Protokol Kesehatan dan Vaksin, Senjata Ampuh Memutus Mata Rantai Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Protokol Kesehatan dan Vaksin, Senjata Ampuh Memutus Mata Rantai Covid-19

Jumat, 18 Desember 2020 | 10:06 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan secara disiplin merupakan “senjata penting” dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Menurut penelitian yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia (WHO), orang yang tidak menggunakan masker, persentase kemungkinan tertular dapat mencapai 100%.

Pencegahan akan semakin efektif jika seseorang mampu menjaga jarak aman minimal 1,5 meter terhadap orang lain. Hal tersebut mampu mengurangi risiko penularan hingga 80%. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus fokus menjalankan fungsi sebagai bagian dari komunikasi publik untuk penanganan pandemi Covid-19.

Salah satunya dengan mengingatkan masyarakat untuk menerapkan secara sungguh-sungguh protokol kesehatan, meskipun aktivitas sudah berjalan normal. Protokol kesehatan di berbagai kegiatan masyarakat sangat penting sembari menunggu kesiapan vaksin Covid-19.

Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Widodo Muktiyo, pemerintah sejauh ini telah memberikan suatu informasi yang bisa memberikan solusi dan juga memberikan arahan menghadapi pandemi Covid-19. Upaya tersebut diharapkan agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan dengan baik.

“Kalau di awal-awal kita kan memberikan informasi yang nuansanya kritis, saat ini kita harus bagaimana dalam era kebiasaan baru menjadi suatu strategi baru. Ternyata kalau kita lihat perkembangannya, saat ini protokol kesehatan yang sudah diketahui oleh banyak pihak, masyarakat luas ini belum dijalankan secara sungguh-sungguh sehingga memang Covid-19 masih tambah terus, dan ini perlu kita galakkan dalam konteks komunikasi publik,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (18/12/2020).

Menurut Widodo, situasi saat ini memerlukan mekanisme yang harus dilaksanakan. Sebab, benteng pertahanan untuk melawan pandemi Covid-19 adalah fokus menerapkan 3M. Ia berharap protokol kesehatan harus dijadikan pegangan untuk semua masyarakat.

“Mohon sekali lagi masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan ini, dan ini nanti akan kita gaungkan. Bulan depan kita tambah lagi, kita harus kemudian sesering mungkin mencuci tangan dengan air yang mengalir dan dengan menggunakan sabun,” pintanya.

Vaksin Covid-19

Vaksin Covid-19 menjadi harapan untuk upaya menekan penyebaran Covid-19. Masyarakat diminta untuk yakin, bahwa vaksin yang disiapkan aman dan efektif karena harus terlebih dahulu mendapat izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), setelah sebelumnya melalui berbagai proses penelitian yang panjang termasuk tahapan uji klinik yang memastikan keamanan dan keefektifannya.

“Kalau sudah ada izin (pemakaiannya), tidak usah ragu lagi. Apabila izinnya ada dan pemerintah meminta kita vaksinasi, segera kita kerjakan bersama. Sejauh ini dari hasil uji klinik terkait keamanan, tidak ada catatan efek samping yang serius mengenai keamanan vaksin ini”, ujar dr. Dirga Sakti Rambe, vaksinolog sekaligus dokter spesialis penyakit dalam kegiatan yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) beberapa waktu lalu.

Vaksin sebagai alat intervensi kesehatan masyarakat di saat pandemi memang sangat dibutuhkan.

Selain penyakit ini berbahaya bagi kesehatan, gejala terinfeksi Covid-19 bisa sangat minim sehingga pasien tidak menyadari telah terinfeksi. Inilah yang mengakibatkan banyaknya pasien Covid-19 yang terlambat ditangani atau justru mendapat penanganan pada saat gejala dan kondisi yang memburuk.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hilangkan Lemak Sekaligus Membentuk Otot dengan EmSculpt NEO

Perawatan ini diperuntukkan pada semua kalangan yang ingin memperbaiki bentuk tubuhnya.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Satgas Covid-19: Vaksinasi Gratis Percepat Kekebalan Kelompok

Wiku Adisasmito mengatakan dengan memudahkan akses masyarakat terhadap vaksin diharapkan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

1.000 HPK Momen Penting untuk Ibu Mendidik Generasi Emas

1.000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas bagi tumbuh kembang anak.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

Covid-19 Kian Merajalela, Epidemiolog: Batasi Mobilitas, Bukan Cuma Tes Antigen

Kalau mau tertular silakan berpergian, risiko bukan milik kita saja, tapi yang menanggung risiko adalah keluarga dan orang-orang dekat di sekitarnya.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

Satgas Covid-19 Prihatin Masih Ada 33,5% Kabupaten/Kota Miliki Kasus Aktif di Atas 1.000

Satgas Covid-19 merasa prihatin masih ada sebanyak 33,5% atau 172 kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif di atas 1.000 kasus.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

Kekurangan Zat Besi Jadi Ancaman Serius Generasi Emas Indonesia

Sebanyak 50 persen hingga 60 persen kejadian anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

Pengunjung ke Bali Harus Tes Negatif Covid Maksimal 7 Hari Sebelum Berangkat

Ketentuan ini lebih longgar dari surat edaran gubernur Bali yang mensyaratkan jangka waktu tes maksimal dua hari.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

Pakar: Efikasi Vaksin Covid-19 Jauh di Atas 50%

Namun, laporan resmi belum bisa diberikan karena uji klinis belum selesai. Yang dinilai baru sedikit.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

Badan POM: Izin Darurat Vaksin Covid-19 Masih Tunggu Hasil Observasi

Badan POM tengah menunggu hasil uji klinik vaksin Covid-19 yang sedang dilakukan tim peneliti di Bandung bersama Universitas Padjadjaran.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

Mobile Laboratorium BSL-2 untuk Solusi Pengendalian Covid-19

Mobile Lab BSL-2 ini juga dapat digunakan sekaligus untuk mobile vaksin Covid-19 yang siap mengakses seluruh wilayah Indonesia sampai ke pelosok negeri.

KESEHATAN | 17 Desember 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS