Epidemiolog UGM: Klaster Libur Panjang Belum Muncul
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

Epidemiolog UGM: Klaster Libur Panjang Belum Muncul

Jumat, 13 November 2020 | 19:03 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JAS

Yogyakarta, Beritasatu.com - Kota Yogyakarta memang menjadi destinasti wisata selama libur panjang akhir Oktober lalu. Namun belum bisa dipastikan apakah libur panjang berakibat pada peningkatan kasus positif Covid-19 di Yogyakarta, sebab paparan yang muncul masih seputar penularan pada keluarga dan tracing kontak positif.

Namun, epidemiolog UGM, Riris Andono Ahmad, memperingatkan potensi peningkatan transmisi akibat libur panjang memang memungkinkan. Namun sejauh ini, untuk wilayah DIY, belum ada data kongkret yang menyebutkan dampak dari libur panjang.

Bahkan menurutnya, hasil rapid test reaktif, justru terjadi pada pengunjung yang berasal dari luar daerah.

Namun Riris Andono Ahmad menggarisbawahi bahwa penularan virus corona di Indonesia saat ini sudah berada di komunitas. Upaya penelusuran kontak menjadi tidak cukup. Kondisi ini merupakan dampak dari meningkatnya mobilitas masyarakat, dan memang tidak menutup kemungkinan, liburan juga akan menyumbang kasus positif.

Kasus impor yang banyak terjadi, merupakan konsekuensi ketidakmampuan pemerintah daerah menutup perbatasan.

“Yang menjadi titik krusial adalah seberapa cepat kasus impor masuk bisa dideteksi dan kemudian dipisahkan dari populasi,” kata Riris.

Ada perubahan signifikan dalam kasus Covid-19 di Yogyakarta, yang menggambarkan perubahan cara penularan. Pada awal pandemi, kasus muncul karena penularan di luar daerah. Kini, mayoritas justru diperoleh melalui pengembangan kasus positif, pasien tertular di tingkat lokal.

Perubahan signifikan kasus positif Covid-19 di Yogyakarta yang menggambarkan perubahan cara penularan itu disampaikan Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta, Berty Murtiningsih. Dalam laporan 3 Oktober lalu misalnya, Berty menyebut ada 72 kasus positif yang didominasi hasil penelusuran.

“Distribusi kasus berdasar riwayat, tracing kontak 63 kasus, screening pekerjaan satu kasus, pelaku perjalanan dua kasus.

Data lain menunjukkan kecenderungan serupa. Dalam laporan tanggal 19 September, dari 74 kasus harian terdapat 46 kasus hasil penelusuran. Satu hari kemudian, Berty melaporkan 70 kasus baru dengan 32 di antaranya hasil penelusuran kasus positif sebelumnya. Tingginya kasus hasil penelusuran menunjukkan satu hal, yaitu penularan di tingkat lokal meningkat drastis.

Berty menyatakan, faktor pertama peningkatan jumlah sampel yang diperiksa. Peningkatan ini selaras dengan semakin tingginya upaya pemerintah daerah melakukan pelacakan kasus hingga selesai. Di sisi yang lain, pemerintah juga menambah jumlah laboratorium yang bisa melakukan pemeriksaan sampel secara agresif setidaknya dalam empat bulan terakhir.

Ditambahkan Riris Andono Ahmad, perlu diwaspadai juga terjadinya peningkatan kasus saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) digelar. Oleh karena itu, perlu adaptasi dalam penyelenggaraan Pilkada, termasuk manajemen pencoblosan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rekor Kasus Harian Covid-19 Pecah, Jateng Terbanyak

Kasus harian terbanyak terdapat di Provinsi Jawa Tengah atau Jateng dengan 1.362.

KESEHATAN | 13 November 2020

Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Torehkan Rekor 5.444

Penambahan harian Covid-19 kembali menorehkan rekor baru pada hari ini, Jumat (13/11/2020) yakni sebanyak 5.444.

KESEHATAN | 13 November 2020

Menkes Minta Pemda Serius Tangani Limbah Medis

Dalam hal ini, Kemkes menurut Menkes Terawan telah melakukan berbagai upaya agar limbah medis bisa tertangani dengan baik.

KESEHATAN | 13 November 2020

Dua Anak Meninggal Tiap Jam Akibat Pneumonia

Di Indonesia, lebih dari 19.000 balita atau dua anak per jam meninggal akibat Pneumonia.

KESEHATAN | 13 November 2020

Konsultasi Online Masalah Gigi dan Mulut Diminati di Masa Pandemi

Konsultasi online semakin relevan,untuk membantu menjawab permasalahan gigi dan mulut masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 12 November 2020

Makanan IG Rendah Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh

Makanan mengandung indeks glikemik rendah, olahraga rutin, dan berpikir positif dapat meningkatkan jumlah sel imun dalam tubuh. Efeknya, tubuh tak mudah terserang penyakit, termasuk infeksi bakteri dan virus.

KESEHATAN | 12 November 2020

Tepuk Tangan 56 Detik, Ketua Perawat Nasional: Kami Jadi Semangat Hadapi Covid-19

Hingga kini, telah ada 115 perawat yang wafat saat berjuang melawan pandemi selama delapan bulan terakhir.

KESEHATAN | 12 November 2020

Menkes Minta Tenaga Kesehatan Tidak Kendur Hadapi Covid-19

Tenaga kesehatan diminta tidak kendur dalam menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat bekerja agar mengurangi risiko terinfeksi.

KESEHATAN | 12 November 2020

Putus Rantai Covid-19, Protokol 3M Harus Dibarengi 3T

Ipsos Indonesia mencatat ada 29% masyarakat yang tidak paham mengenai 3T. Sebaliknya, 99% masyarakat mengaku paham terhadap 3M.

KESEHATAN | 12 November 2020

Lambat Revisi Aturan tentang Rokok, Menkes Disomasi

Inti surat somasi tersebut adalah mendesak Kementerian Kesehatan (Kemkes) cq Menkes untuk segera menyelesaikan revisi PP 109/2012 yang tertunda 2 tahun.

KESEHATAN | 12 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS