Menristek: Mobile Lab BSL-2 Optimalkan Testing Covid-19 Hingga Pelosok
Logo BeritaSatu

Menristek: Mobile Lab BSL-2 Optimalkan Testing Covid-19 Hingga Pelosok

Jumat, 18 Desember 2020 | 19:24 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) meluncurkan mobile laboratory Bio Safety Level dua (BSL-2) tipe bus. Lab berjalan versi bus ini diharapkan mendorong upaya pemeriksaan atau testing Covid-19 semakin banyak dan masif khususnya di daerah yang minim lab uji dan pelosok.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan, mobile lab BSL-2 ini adalah bagian dari upaya menanggulangi Covid-19 dengan terus menerus meningkatkan testing. Mobile lab BSL-2 ini mampu melakukan tes hingga 500 sampel per hari.

"Beberapa waktu lalu angka kasus positif 7.000. Pandemi Covid-19 ini serius dan memerlukan penanganan yang tidak bisa sepihak. Tidak hanya di tenaga kesehatan tapi oleh kita semua. Hanya dengan testing bisa cegah penyebaran meluas," katanya secara virtual dalam roadshow mobile lab BSL-2 di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Jumat (18/12/2020).

Menurut Bambang, semakin banyak yang di-testing dan diketahui hasilnya maka bisa lakukan upaya preventif. Jika orang terdeteksi, maka tidak bergerak ke tempat-tempat yang bisa terjadi penularan. Sebaliknya, orang tersebut harus isolasi mandiri atau menjalani perawatan.

"Daerah yang awal kasusnya rendah tapi kemudian kasus melonjak karena testing-nya rendah. Sehingga meski berkasus rendah daerah harus mengoptimalisasi testing. Dengan begitu yang terinfeksi terdeteksi dan cepat dilakukan penanganan," jelasnya.

Menurutnya, jika protokol kesehatan 3M tidak dilakukan dengan disiplin maka daerah dengan penularan rendah pun akan bisa berubah menjadi zona merah atau zona bahaya Covid-19.

Di sisi lain, pemikiran testing butuh terbangunnya lab secara waktu dan tenaga tidak akan bisa memadai. Apalagi dengan kondisi geografis dan sebaran penduduk Indonesia.

"Membangun lab di lokasi dengan penduduk sedikit, tentu lab tidak prioritas dan testing akan sedikit. Oleh karena itu mobile lab menjadi jawabannya untuk negara kita. Status zona juga dinamis, dengan pergerakan ini mobile lab menjadi jawaban," paparnya.

Kepala BPPT, Hammam Riza mengatakan, mobile lab BSL-2 tipe bus, lebih mudah menjangkau berbagai wilayah. Hal ini dibuktikan dengan gelaran roadshow mobile lab BSL-2 tipe bus, sebagai rangkaian giat Bakti Inovasi Teknologi.

"Sesuai dengan konsepnya yang mobile, lab BSL-2 yang dibangun di atas bus ini, menjadi sebuah solusi. Mobile Lab BSL-2 tipe bus, tentu lebih mudah menjangkau berbagai wilayah, untuk mendukung pelaksanaan tes swab Covid-19 yang lebih optimal," kata Hammam.

Rencananya, roadshow akan berlanjut ke Bali, Jombang dan kembali lagi ke Jakarta. Selama roadshow, lab berjalan ini juga sekaligus melakukan pemeriksaan Covid-19.

Roadshow ini, lanjut Hammam, menjadi ajang edukasi dan informasi kepada masyarakat luas tentang inovasi teknologi mobile lab BSL-2 untuk penguatan penanganan pandemi Covid-19.

Mobile lab BSL2 varian bus ini dikembangkan dengan beberapa pertimbangan dan perbaikan. Pertama dengan mengusung platform bus, dimaksudkan untuk memperkuat konsep mobilitas, sehingga lebih mudah dioperasikan di beberapa lokasi atau daerah yang membutuhkan. Kedua, pada varian bus ini ada penambahan fasilitas ekstraksi RNA (metoda magnetic beads) yang dapat menggunakan reagen ekstraksi yang bervariasi.

Selain itu, juga dilakukan penyempurnaan layout peralatan untuk meningkatkan akurasi data dan keamanan pengujian, serta sistem mekanik touchless pada pintu agar dapat buka tutup otomatis, untuk menghindari kontaminasi.

BPPT melalui Task Force Riset dan Inovasi Teknologi Penanganan Covid-19 (TFRIC-19), telah melaksanakan berbagai aksi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19, dengan menekankan pada penguatan tracing, testing, detecting dan treatment.

Sebelumnya, BPPT mengembangkan mobile BSL-2 tipe kontainer. Tipe kontainer ini menjadi bagian dari inovasi TFRIC-19 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan telah dioperasikan di RS TNI-AD Ridwan Meuraksa sejak 16 Juni 2020 hingga saat ini.

Kedua, mobile BSL-2 tipe kontainer plus trailer. Tipe ini memiliki desain yang sama dengan tipe pertama, namun ditambahkan fasilitas trailer.

"Dua unit mobile BSL-2 tipe trailer telah diproduksi, dan digunakan oleh RS Pertamina Plaju Palembang, atas permintaan dan kerja sama dengan Yayasan BUMN, dan di RS TNI Putri Hijau di Medan, atas dukungan pendanaan dari Kemristek/BRIN," paparnya.

Hammam berharap, mobile lab BSL-2 tipe bus ini bisa menjadi model dan pilihan laboratorium bergerak yang dapat diperbanyak untuk ditempatkan pada beberapa lokasi atau daerah yang membutuhkan, dalam rangka meningkatkan kapasitas pemeriksaan Covid-19 di berbagai daerah.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkes: Vaksin Covid-19 Gratis Tanpa Persyaratan

Mereka yang mendapatkan vaksin Covid-19 tidak harus aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Tambah 6.689, Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 650.000

Kasus sembuh Covid-19 bertambah 5.016, sehingga total menjadi 531.995 dan kasus meninggal bertambah 124 menjadi 19.514.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Jokowi : 70% Penduduk Disuntik Vaksin Covid-19 untuk Ciptakan Kekebalan Kelompok

Menurut Jokowi, kalau 70% penduduk Indonesia sudah disuntik vaksin Covid-19, maka 30% penduduk lainnya yang tidak mendapatkan vaksin dipastikan aman.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Jangan Ragu untuk Tes Antigen, RS Siloam Hospitals Tawarkan Paket Istimewa

Harga rapid tes antigen masih lebih terjangkau dibandingkan PCR tes.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Bingung Mau Tes Covid-19? Pilih Swab Antigen atau Rapid Antigen

Swab test antigen dan rapid test antigen ternyata memiliki satu kesamaan.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Bermacam-macam Tes Covid-19, Epidemiolog: Hanya Ada Tiga Jenis Tes yang Akurat

Inilah tiga tes Covid-19 yang mendapat rekomendasi dari para ahli.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Protokol Kesehatan dan Vaksin, Senjata Ampuh Memutus Mata Rantai Covid-19

Vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan secara disiplin merupakan “senjata penting” dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Hilangkan Lemak Sekaligus Membentuk Otot dengan EmSculpt NEO

Perawatan ini diperuntukkan pada semua kalangan yang ingin memperbaiki bentuk tubuhnya.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Satgas Covid-19: Vaksinasi Gratis Percepat Kekebalan Kelompok

Wiku Adisasmito mengatakan dengan memudahkan akses masyarakat terhadap vaksin diharapkan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

KESEHATAN | 17 Desember 2020

1.000 HPK Momen Penting untuk Ibu Mendidik Generasi Emas

1.000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas bagi tumbuh kembang anak.

KESEHATAN | 17 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS