Klaim Layanan Covid-19 Masih Hadapi Banyak Kasus Dispute
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-5.79)   |   COMPOSITE 6258.57 (-56.46)   |   DBX 1209.79 (-1.54)   |   I-GRADE 185.201 (-1.44)   |   IDX30 531.719 (-6.43)   |   IDX80 142.034 (-1.29)   |   IDXBUMN20 420.424 (-5.86)   |   IDXESGL 146.593 (-1.21)   |   IDXG30 145.132 (-1.32)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-4.47)   |   IDXQ30 151.699 (-1.64)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-2.95)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-2.49)   |   IDXV30 142.342 (-1.61)   |   INFOBANK15 1078.54 (-18.53)   |   Investor33 455.425 (-4.76)   |   ISSI 183.228 (-0.83)   |   JII 646.305 (-1.31)   |   JII70 225.666 (-0.56)   |   KOMPAS100 1262.11 (-10.58)   |   LQ45 987.949 (-11.42)   |   MBX 1725.55 (-17.65)   |   MNC36 336.055 (-3.58)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.21)   |   SMInfra18 316.891 (-0.91)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-4.55)   |  

Klaim Layanan Covid-19 Masih Hadapi Banyak Kasus Dispute

Minggu, 29 November 2020 | 11:33 WIB
Oleh : Dina Manafe / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemkes) membiayai semua pelayanan pasien Covid-19 di rumah sakit (RS). Pembiayaan ini bukan hanya untuk pengendalian pandemi Covid-19, tetapi juga membantu cash flow RS agar tetap lancar. Hanya, dalam praktiknya tidak semua klaim layanan Covid-19 yang diajukan RS lolos verifikasi begitu saja dan dibayarkan oleh pemerintah. Masih ditemukan sejumlah klaim dispute karena berkas klaim yang tidak lengkap dan masalah lainnya.

Data hingga 20 November 2020 menunjukkan bahwa jumlah kasus Covid-19 yang telah diajukan klaimnya sebanyak 166.063 kasus. Dari jumlah ini sebanyak 101.005 yang dinilai layak, sedangkan tidak layak 871 kasus, dan dispute 64.187. Total biaya klaim yang sudah diverifikasi sebesar Rp 15,4 triliun, tetapi yang dinilai tidak layak setelah diverifikasi sebesar Rp 9,9 triliun, dan sudah dibayarkan Kemkes adalah Rp 8,1 triliun.

Sementara, ada 906 RS dengan klaimnya dispute sebesar Rp 1,4 triliun. Sebanyak 11.118 kasus dispute sedang direvisi, 5.365 dinilai layak, 2.923 belum terverifikasi, dan tidak layak 1.410 kasus. Provinsi dengan klaim Covid-19 terbanyak adalah Jawa Timur disusul DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Koordinator Case Mix-Medical Fraud Instalasi Pengendalian Pasien Jaminan RS Kanker Dharmais, Yudi Febriadi, mengatakan, secara nasional ada beberapa penyebab atau cluster dispute, yaitu berkas klaim tidak lengkap, kriteria peserta jaminan Covid-19 tidak sesuai ketentuan, dan diagnosa penyakit kormobid (komplikasi) tidak sesuai ketentuan. Berkas klaim tidak lengkap paling banyak terjadi.

“Pertambahan klaim dispute pada bulan Agustus dan September meningkat. Dari 6041 menjadi di atas 7000 tiap bulan. Tapi kemudian menurun drasis di Oktober dan November,” kata Yudi dalam seminar daring bertemakan “Sistem Pelayanan Kesehatan Rujukan Covid-19 di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”, yang diselenggarakan oleh Pascasarjana KARS Angkatan 2020 Universitas Indonesia Sabtu (28/11/2020).

Adapun alur pengajuan klaim Covid-19 sendiri menurut Permenkes 446 tahun 2020, RS mengajukan berkas klaim ke BPJS Kesehatan. Apabila dari BPJS mengatakan dispute maka berkasnya dikirim Kemkes. Biaya tertinggi yang dibayarkan Kemkes untuk layanan Covid-19 adalah Rp 16,5 juta per pasien. Ini untuk pasien yang gejala berat dengan kormobid atau komplikasi yang dirawat di ruang ICU dan ventilator. Biaya layanan terendah sebesar Rp 7,5 juta per pasien untuk yang gejala sedang tanpa kormobid yang dirawat di ruang isolasi tekanan/non tekanan negatif tanpa ventilator.

Dispute sendiri ketidaksepakatan antara BPJS Kesehatan dengan RS atas klaim yang diajukan berdasarkan berita acara pengajuan klaim. Agar tidak terjadi dispute, menurut Yudi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan RS. Pertama, pada saat pasien masuk rawat sebaiknya segera dilakukan swab PCR, ronsen dada dan cek darah. Kedua, apabila kondisi klinis pasien membaik, lakukan ronsen. Apabila hasil ronsen ada perbaikan, maka segera pasien dikeluarkan dari ruang isolasi tanpa perlu menunggu hasil swab PCR negatif. Kecuali untuk pasien yang kondisinya dengan gejala berat.

Untuk masalah berkas klaim tidak lengkap, menurut Yudi, ketika pasien keluar dari ruang rawat isolasi, berkas yang disiapkan adalah kartu identitas seperti KTP, KK atau lainnya. Berkas resume medis dari dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) dengan klinis perbaikan. Kemudian ada hasil ronsen paru yang menunjukkan perbaikan, kecuali ibu hamil dan gaduh gelisah. Hasil laboratorium darah ada perbaikan. Hasil PCR khusus gejala berat. Pemeriksaan yang tidak dilakukan diceklis di e-klaim. Apabila pasien meninggal, jangan lupa tagihan pemulasaran jenazah, peti, disinfektan dan ambulans.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Asupan Pangan Penting dalam Proses Pemulihan Pasien Covid-19

Tanggung jawab menjalankan protokol kesehatan berada dalam diri kita sendiri.

KESEHATAN | 28 November 2020

5 Tips Mudah Cegah Penularan Virus di Transportasi Publik

Kebersihan dan layanan transportasi publik tetap terjaga di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 28 November 2020

Tips Perawatan Kulit di Masa Pandemi Covid-19

Penggunaan skin care yang tepat sangat membantu merawat kondisi kulit di masa pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 28 November 2020

Update Covid-19: Tambah 5.418, Kasus Positif di Indonesia Jadi 527.999

Sedangkan kasus sembuh bertambah 4.527 sehingga total menjadi 441.983 dan kasus meninggal bertambah 125, total menjadi 16.646.

KESEHATAN | 28 November 2020

Pentingnya Konsumsi Suplemen untuk Optimalkan Imun Tubuh

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh memiliki fungsi sangat sentral dalam pertahanan tubuh manusia.

KESEHATAN | 28 November 2020

Romo Benny: Patuhi Protokol Kesehatan

Romo Benny mengimbau pemerintah, swasta dan masyarakat untuk bergotong royong mematuhi protokol kesehatan Covid-19,

KESEHATAN | 27 November 2020

Stok Darah Turun 50 Persen Selama Pandemi Covid-19

Pada masa pandemi Covid-19 stok darah di PMI menipis dan menurun hingga 50 persen.

KESEHATAN | 27 November 2020

Virus Covid-19 Tidak Menular Lewat Darah

Palang Merah Indonesia (PMI) memastikan donor darah di masa pandemi Covid-19 tergolong aman.

KESEHATAN | 27 November 2020

Efikasi Vaksin Covid-19 Diharapkan di Atas 50 Persen

Hingga saat ini uji klinik fase 3 vaksin Covid-19 yaitu vaksin Sinovac memasuki tahap monitoring terhadap subyek yang sudah diimunisasi.

KESEHATAN | 27 November 2020

GeNose, Pendeteksi Covid-19 Lewat Napas Mulai Diuji Coba di RS

GeNose diujicoba di 10 rumah sakit di berbagai kota di Pulau Jawa.

KESEHATAN | 27 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS