Kontrol Optimal dan Deteksi Dini Penderita Diabetes untuk Cegah Kerugian JKN
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kontrol Optimal dan Deteksi Dini Penderita Diabetes untuk Cegah Kerugian JKN

Jumat, 13 November 2020 | 21:26 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Kontrol optimal serta deteksi dini penderita kencing manis atau diabetes melitus (DM) harus diterapkan untuk mencegah kerugian Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penyakit kencing manis atau yang lebih dikenal dengan diabetes melitus (DM) saat ini diklaim sebagai bom waktu pembunuh bagi para pengidapnya. Jika tidak ditangani serius, pengidap bisa mengalami kerusakan organ tubuh yang sangat vital seperti jantung, hati, pankreas, dan ginjal.

Di tengah gaya hidup serba daring saat seseorang bisa melakukan beragam kegiatan tanpa bergerak sama sekali, potensi risiko terkena DM sangat besar. DM yang dulu hanya diidap oleh lansia, kini mulai menjangkiti generasi muda. DM yang disebabkan oleh gaya hidup ini dalam dunia medis disebut sebagai DM tipe 2.

Mayoritas penderita diabates di Indonesia tidak menyadari dirinya terkena DM2 selama bertahun-tahun dan baru terdiagnosis DM setelah mengalami komplikasi seperti komplikasi jantung dan ginjal.

Berdasarkan hasil studi Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKEK FKM) UI dengan menggunakan data klaim BPJS Kesehatan 2016, dari 18,9 juta peserta JKN yang mengakses perawatan lanjutan di rumah sakit, 812.204 (4%) teridentifikasi menderita DM2.

Dari 812.204 peserta yang terdiagnosis diabates, lebih dari setengahnya (57%) nya mengalami komplikasi dengan yang tertinggi adalah pada penyakit kardiovaskular (24%). Total biaya pengobatan DMT2 dan komplikasinya mencapai Rp 7.7 triliun rupiah pada 2016, dengan 74% biaya digunakan untuk manajemen penderita komplikasi terkait diabetes.

Pasien diabates dengan komplikasi juga rata-rata memiliki biaya dua kali lipat lebih besar dibandingkan pasien yang tidak mengalami komplikasi, rerata untuk laki-laki pertahunnya menyedot biaya 14 juta dan 11 juta per tahun pada perempuan.

Komplikasi yang banyak diderita oleh pasien DM2 berupa mikrovaskular, seperti nefropati (penyakit ginjal), retinopati (kerusakan pembuluh darah di retina), dan makrovaskular seperti stroke dan penyakit jantung.

BPJS Kesehatan mengakui dampak dari DM2 bisa menggerus pendanaan JKN di masa mendatang jika peserta tidak ditangani dengan sangat serius. Untuk memberikan gambaran lebih jelas, PKEKK FKM UI melakukan kajian mengenai beban biaya medis pasien DM2 dan konsekuensi finansial yang ditanggung oleh program JKN.

Dalam kajian itu ditemukan bahwa rata-rata biaya pengobatan langsung tahunan pada pasien DM2 adalah sebesar Rp 9,5 juta per orang. Pasien dengan komplikasi menghabiskan biaya rata-rata Rp 12,5 juta per tahun dan Rp 5,7 juta per tahun bagi pasien yang tidak memiliki komplikasi.

Pemantauan dan pengobatan DM2 sejak dini mutlak dilakukan di semua tingkat perawatan, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas dan klinik yang ditunjuk BPJS Kesehatan, dapat mengoptimalkan cara yang efektif guna mendorong diagnosis dini dan mempertahankan kontrol glikemik pada pasien DM untuk meningkatkan hasil terapi.

Kontrol dini dapat dilakukan untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien DM2 serta implikasinya mengurangi penggunaan layanan yang lebih mahal pada layanan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) jika pasien terkena komplikasi.

Untuk menyusun strategi pencegahan dan pengendaian DM2, perlu ditekankan bahwa tercapainya target gula darah merupakan kunci untuk menurunkan angka komplikasi dan menekan angka pembiayaan kesehatan DM akibat komplikasi.

Inovasi kebijakan terbagi menjadi inovasi jangka pendek dan jangka panjang, Pada inovasi kebijakan jangka pendek, kontrol dini wajib dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi pada orang yang
sudah terdiagnosis DM2.

Kontrol dini dapat dilakukan dengan cara terapi yang optimal bagi penderita diabetes. Selain itu, perlunya sinkronisasi konsensus PERKENI dengan tata laksana regulasi diabetes pada program JKN agar seluruh pasien diabates pada program JKN dapat mendapatkan terapi yang optimal.

Intervensi jangka panjang, agar mengoptimalkan pencegahan dini melalui upaya preventif promotif untuk meningkatkan gaya hidup sehat pada masyarakat melalui aktifitas fisik dan diet sehat. Inovasi jangka panjang untuk mengoptimalkan community based screening untuk deteksi dini DM juga

perlu dilakukan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menkes: Juni 2022, Target Vaksinasi Covid-19 Primer Selesai

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan, vaksinasi Covid-19 primer, baik dosis 1 dan 2 di Indonesia ditargetkan selesai pada Juni 2022

KESEHATAN | 18 Januari 2022

170.095 Orang yang Telah Terima Vaksinasi Booster

Menkes Budi Gunadi Sadikin melaporkan sebanyak 170.095 orang telah menerima vaksin Covid-19 booster di Indonesia

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Indonesia Masih Hadapi Masalah Stunting dan Obesitas

Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, Dhian Probhoyekti mengatakan, Indonesia masih menghadapi masalah stunting dan obesitas

KESEHATAN | 18 Januari 2022

BPOM: Pengembangan Vaksin Merah Putih Butuh Waktu Lama

kepala BPOM Penny K Lukito menyatakan bahwa pengembangan vaksin Merah Putih membutuhkan waktu yang lama

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Nadia: Cakupan Vaksinasi Nasional Tembus 300 Juta Suntikan

Cakupan vaksinasi nasional Covid-19 tembus lebih dari 300 juta suntikan atau 72% dari total target 416,4 juta suntikan pada 8 Januari 2022.

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Menkes: 1,12 Juta Dosis Vaksin Kedaluwarsa

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan, hingga bulan Desember 2021, terdapat 1,121 juta vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Jaga Kualitas Tidur, Pilihan Bantal dan Guling Tak Bisa Sembarangan

Salah memilih bantal dan guling, membuat tidur jadi tak nyenyak atau bahkan bisa memicu gangguan kesehatan.

KESEHATAN | 18 Januari 2022

BPOM Terbitkan Izin UEA terhadap 4 Obat dan 13 Jenis Vaksin Covid-19

BPOM) telah memberikan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terhadap 4 jenis obat Covid-19

KESEHATAN | 18 Januari 2022

BPOM Laporkan Kesiapan Produksi Vaksin Dalam Negeri

BPOM melaporkan kesiapan produksi dua kandidat vaksin Covid-19 dalam negeri di tengah tahapan uji klinik yang masih bergulir pada 2022

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Kasus Harian Covid-19 Kembali Tembus 1.000, Jakarta Sumbang 670 Kasus

Daerah dengan penambahan kasus terbanyak tercatat di DKI Jakarta dengan 670 kasus, disusul Jawa Barat dengan 292 kasus.

KESEHATAN | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun Penjara

Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun Penjara

MEGAPOLITAN | 25 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings