Mendagri: Hindari Klaster Covid-19 pada Pilkades 2020
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (12.46)   |   COMPOSITE 6241.8 (96.72)   |   DBX 1333.51 (-4.33)   |   I-GRADE 179.858 (4.62)   |   IDX30 503.524 (12.19)   |   IDX80 135.789 (3.05)   |   IDXBUMN20 398.467 (11.15)   |   IDXESGL 139.553 (2.87)   |   IDXG30 143.497 (2.32)   |   IDXHIDIV20 443.737 (10.85)   |   IDXQ30 144.387 (3.38)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (5.51)   |   IDXV30 133.969 (2.79)   |   INFOBANK15 1035.98 (42.34)   |   Investor33 433.033 (11.5)   |   ISSI 183.362 (0.39)   |   JII 631.454 (-0.28)   |   JII70 222.641 (0.54)   |   KOMPAS100 1216.23 (23.8)   |   LQ45 944.747 (22.97)   |   MBX 1692.89 (31.73)   |   MNC36 320.866 (7.93)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.79)   |   SMInfra18 307.272 (6.07)   |   SRI-KEHATI 367.359 (11)   |  

Mendagri: Hindari Klaster Covid-19 pada Pilkades 2020

Jumat, 27 November 2020 | 18:30 WIB
Oleh : Robertus Wardy / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tahun 2020 ini harus bebas dari pembentukan klaster baru Covid-19. Pelaksanaan Pilkades harus aman dan sehat dengan menerapkan protokol kesehatandengan aturan-aturan yang terukur dan mengikat.

"Kita tidak ingin kegiatan yang masif di tingkat desa dapat menimbulkan penularan atau penyebaran Covid-19. Kita fokuskan pada pelaksanaan Pilkada dengan protokol Covid-19 sampai dengan 9 Desember perhitungan suara. Kemudian baru kita laksanakan Pilkades dengan aturan yang lebih jelas," kata Tito di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Ia menjelaskan akan ada dua tahap pelaksanaan Pilkades, yaitu tahun 2020 dan tahun 2021. Untuk yang mendesak pada tahun 2020 terdapat di 19 kabupaten, di dalamnya terdiri dari 1.464 desa.

Pilkades akan digelar sekitar dua minggu setelah pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 tanggal 9 Desember. Pelaksanaan Pilkada akan menjadi tolok ukur penerapan Prokes sebelum terselenggaranya Pilkades.

“Mekanisme yang dibuat sama seperti Pilkada dalam mengantisipasi terjadinya kerumunan. Dengan demikian, Pilkades tidak menjadi isu negatif di masyarakat,” ujar Tito.

Mantan Kapolri ini akan mengeluarkan Permendagri baru terkait penerapan protokol kesehatan pada saat melaksanakan Pilkades. Pasalnya, Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Perubahan Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pilkades belum sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19.

"Kita harapkan Pilkades berjalan aman dari gangguan konvensional dan aman dari media penularan Covid-19. Sekaligus membangkitkan gerakan perlawanan desa-desa terhadap Covid-19 dengan calon kepala desa yang memiliki mindset yang sama yaitu untuk menanggulangi Covid-19 di wilayah masing-masing agar kuat bebas dari Covid-19,” tutur Tito.

Dia menambahkan pelaksanaan Pilkades akan ada konsekuensinya, terutama dalam hal anggaran. Dia berharap dapat dibantu dari APBD dan Dana Desa sehingga terselenggaranya Pilkades yang aman dari penyebaran Covid-19.

"Jadi APBD tidak hanya seperti sebelum ada Covid-19, kita harapkan dana APBD untuk Pilkades ditambahkan untuk alat perlindungan. Perlindungan Covid-19 atau mungkin juga dengan hal tertentu dapat didukung dari Dana Desa,” jelas Tito.

Tito menyampaikan kepada kepala desa dan perangkat desa, bahwa penggunaan dana desa diizinkan apabila kesulitan mendapatkan dana dari APBD kabupaten/kota. Sementara untuk Pilkades yang diselenggarakan pada Tahun 2021 dinilai masih memiliki waktu untuk dianggarkan melalui APBD kabupaten/kota masing-masing.

Sebagai informasi pada Tahun 2020 dari 27 provinsi, terdapat 19 Kabupaten yang melakukan Pilkades dengan jumlah 1.464 desa. Sedangkan pada Tahun 2021 terdapat 5.996 desa di 86 kabupaten dan kota.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Diam-diam Rizieq Tes Covid-19 Mandiri Tanpa Koordinasi Pemkot Bogor

Bima Arya meminta agar RS UMMI kembali mamfasilitasi dilakukan PCR tes ulang.

KESEHATAN | 27 November 2020

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 Hari Ini Torehkan Rekor

Selain jumlah kasus harian, kasus kematian akibat Covid-19 juga menorehkan rekor hari ini, Jumat (27/11/2020) yaitu 169.

KESEHATAN | 27 November 2020

Angka Kematian Pria karena Covid-19 Lebih Tinggi dari Wanita

Satgas Penanganan Covid-19 Sumut menyatakan, angka kematian itu didominasi dari kalangan pria berusia 45 tahun ke atas.

KESEHATAN | 27 November 2020

Tambah 5.828, Kasus Baru Covid-19 Hari Ini Pecahkan Rekor

Penambahan harian kasus Covid-19 pada hari ini, Jumat (26/11/2020) memecahkan rekor baru yakni sebanyak 5.828.

KESEHATAN | 27 November 2020

Siloam Hospitals Labuan Bajo Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan Ende

Penghargaan diberikan sebagai wujud apresiasi atas kepatuhan badan usaha dalam melakukan pembayaran iuran program JKN-KIS.

KESEHATAN | 27 November 2020

28.000 Warga Binaan Jalani Tes Usap Covid-19

Tes usap massal ini dilakukan terhadap sekitar 28.000 warga binaan rutan dan lapas sejabodetabek.

KESEHATAN | 27 November 2020

Kabupaten/Kota dengan Kasus Aktif Covid-19 di Atas 1.000 Menurun

Dari 12 kabupaten/kota pada 18 Oktober 2020, menjadi sembilan kabupaten/kota pada 15 November 2020.

KESEHATAN | 27 November 2020

Kapasitas Infrastruktur Kesehatan Masih Perlu Ditingkatkan

Rata-rata jumlah tempat tidur di Indonesia adalah 1.16 dibanding 1000 populasi. Sementara rekomendasi WHO adalah 5 per 1000 penduduk.

KESEHATAN | 27 November 2020

Pemerintah Relaksasi Perizinan Sektor Kesehatan

Relaksasi perizinan sudah dimulai dengan relaksasi pembukaan fakultas kedokteran (FK) untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter di seluruh daerah.

KESEHATAN | 27 November 2020

Mayoritas Provinsi Prioritas Alami Penurunan Kasus Positif Covid-19

Ada 7 provinsi yang mendapat apresiasi karena cukup baik mengalami perkembangan karena terjadi penurunan penambahan kasus positif.

KESEHATAN | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS