Presiden Pastikan Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Presiden Pastikan Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap

Senin, 26 Oktober 2020 | 15:07 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilakukan secara bertahap kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Yang menjadi perhatian masyarakat saat ini adalah akses masyarakat terhadap vaksin ini seperti apa. Bagaimana masyarakat bisa mengakses vaksin ini. Karena kita tahu penduduk kita ini besar banget, besar sekali jumlahnya maka dipastikan bahwa proses vaksinasi ini akan berjalan dan dilakukan secara bertahap,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas secara daring yang membahas tentang Rencana Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2020).

Ia mengatakan, masyarakat wajib mengetahui dan mendapat penjelasan secara gamblang mengenai kelompok mana saja yang mendapatkan prioritas vaksinasi lebih awal.

Selain itu, diperlukan komunikasi yang baik sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif atau berbagai berita bohong dan hoaks di masyarakat.

“Kenapa mereka lebih dulu, itu harus dijelaskan. Mengapa mereka mendapatkan prioritas. Selain itu, juga masalah yang berkaitan dengan biaya. Karena, ini kan ada yang gratis, ada yang mandiri atau berbayar sendiri. Ini juga pengenaan biaya dalam pelaksanaan vaksinasi secara mandiri harus betul-betul dikalkulasi dan dihitung dengan cermat. Disiapkan aturannya sejak sekarang dari awal dan saya minta harganya bisa terjangkau,” kata Presiden Jokowi.

Selain itu, lanjutnya, penting sekali untuk mempersiapkan strategi komunikasi publik secara baik agar masyarakat memperoleh penjelasan secara komprehensif mengenai manfaat vaksin dan peta jalan pelaksanaan vaksinasi, sehingga tidak terjadi disinformasi dan penyebaran berita hoaks dari berbagai platform di media sosial.

“Juga agar kita libatkan dari awal majelis dan organisasi keagamaan. MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas-ormas yang lainnya terutama dalam menjelaskan soal manfaat vaksin dan meyakinkan kepada umat mengenai kehalalan dari vaksin,” tambah Presiden.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi: Pelaksanaan Vaksinasi Harus Dipastikan Keamanannya

Presiden Joko Widodo meminta pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi betul-betul dipastikan keamanan dan efektivitasnya.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Minta Vaksinasi Covid-19 Wajib Ikuti Koridor Ilmiah

Presiden juga mengingatkan agar vaksinasi dilakukan secara hati-hati, agar tidak menimbulkan kesan bahwa pemerintah tergesa-gesa.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

80% Kematian Covid-19 Menimpa Lansia dan Komorbiditas

Lansia dan orang dengan penyakit penyerta harus lebih waspada di tengah pandemi agar tidak terinfeksi virus Covid-19.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Ketua Dewan Perawat Nasional: Nakes Hidup dalam Tekanan dan Ketakutan Luar Biasa

Selain itu, mereka juga harus terpisah dari keluarga dan menghadapi stigmatisasi sosial.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

Dalam 7 Bulan, Covid-19 Renggut Nyawa 253 Nakes di Indonesia

253 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19 itu terdiri dari 141 dokter, 9 dokter gigi, dan 103 perawat.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

Ratusan Santri dan Guru Ngaji di Ponpes Yasina Bogor Dapat Swab Test Gratis

Sebelumnya, NU Care dan Tokopedia Salam juga sudah menggelar rapid test, swab dan PCR untuk ribuan santri dan guru ngaji.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

Produsen Vaksin Covid-19 Punya Posisi Tawar Tinggi, Pemerintah Diminta Cermat

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo meminta pemerintah untuk cermat dalam menjalin kerja sama dengan produsen vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

DPR Pantau Pengadaan Vaksin Covid-19

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR akan memantau pengadaan vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

15 Provinsi Laporkan Pasien Sembuh Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru Covid-19

Sebanyak 15 provinsi melaporkan jumlah pasien sembuh lebih banyak dibanding kasus baru Covid-19 pada Minggu (25/4/2020).

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

Jadi Klaster Baru, 20 Pesantren di Banten Terpapar Covid-19

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Banten menemukan sebanyak 20 pesantren di wilayahnya menjadi klaster penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS