Bayi yang Minum dari Botol Lebih Banyak Menelan Mikroplastik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bayi yang Minum dari Botol Lebih Banyak Menelan Mikroplastik

Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:38 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Paris, Beritasatu.com – Para bayi yang diberikan susu lewat botol dapat menelan lebih dari satu juta keping mikroplastik setiap hari. Hasil penelitian baru yang dirilis pada Senin (19/10), menyoroti banyaknya plastik dalam produk makanan kita.

Menurut bukti-bukti yang berkembang, manusia mengonsumsi partikel kecil plastik dalam jumlah besar – ketika potongan plastik yang lebih besar rusak. Tetapi masih sangat sedikit yang diketahui tentang konsekuensi kesehatan akibat mengonsumsinya.

Para peneliti di Irlandia telah mengamati laju pelepasan mikroplastik pada 10 jenis botol bayi atau aksesori berbahan polypropylene – jenis plastik yang paling umum digunakan untuk wadah makanan.

Menurut penelitian, produk-produk tersebut telah mengikuti pedoman resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengenai sterilisasi dan syarat-syarat mempersiapkan susu formula. Selama periode uji 21 hari, tim menemukan bahwa botol-botol itu mengeluarkan antara 1,3 dan 16,2 juta mikropartikel plastik per liter.

Mereka kemudian menggunakan data ini untuk memodelkan potensi paparan bayi secara global terhadap mikroplastik dari pemberian susu botol, berdasarkan tingkat menyusui rata-rata nasional. Mereka memperkirakan, bahwa rata-rata bayi yang diberikan susu melalui botol dapat menelan 1,6 juta mikropartikel plastik setiap hari selama 12 bulan pertama kehidupan mereka.

Para penulis penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Food, mengungkapkan bahwa proses sterilisasi dan paparan suhu air yang tinggi memiliki efek paling besar terhadap pelepasan mikroplastik, yakni dari rata-rata 0,6 juta partikel per liter pada suhu 25 derajat Celcius (C) menjadi 55 juta per liter pada suhu 95 derajat Celcius .

Para penulis mengatakan kepada AFP bahwa tujuan penelitian ini, bukan untuk membuat kalangan orang tua khawatir tentang potensi risiko kesehatan yang ditimbulkan dari mikroplastik botol.

“Kami telah mengkomunikasikan, sekuat yang kami bisa, bahwa kami tidak mengetahui potensi risiko kesehatan akibat menelan mikroplastik pada bayi. Ini masih dalam area penelian yang sedang kami tekuni secara aktif,” ujar tim dari Trinity College Dublin.

Studi Mendesak

Para penulis mencatat, bahwa di negara-negara maju para bayi kemungkinan besar menelan plastik paling banyak, yakni sekitar 2,3 juta partikel setiap hari di Amerika Utara dan 2,6 juta di Eropa.

Catatan tersebut dikaitkan dengan tingkat menyusui yang relatif rendah di negara-negara kaya.

Meski begitu, mereka menuturkan bahwa kadar menelan mikroplastik dapat dengan mudah diturunkan dengan melakukan beberapa langkah tambahan, termasuk membilas botol dengan air dingin yang disterilkan dan menyiapkan susu formula dalam wadah non-plastik sebelum dipindahkan ke botol.

Fay Couceiro, Peneliti Senior Biogeokimia di University of Portsmouth, mengatakan penelitian hasil penelitian itu menyoroti mendesaknya dilakukan studi tentang dampak mikroplastik pada kesehatan manusia.

Dia menambahkan, penting untuk tidak kerap merasa cemas soal pemberian susu lewat botol, yang disukai banyak orang tua karena berbagai alasan.

“Risiko tidak mensterilkan botol atau menggunakan air panas sudah dapat dipahami dengan baik dan sangat nyata, dan risiko penyakit yang diketahui harus lebih penting dari sekadar pemahaman risiko produksi mikroplastik sampai kesehatannya,” tutur Couceiro, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hari ini Total Vaksinasi Covid-19 Capai 1.951.471 Dosis

Hari ini, Rabu (19/1/2022), cakupan vaksinasi total (1, 2) serta vaksinasi booster telah mencapai 1.951.471 suntikan.

KESEHATAN | 19 Januari 2022

Update Covid-19: Tambah 1.232, Kasus Aktif Tembus 10.000

Kasus aktif Covid-19 bertambah 1.232 kasus yang menyebabkan kasus aktif menembus angka 10.000.

KESEHATAN | 19 Januari 2022

Reisa: Vaksin Booster Tingkatkan Proteksi Individu

Vaksin booster atau dosis ketiga diperlukan untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan.

KESEHATAN | 19 Januari 2022

Ini Enam Fokus Utama BPJS Kesehatan di 2022

BPJS Kesehatan telah menetapkan enam fokus utama yang tercantum dalam Dokumen Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) 2022.

KESEHATAN | 19 Januari 2022

Hingga Rabu Ada 882 Kasus Omicron di Indonesia

Hingga Rabu (19 /1/2022), total kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia ada 882 pasien.

KESEHATAN | 19 Januari 2022

Pandemi Terkendali, Kunjungan Pasien BPJS Kesehatan ke RS Kembali Naik

Seiring terkendalinya kasus aktif Covid-19, tingkat kunjungan pasien BPJS Kesehatan ke rumah sakit kembali meningkat.

KESEHATAN | 19 Januari 2022

Sinovac Pelajari Perkembangan Covid-19 Varian Omicron di Indonesia

Produsen vaksin Covid-19 yang berkantor pusat di Beijing, Tiongkok, Sinovac mempelajari perkembangan kasus Omicron yang terjadi di Indonesia.

KESEHATAN | 19 Januari 2022

Menkes: Juni 2022, Target Vaksinasi Covid-19 Primer Selesai

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan, vaksinasi Covid-19 primer, baik dosis 1 dan 2 di Indonesia ditargetkan selesai pada Juni 2022

KESEHATAN | 18 Januari 2022

170.095 Orang yang Telah Terima Vaksinasi Booster

Menkes Budi Gunadi Sadikin melaporkan sebanyak 170.095 orang telah menerima vaksin Covid-19 booster di Indonesia

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Indonesia Masih Hadapi Masalah Stunting dan Obesitas

Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, Dhian Probhoyekti mengatakan, Indonesia masih menghadapi masalah stunting dan obesitas

KESEHATAN | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
Ini Empat Peluang Usaha untuk Ibu Rumah Tangga

Ini Empat Peluang Usaha untuk Ibu Rumah Tangga

GAYA HIDUP | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings