Menkes Diundang ke Forum WHO, IAKMI: Tak Berarti Dinilai Sukses Atasi Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (3.49)   |   COMPOSITE 6258.75 (33.25)   |   DBX 1361.34 (0.42)   |   I-GRADE 179.18 (1.41)   |   IDX30 502.509 (3.5)   |   IDX80 134.874 (0.99)   |   IDXBUMN20 393.542 (2.29)   |   IDXESGL 138.721 (1.04)   |   IDXG30 140.869 (0.73)   |   IDXHIDIV20 444.908 (3.39)   |   IDXQ30 144.657 (0.96)   |   IDXSMC-COM 296.3 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (4.05)   |   IDXV30 132.413 (2.15)   |   INFOBANK15 1051.36 (5.92)   |   Investor33 433.839 (2.98)   |   ISSI 179.41 (1.13)   |   JII 608.801 (4.3)   |   JII70 214.954 (1.52)   |   KOMPAS100 1205.85 (8.78)   |   LQ45 941.363 (6.94)   |   MBX 1692.14 (10.5)   |   MNC36 321.868 (2.02)   |   PEFINDO25 321.871 (0.09)   |   SMInfra18 304.318 (4.08)   |   SRI-KEHATI 368.746 (2.68)   |  

Menkes Diundang ke Forum WHO, IAKMI: Tak Berarti Dinilai Sukses Atasi Pandemi

Jumat, 6 November 2020 | 23:54 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto secara khusus diundang World Health Organization (WHO) untuk berbicara dan berbagi pengalaman dalam penanganan Covid-19 di Indonesia dalam konferensi pers secara virtual yang digelar WHO, Jumat (6/11/2020). Terawan bersama Menkes dari tiga negara lainnya, yakni Afrika Selatan, Thailand dan Uzbekistan membahas tindak lanjut intra-action review (IAR) dalam kesiapsiagaan dan respons Covid-19 di negara masing-masing.

Dihubungi Suara Pembaruan secara terpisah, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Ede Surya Dharmawan mengatakan, Menkes Terawan diundang WHO karena dianggap berhasil melaksanakan IAR, yaitu sistem review untuk melihat bagaimana perjalanan penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Artinya, pemerintah Indonesia dianggap berhasil menerapkan review terhadap penanganan Covid-19, bukan karena Indonesia dianggap berhasil mengatasi pandemi Covid-19. IAR pada prinsipnya jika mengikuti pandemi, pertama yang dilakukan adalah manajemen pencegahan, deteksi, dan respons," tutur Ede, Jumat (6/11/2020).

Faktanya, dari sisi pencegahan, Indonesia belum bisa lakukan dengan baik. Buktinya masih adanya penambahan kasus baru tiap hari yang cukup banyak, meski pun ada kecenderungan menurun dalam minggu terakhir ini. Dari sisi deteksi pun belum sesuai standar WHO, meskipun jumlahnya semakin bertambah.

Target testingnya 1 per 1.000 penduduk atau 1.000 per 1 juta penduduk per minggu. Dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 267 juta orang, mestinya ada sekitar 267.000 orang per minggu. Faktanya, saat ini target belum tercapai.

"Isu lainnya adalah ketimpangan lab pemeriksa Covid-19. Jumlah lab terus bertambah hingga sekarang berjumlah sebanyak 426 lab, tetapi kebanyakan berada di Jabodetabek," lanjut Ede..

Selain itu, setiap hari lebih dari 100 lab tidak melaporkan hasil pemeriksaan. Bisa jadi karena beban spesimen yang mau diperiksa menumpuk atau tenaganya kurang. Dari sisi respons, ketersediaan rumah sakit sudah membaik, tetapi jumlah kematian kasus yang dirawat masih tinggi.

Kemudian, epidemiolog Universitas Airlangga (Unair), Laura Nabila Yamani mengatakan, sebenarnya kekurangan penanganan Covid-19 di Indonesia adalah belum sinkronnya data dari pusat ke daerah. Ada beberapa permasalahan yang muncul ketika antara data pusat dengan daerah tidak sinkron.

"Dampaknya ada pada jumlah kasus yang dilaporkan. Bisa jadi jumlah kasus lebih banyak dari yang dilaporkan Satgas Penanganan Covid-19 tiap harinya," tutur Laura kepada Suara Pembaruan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus mengalami tren penurunan.

KESEHATAN | 6 November 2020

Peran Penting Support System Bagi Diabetasi

Keluarga mempunyai peran penting sebagai agen perubahan untuk mencegah dan melawan diabetes dari rumah.

KESEHATAN | 6 November 2020

Cegah Risiko Gaya Hidup Sedentari dengan Aktif Bergerak

Gaya hidup sedentari sangat berisiko menyebabkan berbagai penyakit serius.

KESEHATAN | 6 November 2020

Herbalife Nutrition Luncurkan Kampanye "Get Moving With Good Nutrition"

Setelah berbulan-bulan aktivitas di rumah akibat adanya pembatasan sosial, inilah saatnya bergerak untuk mengembalikan kesehatan.

KESEHATAN | 6 November 2020

Sore Ini, Menkes Terawan Akan Bicara soal Penanganan Covid-19 di WHO

Menkes diminta untuk berbagi pengalaman Indonesia yang berhasil melaksanakan intra-action-review (IAR) nasional Covid-19.

KESEHATAN | 6 November 2020

Menristek Dorong Obat Herbal Jadi Rujukan Jaminan Kesehatan Nasional

Pemerintah juga memerlukan dukungan para dokter dan pimpinan RS, karena mereka merupakan penentu pengadaan alat kesehatan dan obat.

KESEHATAN | 6 November 2020

Update Covid-19: Tambah 3.778, Kasus Positif di Indonesia Jadi 429.574

Penambahan 3.778 kasus baru berdasarkan pemeriksaan spesimen sebanyak 38.091.

KESEHATAN | 6 November 2020

KSP Tegaskan Prinsip Keamanan Paling Utama dalam Vaksinasi

Jika imunisasi berhasil mencakup minimal 75% dari populasi maka akan tercapai kekebalan kelompok (herd immunity).

KESEHATAN | 6 November 2020

Mau Tahu Solusi Alami untuk BAB Macet?

Perbaiki pola makan dan rajin berolahraga dapat mengatasi BAB tidak lancar.

KESEHATAN | 10 November 2020

Disiplin Protokol Kesehatan jika Tidak Ingin Lockdown Seperti Eropa

Masyarakat juga harus belajar dari perkembangan beberapa negara di Eropa, yang harus kembali melakukan lockdown karena terjadi kenaikan pada kasus positifnya.

KESEHATAN | 6 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS