Logo BeritaSatu

BAB di Kloset Duduk Tingkatkan Risiko Ambeien

Minggu, 2 September 2012 | 14:56 WIB
Oleh : WEB

BAB di kloset duduk mempertinggi kemungkinan tercipta ambeien karena harus sering mengejan.

Posisi saat membuang air besar bisa berpengaruh terhadap "kesuksesan" prosesnya. Waktu yang dihabiskan saat BAB dalam posisi duduk atau jongkok pun berbeda. Makin lama BAB, makin besar kemungkinan orang mengejan keras, makin tinggi risiko bawasir.

Pemimpin studi ini, dr Dov Sikirov, mencari tahu perbedaan posisi saat membuang kotoran itu terhadap kesehatan tubuh maupun lama prosesnya.

Dr Sikiov menginstruksikan beberapa partisipan yang sudah dibagi dalam kelompok berbeda untuk membuang kotorannya di kakus berketinggian berbeda. Grup pertama di kloset duduk dengan ketinggian 16 inci, grup kedua di kloset berketinggian 12 inci, dan grup lain berjongkok di atas wadah plastik.

Setiap partisipan diminta untuk mencatat waktu proses pembuangannya. Saat berjongkok, rata-rata partisipan butuh waktu 51 detik untuk membuang kotorannya. Sementara saat BAB di toilet duduk yang tinggi, rata-rata partisipan butuh waktu sekitar 130 detik.

Dalam studi lanjutan yang dilakukan oleh beberapa peneliti Jepang menemukan, sudut rektum partisipan terlihat berbeda cukup jauh. Dalam posisi duduk, sudut rektum berada di kemiringan sekitar 100 derajat, sementara dalam posisi jongkok, kemiringannya 126 derajat.

Partisipan yang membuang air sambil berjongkok mengaku pengalaman BAB-nya tak terlalu sulit, dalam arti, tak butuh upaya mengejan terlalu sering/keras. Kebalikannya, BAB dengan posisi duduk, lebih sering dan lebih keras mengejan. Mengejan keras dan sering menimbulkan risiko timbulnya bawasir (lebih dikenal dengan nama wasir/ambeien).

Ambeien bisa terjadi akibat terlalu sering mengejan saat pergerakan kotoran dalam perut menuju dubur, akibat sembelit, duduk dalam waktu lama, infeksi anus, serta akibat beberapa penyakit, salah satunya sirosis (pengerasan) hati.

Gejala-gejala ambeien antara lain; anus gatal, anus sakit, keluar darah, adanya anus yang ikut keluar bersama kotoran, atau ada gumpalan yang menggelayut di dubur. Bila Anda mengalami hal-hal ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Nonton Film G30S/PKI Perlu Diikuti dengan Pemahaman Sejarah

Masyarakat terutama generasi muda perlu memperdalam pemahaman sejarah dari sumber-sumber lain saat menonton film G30S/PKI.

NEWS | 30 September 2022

Pemprov DKI Jakarta Janji Cabut Pergub soal Penggusuran

Pemprov DKI Jakarta berjanji mencabut peraturan gubernur (pergub) terkait penggusuran sebelum masa kepemimpinan Anies dan Riza berakhir

NEWS | 30 September 2022

Kebakaran Kawasan Hutan Gunung Ciremai Mencapai 138 Hektare

Kebakaran yang terjadi pada bulan September 2022 menghanguskan seluas 138 hektare kawasan hutan Gunung Ciremai.

NEWS | 30 September 2022

Peretasan Redaksi, Narasi TV Lapor ke Bareskrim

Narasi TV melaporkan ke Bareskrim Polri terkait dengan peretasan terhadap beragam platform yang digunakan belasan awak redaksi Narasi, Jumat (30/9/2022).

NEWS | 30 September 2022

Ketegasan Moeldoko dalam Kasus Lukas Enembe Dapat Dukungan

Ketegasan yang ditunjukkan Moeldoko terkait kasus yang membelit Gubernur Papua Lukas Enembe mendapatkan dukungan penuh dari IBSW.

NEWS | 30 September 2022

PBNU: Indonesia Ajak Dunia Gotong-Royong Atasi Konflik

Ketua Umum PBNU menyatakan Indonesia mengajak para pemimpin agama sedunia bergotong-royong mengatasi konflik yang mengatasnamakan agama pada forum R-20.

NEWS | 30 September 2022

Aplikasi Social Spy Bisa Sadap Whatsapp? Ini Faktanya

Klaim bahwa aplikasi Social Spy mampu menyadap pesan yang diterima WhatsApp adalah disinformasi alias tidak benar. 

NEWS | 30 September 2022

Copot Aswanto sebagai Hakim MK, DPR Dinilai Langgar UU

Setara Institute menilai langkah DPR mencopot Aswanto sebagai hakim MK telah melanggar undang-undang dan merusak independensi hakim.

NEWS | 30 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 30 September 2022

Pergerakan kasus positif dan kematian Covid-19 di Jakarta sampai 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 30 September 2022

Infografik penerima vaksin Covid-19 sampai 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bank Muamalat Bukukan Pembiayaan Rp 18,93 Triliun

Bank Muamalat Bukukan Pembiayaan Rp 18,93 Triliun

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings