Kabupaten Mimika, Kota Banda Aceh, Kota Bogor, Kota Bandung dan Kota Palembang.

"Pesannya, hati-hati untuk daerah-daerah ini. Jangan sampai kasusnya semakin tinggi, kalau bisa angka kasusnya ditekan," imbuhnya.

Untuk persentase angka kesembuhan di 12 kabupaten/kota yang masih memiliki kasus aktif lebih dari 1.000, urutan pertama diduduki Jakarta. Menurutnya, meski banyak orang di satu provinsi, tetapi dikejar kesembuhannya.Testing yang dilakukan juga tinggi, tracing-nya dilakukan dengan baik, maka dengan cepat menangkap orang -orang yang mungkin kontak erat dengan pasien positif.

"Fokus utama kita jangan sampai tambah kasus baru. Maka harus kita gaungkan kembali kepatuhan 3M, ini sangat penting untuk memutus rantai penularan Covid-19,” ucapnya.

3M ini meliputi memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Masyarakat harus disiplin melakukan protokol kesehatan tersebut.

Pemerintah pun memastikan 3T yakni testing dilakukan dengan baik, memastikan kapasitas laboratorium dapat melaksanakan pemeriksaan dan terjangkau harganya.

"Selanjutnya tracing juga penting, karena kalau sudah ketemu yang positif tapi tidak di tracing penularan tetap terjadi dan kemudian dilakukan penanganan treatment, " katanya.

Koordinasi pusat dan daerah juga harus dioptimalkan di daerah-daerah yang berbatasan seperti Jabodetabek untuk membatasi mobilitas penduduk.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Alasan Ibu Menyusui Tetap Perlu Pompa ASI Elektrik

Mutter sebagai salah brand pompa ASI, menjadi solusi bagi kalangan ibu menyusui di Indonesia.

KESEHATAN | 14 Oktober 2020

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Berjalan Baik

Sudah ada 600 relawan disuntikkan vaksin buatan Bio Farma lebih dari satu kali. Sementara 400 orang lainnya yang disuntikan vaksin sebanyak satu kali.

KESEHATAN | 14 Oktober 2020

Apakah Bayi dalam Kandungan Dapat Tertular Covid-19?

Para ahli belum menemukan bukti penularan virus corona saat proses kehamilan dan persalinan.

KESEHATAN | 14 Oktober 2020

Meski Pandemi, Ibu Hamil Wajib Rutin Periksa Kandungan

Hal ini penting dilakukan agar perkembangan buah hati dapat terpantau dengan baik oleh dokter.

KESEHATAN | 14 Oktober 2020

17 Provinsi Laporkan Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru Covid-19

DKI Jakarta melaporkan kasus sembuh sebanyak 1.191, lebih banyak dari kasus baru Covid-19 sebanyak 1.038 pada hari ini.

KESEHATAN | 14 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 4.127, Kasus Positif di Indonesia Jadi 344.749

Menurut data Kementerian Kesehatan, jumlah tersebut didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 40.393.

KESEHATAN | 14 Oktober 2020

Daewoong Pharmaceutical Raih Izin Uji Klinis Obat Covid-19 di Korea

Daewoong Pharmaceutical saat ini juga masih melakukan uji klinis untuk perawatan Covid-19 berbasis sel punca bernama DWP710 di Indonesia.

KESEHATAN | 14 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Sayangkan 50 Persen Kabupaten/Kota Zona Hijau Memburuk

Wiku Adisasmito menyayangkan ada 50 persen kabupaten/kota yang berada di zona hijau telah berpindah ke zona merah, oranye, dan kuning.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Harga Vaksin Covid-19 pada Kisaran Rp 200.000

Kepastian itu diperoleh seusai Bio Farma mendapatkan email dari Sinovac Biotech, produsen vaksin Covid-19 yang menjalani uji klinis fase tiga di Indonesia.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020

Bio Farma Tegaskan Harga Vaksin Covid-19 di Kisaran Rp 200.000

Bio Farma memastikan harga vaksin Covid-19 di Indonesia tidak akan memberatkan pemerintah.

KESEHATAN | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS