Pentingnya Merawat Kesehatan Mental di Masa Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pentingnya Merawat Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Jumat, 16 Oktober 2020 | 19:33 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Tidak dapat dipungkiri pandemi Covid-19 juga mempengaruhi kesehatan mental. Sebut saja stres, panik, dan cemas, terlebih angka penderita Covid-19 yang semakin meningkat belakangan ini. Untuk itu, selama pandemi ini tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tapi juga merawat kesehatan mental.

Psikolog klinis dari Mediccation.id, Hertha Christabelle MPsi mengatakan, selama pandemi, banyak orang yang mengalami beberapa masalah kesehatan mental. Salah satunya adalah depresi. Hal itu terjadi akibat tekanan semakin meningkat pada kondisi pandemi saat ini, mulai dari tekanan dari masalah ekonomi hingga sosial.

"Selain depresi, kecemasan juga banyak dialami pada masa pandemi ini. Kecemasan terbanyak adalah cemas akan diri sendiri, seperti cemas terkena positif Covid-19 hingga meninggal. Cemas itu normal, tapi jika sudah intensitas, frekuensi, dan durasinya semakin banyak dan lama itu tentu saja akan mengganggu. Sehingga akan mempengaruhi produktivitas dan aktivitas," ungkapnya di sela Banyu Comm Brunch Talk, Jumat (16/10/2020).

Hertha menambahkan, dalam merawat kesehatan mental ada dua hal yang perlu dilakukan selama pandemi ini. Pertama, hindari hal-hal yang membuat ketakutan atau menimbulkan kecemasan. Misalnya saja berita-berita di media sosial ataupun whatsapp grup. Terlebih berita-berita tersebut masih belum tentu kebenarannya. Sebaiknya, tetap melakukan aktivitas senormal mungkin selama pandemi ini.

"Contohnya, apabila pada masa sebelum pandemi bekerja dari pukul 9 pagi hingga 5 sore, diusahakan hal tersebut berjalan seperti itu meski bekerja di rumah sehingga menjaga ritme aktivitas yang seharusnya dijalankan. Tidak lupa membuat jadwal sehari-hari. Jadwal tersebut harus seimbang, yaitu ada istirahatnya, senang-senang, ngobrol dengan keluarga, hingga me time,” tambah Hertha.

Kedua, lanjut Hertha, apabila berita-berita tersebut tidak bisa dihindari, sebaiknya mencari tahu sendiri hal-hal positif yang terjadi belakangan ini. Sebut saja mencari informasi mengenai cara pencegahan Covid-19. Tidak hanya itu, bisa juga membaca berita bukan hanya dari sisi negatifnya saja, tapi juga sisi positifnya. Dengan demikian, akan membangun pikiran positif dan membuat optimistis dalam melewati pandemi ini.

"Selain itu, sebisa mungkin meredakan kecemasan agar pikiran bisa kembali jernih. Untuk meredakan kecemasan bisa dengan metode relaksasi, yaitu 4-4-4, tarik nafas 4 detik, tahan selama 4 detik dan hembuskan lewat mulut 4 detik," kata Hertha.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kopmas Minta BPOM Serius Sosialisasi Aturan Kental Manis

Mindset masyarakat tentang kental manis adalah susu telah mengakar selama bertahun-tahun.

KESEHATAN | 16 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 4.301, Kasus Positif di Indonesia Jadi 353.461

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 4.301 selama 24 jam terakhir sampai Jumat (16/10/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 353.461.

KESEHATAN | 16 Oktober 2020

Badan POM Inspeksi ke Tiga Produsen Vaksin Covid-19

Bersama Tim Kementerian Kesehatan, LP POM MUI, dan PT Bio Farma.

KESEHATAN | 16 Oktober 2020

Ke Tiongkok, Badan POM Kawal Mutu Vaksin Covid-19

Badan POM mengawal keamanan dan mutu vaksin Covid-19 mulai dari uji klinik, proses produksi, hingga peredarannya.

KESEHATAN | 16 Oktober 2020

Satgas Covid-19: Jangan Sampai Muncul Klaster Baru di Musim Hujan

Prof Wiku Adisasmito mengingatkan agar tidak ada penambahan klaster baru di tengah potensi bencana.

KESEHATAN | 16 Oktober 2020

Banyak Dokter Gugur Akibat Covid-19, Epidemiolog: Protokol Kesehatan di RS Harus Dibenahi

Pasalnya, risiko tenaga kesehatan di RS baik RS Covid-19 maupun RS non-Covid-19 sangat tinggi, melebihi penyebaran Covid-19 di pasar maupun tempat lain.

KESEHATAN | 15 Oktober 2020

IDI: Kematian Dokter Berhubungan dengan Tingginya Kasus Covid-19 di Suatu Wilayah

Banyak dokter yang terpapar Covid-19 justru tidak menangani Covid-19 secara langsung. Mereka menangani pasien non-Covid-19 yang ternyata OTG.

KESEHATAN | 15 Oktober 2020

Pakar: Keamanan Vaksin Tak Bisa Ditawar

Dalam keadaan normal, pembuatan vaksin bisa mencapai 10-15 tahun melalui serangkaian uji praklinis pada hewan dan uji klinis pada manusia.

KESEHATAN | 15 Oktober 2020

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Orang Dewasa Juga Perlu Vaksinasi

Salah satu alasannya, banyak orang dewasa yang saat kecil belum pernah divaksinasi sama sekali.

KESEHATAN | 12 Agustus 2019

Salip Filipina, Kasus Covid-19 Indonesia Tertinggi di ASEAN dan Peringkat Ke-18 Dunia

Indonesia juga berpotensi menyalip posisi Italia dan Bangladesh dalam beberapa hari ke depan.

KESEHATAN | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS