Suryopratomo Bela Negara dengan Melawan Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Suryopratomo Bela Negara dengan Melawan Pandemi Covid-19

Selasa, 27 Oktober 2020 | 22:34 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Hampir delapan bulan bergabung sebagai relawan dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19, jurnalis senior Suryopratomo menilai kontribusinya sebagai pertempuran dalam membela negara dari musuh bersama, yakni Covid-19.

Pria yang akrab disapa mas Tomi ini menilai, perjuangannya untuk membawa bangsa ini keluar dari pandemi Covid-19 akan terus dilakukan, meski ia telah ditunjuk Presiden pada September 2020 menjadi duta besar Indonesia untuk Singapura.

"Kadang kita tidak tahu perjalanan hidup kita. Tidak pernah terbayangkan diajak pak Doni Monardo untuk ikut dalam penanganan Covid-19," katanya dalam dialog virtual di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Ia bercerita, saat Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo menelponnya untuk berdiskusi, ia pun langsung datang ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana tempat Ketua Satgas berkantor. Baginya, menjadi relawan di Satgas merupakan pekerjaan dan panggilan luar biasa.

Tomi mengatakan, penanganan Covid-19 di Indonesia butuh sinergi dan kerja sama. Ibarat rangkaian gerbong kereta harus berada dalam rel yang sama.

"Sekarang ibarat kita sedang berperang. Pandemi ini terjadi di seluruh dunia dan penularan Covid-19 luar biasa," ucapnya.

Saat pandemi terjadi, tambahnya, dunia dan semua orang gagap dalam penanganannya. Namun, ada pengalaman dari sejumlah negara yang bisa dijadikan contoh seperti Selandia Baru, Korea Selatan, dan Taiwan. Sejumlah negara ini berhasil melawan Covid-19 karena menganggap Covid-19 sebagai musuh bersama bangsanya.

"Mereka kemudian bekerja sama mencari jalan keluar bersama bukan sekadar melihat kelemahan tetapi melihat apa yang menjadi kekuatan bangsa," paparnya.

Namun kata Tomi, di Indonesia bersatu melawan Covid-19 belum terlihat. Dia melihat Ketua Satgas pada awalnya kurang didukung karena masih banyak yang berjalan sendiri-sendiri dalam menangani Covid-19. Belum lagi fasilitas kesehatan yang tidak merata khususnya di daerah. Semua orang lebih mengeksploitasi kelemahan bukan berbagi kekuatan.

Ia pun seprinsip dengan Doni Monardo bahwa di dalam pandemi, perang semesta membutuhkan kolaborasi pentahelix berbasis komunitas.

Selain itu seperti halnya di Selandia Baru, media berperan penting. Hasil survei menyebut 63% keberhasilan penanganan Covid-19 ada pada media dalam konteks memberikan edukasi dan memerangi hoax.

Oleh sebab itu lanjutnya, Satgas baginya ibarat rumah yang membuatnya bangga. Sesuai dengan komitmen Ketua Satgas bahwa kultur masyarakat harus bisa diubah di dalam pandemi, seperti halnya dalam implementasi , memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Sangatlah keliru, lanjutnya, jika masih ada orang yang memandang bahwa Covid-19 adalah konspirasi. Sudah banyak kasus, orang yang meninggal dan orang yang terkena. Hal ini menunjukkan bahwa Covid-19 bukan konspirasi.

"Perjuangan kita belum selesai. Dalam berjuang harus satu komando, kita ada di satu rangkaian kereta di rel yang sama yaitu ingin selamatkan bangsa untuk terbebas dari ancaman Covid-19," imbuhnya.

Mengabdi
Sementara Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo memandang Tomi sebagai seorang jurnalis yang total mengabdi bagi bangsa dan negara.

"Beliau dengan gigih mengajak seluruh teman-teman jurnalis untuk ikut ambil bagian dalam program bela negara dari ancaman Covid-19. Musuh negara ini tidak kelihatan dan telah banyak korban di tanah air," kata Doni.
Wartawan, menurut Doni , adalah bagian dari para pejuang. Ketika negara terancam setiap komponen negara terancam harus ikut berpartisipasi.

Jika dulu dalam perjuangan merebut kemerdekaan mengangkat senjata, di pandemi dokter berjuang merawat pasien dan jurnalis, artis mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

"Intinya sekecil apapun peran menghadapi Covid berarti ikut serta dalam program bela negara," imbuhnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Indonesia Meningkat

Total pasien Covid-19 yang sembuh di Indonesia mencapai 322.248 orang sejak awal pandemi atau sebanyak 81,3%.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Airlangga: Pemerintah Belum Memutuskan Beli Vaksin AstraZeneca

Pada Senin (12/10/2020) disebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan US$ 250 juta untuk pengadaan 100 juta vaksin AstraZeneca.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Indonesia Kembangkan Enam Versi Vaksin Covid-19

Masalah platform yang berbeda ini bergantung pada teknologi yang dikuasai oleh masing-masing institusi atau peneliti.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Prof Wiku: Vaksin Perlindungan Kedua Setelah 3M

Kunci keberhasilan menangani pandemi ini ada pada masyarakat, yakni senantiasa patuh menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Kasus Stunting di Jambi Masih Tinggi

Tingginya kasus stunting di Jambi banyak dipengaruhi pemberian asupan gizi yang belum maksimal.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Satgas Covid-19: Rumah Tempat Berlibur Paling Aman

Jika ada kebutuhan mendesak untuk ke luar rumah, Wiku mengingatkan agar masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan selama berada di luar rumah.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Tegaskan Video Aliansi Dokter Dunia Misinformasi

Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengklarifikasi konten video pernyataan dari Aliansi Dokter Dunia tentang Covid-19. Menurutnya video itu tergolong misinformasi.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

WOM Finance Berikan Donasi Alat Kesehatan di 3 RSUD

WOM Finance menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada 3 RSUD yang ada di wilayah DKI Jakarta

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Bibit Vaksin Merah Putih Siap Diujikan ke Hewan

Setelah itu, bibit vaksin yang dianggap sudah teruji pada hewan rencananya akan diserahkan kepada Biofarma guna diproduksi dalam skala kecil.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020

Pentingnya Konsumsi Buah di Masa Pandemi

Pemenuhan gizi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari infeksi berbagai penyakit di masa pandemi.

KESEHATAN | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS