Cermat Memilih Pola Makan di Masa Pandemi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cermat Memilih Pola Makan di Masa Pandemi

Kamis, 3 Desember 2020 | 16:24 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Selama pandemi Covid-19, hampir sebagian besar aktivitas masyarakat hanya dilakukan di rumah saja. Sayangnya, berada di rumah saja malah memicu pola makan buruk selama pandemi, yaitu pola makan kurang terjaga dan peningkatan jumlah konsumsi makanan. Hal ini wajib diwaspadai karena berisiko meningkatkan berat badan, obesitas, hingga menimbulkan berbagai penyakit degeneratif lainnya.

CEO dan Presiden Direktur Re.juve, Richard Anthony mengatakan, mulai banyak riset yang mengaitkan data kenaikan berat badan signifikan pada masyarakat akibat berkurangnya aktivitas luar ruang, meningkatnya level stres, dan pola makan kurang terjaga selama masa pandemi. Fenomena ini tentunya menjadi alarm, karena kombinasi dari ketiga hal tadi dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti obesitas serta penyakit degeneratif.

"Hal ini patut diwaspadai. Mengingat di masa pandemi membutuhkan sistem imunitas tubuh yang kuat. Untuk itu, selama pandemi ini sangat penting menjaga asupan nutrisi seimbang, memperhatikan aktivitas fisik, serta mengelola stres dengan baik agar terhindar dari berbagai macam penyakit," ungkap Richarddi sela webinar Re.Juve bertajuk Flexitarian: Sustaining the Healthy Habits with Real Food, Kamis (3/12/2020).

Richard menjelaskan, tren metode pola makan sehat terus berkembang dan semakin banyak pilihannya. Meski tidak tergolong baru, metode flexitarian justru belum sepopuler metode pola makan sehat lainnya di Indonesia.

"Padahal, metode yang berfokus pada peningkatan konsumsi buah dan sayur tanpa betul-betul menghilangkan konsumsi protein hewani, karbohidrat, dan nutrisi tambahan lainnya ini dinilai cukup ideal dalam kondisi pandemi seperti saat ini, untuk menjaga daya tahan tubuh," jelasnya.

Menurut Richard, melahap karbohidrat dan protein saja dapat mengakibatkan risiko avitaminosis atau kekurangan gizi yang tinggi. Padahal, tubuh juga memerlukan berbagai kandungan vitamin dan mineral yang hanya bisa didapat dari sayur dan buah untuk menjaga fungsi organ dan daya tahan tubuh.

"Oleh karena itu, perpaduan seimbang antara konsumsi protein hewani namun dengan porsi yang dikurangi, serta meningkatkan konsumsi buah dan sayur seperti pada metode flexitarian, kami nilai sebagai pola konsumsi yang paling ideal," tandasnya.

Sementara itu, konsultan gizi, Dr Rita Ramayulis DCN MKes, mengatakan untuk menjaga daya tahan tubuh, masyarakat harus lebih cermat dalam memilih pola makan yang lebih sehat namun fleksibel. "Tujuannya, agar masyarakat dapat mendapatkan manfaat terbaik dari jenis pola makan yang dipilih tanpa khawatir kekurangan nutrisi dan energi," kata Rita.

Menurut Rita, sebanyak 93,6 persen masyarakat Indonesia belum mengonsumsi sayur dan buah setiap harinya dalam porsi yang cukup untuk tubuh. Metode flexitarian bisa menjadi pilihan yang tergolong cukup mudah untuk diadopsi oleh orang-orang yang baru memulai menerapkan gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

"Dengan konsisten mengonsumsi buah dan sayur sebagai porsi utama setiap harinya, masyarakat dapat merasakan berbagai manfaat baik dari metode ini. Salah satu manfaat flexitarian adalah berkurangnya risiko berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung hingga 32 persen, turunnya berat badan secara stabil dan konsisten, serta bertahannya kemampuan memori,” ujar Rita.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luhut Pandjaitan: Ada Pelanggaran dalam Penggunaan PeduliLindungi

Namun, ia melihat ada beberapa pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat wisata atau restoran dalam penggunaan PeduliLindungi.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Menlu Retno Marsudi: Kasus Covid-19 Global Naik 2%

Kawasan Eropa mengalami kenaikan 3% dan Amerika Selatan sebesar 13%.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021


Indonesia Terima 684.400 Dosis Vaksin Astrazeneca dari Selandia Baru

Ini merupakan pertama kalinya Selandia Baru melakukan kerja sama dose-sharing vaksin dengan Indonesia.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Jokowi Prihatin Pengawasan PPKM Mulai Lemah di Lapangan

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Presiden Jokowi merasa prihatin melihat pengawasan PPKM dan prokes yang mulai lemah di lapangan.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Jokowi Ingatkan Jajarannya Terus Waspada dan Hati-Hati Gelombang Ketiga Covid-19

Presiden Jokowi mengingatkan jajarannya di Kabinet Indonesia Maju agar terus waspada dan hati-hati terhadap gelombang tiga pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Reisa: Kebijakan Tes Kesehatan Diubah karena Hasil PCR Lebih Akurat

Perubahan kebijakan tes kesehatan untuk perjalanan disebabkan hasil tes PCR dianggap lebih akurat dibandingkan dengan tes cepat antigen

KESEHATAN | 25 Oktober 2021


Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Menkes Upayakan Molnupiravir Masuk Indonesia Akhir Tahun

Obat Molnupiravir dibutuhkan agar Indonesia memiliki cadangan cukup jika ada potensi gelombang Covid-19 berikutnya.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Pentingnya Akses Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Adat

Menurut Persekutuan Perempuan Adat Nusantara (Perempuan AMAN), dari 17 juta jiwa anggota masyarakat adat, kurang dari 1% sudah menerima vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 9 Agustus 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Dorong Asuransi Syariah, Tugu Insurance Hadirkan Promo #TuguShariaSemangat1010

Dorong Asuransi Syariah, Tugu Insurance Hadirkan Promo #TuguShariaSemangat1010

EKONOMI | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings