Kemkes Latih 8.605 Vaksinator untuk Vaksinasi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-1.45)   |   COMPOSITE 6429.76 (-1.12)   |   DBX 1210.46 (11.83)   |   I-GRADE 190.638 (-1.17)   |   IDX30 545.485 (-1.22)   |   IDX80 146.318 (-0.03)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.36)   |   IDXESGL 150.48 (0.12)   |   IDXG30 147.901 (0.17)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.7)   |   IDXQ30 155.036 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.26)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.36)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-9.87)   |   Investor33 466.613 (-0.82)   |   ISSI 189.631 (-0.26)   |   JII 670.82 (-0.2)   |   JII70 234.975 (-0.29)   |   KOMPAS100 1301.99 (-1.72)   |   LQ45 1014.85 (-1.31)   |   MBX 1779.94 (-2.98)   |   MNC36 344.694 (-0.62)   |   PEFINDO25 341.155 (-3.37)   |   SMInfra18 331.858 (1.13)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-0.95)   |  

Kemkes Latih 8.605 Vaksinator untuk Vaksinasi Covid-19

Senin, 23 November 2020 | 22:01 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemkes) mempersiapkan infrastruktur termasuk sumber daya manusia untuk pelaksanaan program imunisasi Covid-19. Salah satunya adalah pelatihan 8.605 tenaga vaksinator yang siap mendukung pemerintah melaksanakan vaksinasi.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemkes, Prof Abdul Kadir mengatakan, pelatihan kepada peserta sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Secara keseluruhan, terdapat 23.000 tenaga kesehatan yang disiapkan. Sementara untuk fasilitas kesehatan, menurut Kadir, pemerintah akan memanfaatkan fasilitas kesehatan milik pemerintah baik itu puskesmas maupun rumah sakit.

Menurut Kadir, untuk tahap awal, vaksinasi akan dilaksanakan di wilayah dengan jumlah penambahan kasus positif tinggi, berisiko tinggi penularan, dan populasi padat, seperti Pulau Jawa serta Bali.

“Pada prinsipnya kita utamakan di daerah berisiko tinggi di mana terjadi jumlah kasus yang banyak, jumlah penduduk besar. Kita dahulukan Pulau Jawa dan Bali,” kata Kadir kepada Suara Pembaruan, Senin (23/11/2020).

Namun, menurut Kadir, bukan berarti daerah lain tidak dilakukan vaksinasi. Daerah lain juga menjadi sasaran vaksinasi, tetapi dilakukan bertahap. Menurut Kadir, penentuan daerah yang jadi sasaran utama ini berdasarkan pertimbangan jumlah ketersediaan vaksin saat ini yang masih terbatas.

Faktor ketersediaan vaksin inilah yang juga menjadi alasan pemerintah menetapkan sasaran penerima vaksin Covid-19 pada tahap awal sebanyak 67% dari 160 juta penduduk berusia 18-59 tahun atau sekitar 107,2 juta orang.

“Kami sebetulnya berharap bahwa makin banyak yang divaksinasi itu akan lebih baik. Namun kami meminta masukan dari ITAGI dan para pakar. Jadi 67% itu berdasarkan hitungan dari ITAGI dan para ahli,” kata Kadir.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Rangkul Media Massa Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Vaksin Covid-19

Pemerintah melalui KPCPEN menggandeng media massa dalam upaya mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksin dan program vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 23 November 2020

Kepala BPOM Sebut Uji Klinis Vaksin Sinovac Sudah Rampung

BPOM saat ini sedang menunggu hasil proses analisis data dari uji klinis vaksin Sinovac.

KESEHATAN | 23 November 2020

Vaksin Paling Efektif Cegah Penyakit Menular

Vaksin sifatnya melatih sistem kekebalan tubuh agar mampu memproduksi antibodi.

KESEHATAN | 23 November 2020

Hindari Virus dan Bakteri, Ini Batas Maksimal Pemakaian Kasur

The Better Sleep Council menyebutkan pemakaian kasur maksimal idealnya adalah tujuh sampai sepuluh tahun lamanya.

KESEHATAN | 23 November 2020

Update Covid-19: Tambah 4.442 Kasus Positif di Indonesia Tembus 500.000

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 4.442 dalam 24 jam terakhir sampai Senin (23/11/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia tembus 500.000.

KESEHATAN | 23 November 2020

Simulasi Vaksinasi Terus Dilakukan

Simulasi dilakukan mulai dari kesiapan sumber daya manusia (SDM), fasilitas sarana dan prasarana hingga pelaksanaan vaksinasi itu sendiri.

KESEHATAN | 23 November 2020

MUI: Kerja Keras 10 Bulan Terancam Sia-sia karena Kerumunan Sepekan

“Kita sangat menyesal kerja keras sepuluh bulan dihancurkan oleh kegiatan kerumunan dalam satu pekan terakhir," kata Wasekjen MUI Nadjamuddin Ramly.

KESEHATAN | 23 November 2020

Jokowi: Cegah Potensi Pelanggaran Protokol Kesehatan

KPCPEN, satgas, dan gubernur, harus terus menjaga keseimbangan gas dan rem dalam menangani Covid-19.

KESEHATAN | 23 November 2020

Sifat Guyub Orang Indonesia Sulitkan Protokol Kesehatan Jaga Jarak

Pemerintah harus tegas agar tidak terjadi kegiatan kerumunan kembali di masa pandemi ini.

KESEHATAN | 22 November 2020

Anies: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Isolasi dan ICU di Jakarta Meningkat 2 Pekan Terakhir

Anies Baswedan mengungkapkan persentase keterpakaian tempat tidur isolasi juga ruang ICU di 98 RS Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta meningkat 2 pekan terakhir.

KESEHATAN | 22 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS