Sebelum Sekolah Tatap Muka, Satgas Minta Dilakukan Simulasi Lebih Dulu
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Sebelum Sekolah Tatap Muka, Satgas Minta Dilakukan Simulasi Lebih Dulu

Selasa, 24 November 2020 | 19:01 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Wiku Adisasmito mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) atau pembelajaran tatap muka di sekolah yang akan dibuka pada tahun 2021, tidak bisa langsung dilakukan secara normal seperti biasa. Sekolah diminta untuk melakukan simulasi KBM tatap muka terlebih dulu.

"Kegiatan belajar mengajar tatap muka yang akan mulai dilakukan tahun depan tidak berarti kegiatan belajar mengajar akan berlangsung seperti sedia kala secara instan," kata Wiku Adisasmito dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta secara virtual, Selasa (24/11/2020).

Menurut Wiku, instansi pendidikan menjadi salah satu klaster penularan Covid-19, jika aktivitasnya tidak berpedoman pada protokol kesehatan. Karena itu instansi pendidikan tidak boleh lalai dalam menerapkan protokol kesehatan di antaranya, disiplin dalam menjaga jarak dengan membuat pembatasan sif masuk, serta pembatasan kapasitas kelas.

"Meniadakan kegiatan sekolah yang berpotensi menimbulkan kerumunan, disiplin memakai masker, dan tidak pernah lupa untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan. Hal ini adalah prinsip yang harus diutamakan," ujar Wiku Adisasmito.

Oleh karena itu, lanjut Wiku, sebelum implementasi KBM atau kegiatan belajar mengajar tatap muka ini dilakukan, perlu adanya pelaksanaan simulasi terlebih dahulu. Semua pihak terkait masih memiliki waktu satu setengah bulan untuk melakukan simulasi kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

"Perlu adanya pelaksanaan simulasi terlebih dahulu. Kita punya waktu satu setengah bulan lagi dan sisa waktu inilah yang dapat menjadi momentum berlatih," terang Wiku Adisasmito.

Dijelaskannya, semua simulasi serta pembukaan yang bertahap ini akan berhasil dilaksanakan jika sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lintas kementerian lembaga terjalin dengan baik. "Mari kita menyongsong matahari yang bersinar di tahun 2021 untuk kehidupan yang produktif dan aman Covid-19," ungkap Wiku Adisasmito.

Ditegaskannya, seluruh pihak baik pemerintah pusat dan daerah tengah berupaya untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman Covid-19. Hal tersebut dilakukan secara bertahap dari mulai prakondisi, timing, prioritas, koordinasi pusat daerah, dan monitoring evaluasi.

Tak hanya itu, Wiku mengingatkan bahwa institusi pendidikan yang diperbolehkan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar, harus memenuhi daftar periksa yaitu ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih dan layak, sarana cuci tangan dengan air, hand sanitizer dan disinfektan.

Tidak hanya itu, Wiku meminta institusi pendidikan juga harus mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker dan memiliki alat pengukur suhu badan atau thermo gun.

Institusi pendidikan juga harus memiliki pemetaan seluruh elemen sekolah yang mencakup kondisi kesehatan atau riwayat komorbid, risiko perjalanan pulang pergi termasuk akses transportasi yang aman, serta riwayat perjalanan dari daerah dan zona risiko tinggi dan kontak erat.

"Serta pemeriksaan rentang isolasi mandiri yang harus diselesaikan pada kasus positif. Kemudian juga persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua atau wali," papar Wiku Adisasmito.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Dalam SKB tersebut dinyatakan pemerintah memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah/kanwil/kantor Kemag untuk menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah di bawah kewenangan masing-masing.

Adapun pemberian kewenangan penuh tersebut berlaku mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di bulan Januari 2021.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

5 Provinsi Penyumbang Kenaikan Kasus Covid-19 dalam Sepekan

Satgas Covid-19 melihat tren 5 kasus penambahan kumulatif tertinggi masih konsisten pada 5 provinsi pada pekan ini dan pekan sebelumnya.

KESEHATAN | 24 November 2020

Jabar Terima Bantuan APD dan Soffell Lotion Anti Nyamuk dari Enesis

Yayasan Enesis Indonesia menyerahkan 6.200 APD serta 17.496 buah Soffell Lotion Anti Nyamuk kepada masyarakat Jabar.

KESEHATAN | 24 November 2020

Satgas Covid-19 Imbau Warga Bijak Pilih Kegiatan Isi Libur Panjang

Satgas Covid-19 mengimbau masyarakat bijak memilih kegiatan untuk mengisi libur panjang di akhir tahun ini.

KESEHATAN | 24 November 2020

Siloam Hospitals Balikpapan Buka Laboratorium PCR

Selain peningkatan layanan melalui laboratorium PCR, Siloam Hospitals Balikpapan turut meningkatkan fasilitas ruang operasi bedah jantung.

KESEHATAN | 24 November 2020

Siloam Comprehensive Cleft Center Tingkatkan Layanan Cangkok Tulang

Operasi cangkok tulang yang dikembangkan Siloam Hospital menggunakan teknik minimal invasif, karena tidak memerlukan donor tulang dari daerah pinggul.

KESEHATAN | 24 November 2020

Update Covid-19: Tambah 4.192, Kasus Positif di Indonesia Jadi 506.302

Adapun jumlah orang yang diperiksa lewat PCR dalam 24 jam terakhir sebanyak 26.710.

KESEHATAN | 24 November 2020

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Harus Lebih Fokus pada Kesehatan

Usaha mengatasi pandemi belum efektif karena kasus baru Covid-19 masih tumbuh secara konsisten.

KESEHATAN | 24 November 2020

Pakar: Program Imunisasi di Indonesia Sejak Lama Sukses Cegah Penyakit

Kader-kader imunisasi di setiap desa sudah ada dan berpengalaman melakukan pelayanan imunisasi.

KESEHATAN | 23 November 2020

Kemkes Latih 8.605 Vaksinator untuk Vaksinasi Covid-19

Pelatihan kepada peserta sudah dilakukan sejak sebulan lalu.

KESEHATAN | 23 November 2020

Pemerintah Rangkul Media Massa Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Vaksin Covid-19

Pemerintah melalui KPCPEN menggandeng media massa dalam upaya mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksin dan program vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 23 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS