Enam Tim Riset Vaksin Merah Putih Disuntik Dana Rp 300 Miliar
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-0.05)   |   COMPOSITE 6389.83 (-37.46)   |   DBX 1207.48 (3.08)   |   I-GRADE 186.044 (-1.17)   |   IDX30 536.499 (-2.63)   |   IDX80 144.214 (-1.01)   |   IDXBUMN20 435.358 (-7.09)   |   IDXESGL 149.259 (-0.13)   |   IDXG30 145.988 (-0.98)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-2.76)   |   IDXQ30 152.642 (-0.59)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-3.07)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-3.96)   |   IDXV30 148.997 (-0.75)   |   INFOBANK15 1075.9 (-5.89)   |   Investor33 460.647 (-1.35)   |   ISSI 189.211 (-0.9)   |   JII 668.85 (-4.09)   |   JII70 234.095 (-1.52)   |   KOMPAS100 1287.09 (-6.92)   |   LQ45 998.257 (-5.79)   |   MBX 1767.88 (-12.62)   |   MNC36 340.661 (-1.09)   |   PEFINDO25 338.558 (-1.47)   |   SMInfra18 329.085 (-2.93)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-0.78)   |  

Enam Tim Riset Vaksin Merah Putih Disuntik Dana Rp 300 Miliar

Kamis, 3 Desember 2020 | 23:07 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) menyiapkan anggaran Rp 300 miliar di tahun 2021 bagi enam tim pengembangan vaksin Merah Putih untuk penanganan Covid-19. Anggaran ini akan membiayai riset bibit vaksin mulai dari laboratorium, uji praklinis pada hewan hingga uji klinis tahap 1-3 pada manusia.

Tim riset vaksin yang mendapat suntikan dana yakni Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Universitas Indonesia (UI), Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, dan Universitas Airlangga. Sisanya dua tim yakni Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung.

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan, enam tim riset vaksin Covid-19 memiliki platform atau metode riset berbeda-beda untuk menemukan bibit vaksin Covid-19.

"Dengan enam tim ini bekerja kita harapkan akan lahir vaksin Covid-19, yakni vaksin Merah Putih. Intinya bibit vaksin yang dikembangkan menggunakan virus yang bertransmisi di Indonesia," katanya dalam konferensi pers virtual usai meninjau lab LIPI di Cibinong, Bogor, Kamis (3/12/2020).

Bahkan pengembangan vaksin ini didorong untuk dihilirisasi dan diproduksi oleh perusahaan farmasi yang ada di Indonesia dalam rangka mencapai kekebalan komunitas. Menristek menyebut, kerja sama vaksin dengan pihak luar adalah bagian dari strategi jangka pendek dan menengah. Sedangkan vaksin Merah Putih untuk jangka menengah dan panjang.

"Ada kemungkinan vaksin Covid-19 ini harus diberikan lagi 1 atau 2 tahun ke depan, kalau daya tahan yang ditimbulkan oleh vaksin ternyata tidak bertahan seumur hidup," ungkapnya.

Atas dasar itulah, Indonesia harus mampu dan mandiri mengembangkan vaksin di dalam negeri. Bambang menambahkan, dukungan anggaran tersebut dimulai dari penelitian hingga uji klinis. Besaran anggaran yang diberikan bergantung dari kebutuhan masing-masing tim. Jika ada kebutuhan penambahan anggaran, maka Kemristek akan mengajukan tambahan anggaran.

Selain itu, untuk dukungan peralatan atau material, maka Kemristek akan mengupayakan hadirnya pusat pengembangan vaksin nasional di Pusat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan. Tempat ini diharapkan menjadi pusat pengembangan vaksin untuk berbagai macam platform.

Terkait tim vaksin, Kemristek juga akan memasangkan industri dengan tim vaksin untuk keperluan hilirisasi dan produksi di kemudian hari. Industri ini pun akan dikoordinasi PT Biofarma. Selain itu dengan gunakan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 153 yang mengatur super tax deduction berupa insentif pajak bagi industri yang mau melakukan riset, saat ini Kemristek sedang melakukan pendekatan kepada para perusahaan swasta pabrik farmasi untuk bisa terlibat dan mendanai kegiatan di lab maupun di uji klinis.

Dari sisi waktu, Menristek berharap bibit vaksin diserahkan ke Biofarma atau perusahaan manufaktur lainnya tahun 2021. Waktu penyerahan tentu berbeda-beda bergantung target masing-masing tim.

Dari enam tim kata Bambang, Eijkman memulai riset pengembangan bibit vaksin lebih awal karena mendapat instruksi sejak Maret 2020 seiring terbentuknya konsorsium riset dan inovasi Covid-19. Diharapkan Desember 2020 Eijkman sudah masuk pada pengujian pada hewan. Selanjutnya pada Februari atau Maret 2021 sudah bisa menyerahkan bibit vaksin ke Biofarma.

Kemudian untuk Universitas Airlangga, waktu kelanjutan tahapan riset vaksin hampir sama dengan Eijkman. Diharapkan, waktu masuk tahapan produksinya pun tidak jauh berbeda. Sementara itu baik UI maupun LIPI riset vaksin masih dalam tahapan laboratorium. Selain kebutuhan material reagen, kebutuhan alat, persiapan uji hewan juga diperlukan.

Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Puspita Lisdiyanti mengungkapkan, riset vaksin LIPI sudah dimulai April 2020. Saat ini riset sudah masuk tahap transinfeksi di sel mamalia. Ditargetkan, pada kuartal dua tahun 2021 lanjutnya, sudah masuk tahap karakterisasi dan segera masuk ke tahap berikutnya.

“LIPI akan membuat vaksin jenisnya protein rekombinan," imbuh Puspita.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemangkasan Hari Libur Tak Efektif Tekan Jumlah Masyarakat yang Berwisata

Seharusnya, konsep cuti bersama itu benar-benar dihapuskan. Libur itu hanya tanggal merah saja.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Aktivitas Menulis Tingkatkan Sensomotorik Anak

Menulis mempunyai manfaat besar dalam meningkatkan kemajuan cara berpikir anak.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Waspadai Efek Jangka Panjang Covid-19

Covid-19 menyebabkan dampak yang berkepanjangan bagi sebagian orang.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Satgas: Libur Akhir Tahun Jangan Jadi Musim Panen Kasus Covid-19

Setiap periode libur panjang berlangsung, panen kasus pasti akan terjadi pada 10-14 hari setelahnya.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Ini 4 Pesan Satgas Covid-19 Jelang Pilkada

Satgas Covid-19 berharap Pilkada tidak menjadi ajang penularan baru atau melahirkan klaster baru Covid-19.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Kenaikan Signifikan Covid-19 Hari Ini karena Konsolidasi Data

Sistem yang selama ini digunakan untuk data Covid-19 di Kementerian Kesehatan, tengah dioptimalisasi untuk menyinkronkan data pusat-daerah.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Eka Hospital Hadirkan Pusat Layanan Diabetes

Diabetes Connection Care beranggotakan tim dokter spesialis yang terdiri dari multi-disiplin ilmu seperti endokrinologis, kardiologis, neurologis, nefrologis.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tingkatkan Kepatuhan Terapkan Protokol Kesehatan

Jika masyarakat semakin lengah dalam menjalankan protokol kesehatan seperti yang ditunjukkan dalam tiga periode libur panjang, maka akan meningkatkan penularan.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Rekor Kasus Covid-19, Papua Tembus 1.000 Diikuti Jawa Barat dan DKI Jakarta

Lonjakan terbesar sekaligus provinsi dengan penyumbang terbanyak adalah Papua sebanyak 1.755 (kasus sembuh bertambah 102, kasus meninggal bertambah 1.

KESEHATAN | 3 Desember 2020

Cermat Memilih Pola Makan di Masa Pandemi

Kenaikan berat badan terjadi akibat berkurangnya aktivitas luar ruang, meningkatnya level stres, dan pola makan yang kurang terjaga selama masa pandemi.

KESEHATAN | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS