Pemerintah Tetapkan Tarif Tertinggi Rapid Test Antigen Rp 250.000
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Tetapkan Tarif Tertinggi Rapid Test Antigen Rp 250.000

Jumat, 18 Desember 2020 | 20:56 WIB
Oleh : Dina Manafe, Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Bertasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) menetapkan batasan tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antigen-swab. Untuk Pulau Jawa ditetapkan sebesar Rp 250.000, dan di luar Pulau Jawa Rp 275.000. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) 4611 tahun 2020 yang ditandatangani Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemkes Abdul Kadir pada 18 Desember 2020.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemkes Azhar Jaya mengatakan, penetapan batasan tarif tertinggi ini sebagai bentuk kepastian terhadap disparitas harga pemeriksaan rapid test antigen-swab di fasilitas pelayanan kesehatan. Penetapan biaya ini melalui pembahasan bersama antara Kementerian Kesehatan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berdasarkan hasil survei dan analisis pada fasilitas pelayanan kesehatan.

“Batasan tarif pemeriksaan ini sebagai bentuk kepastian tarif pemeriksaan rapid tes antigen melalui pengambilan swab bagi masyarakat dan pemberi layanan, serta memberikan jaminan kepada masyarakat agar mudah mendapatkan layanan pemeriksaan rapid test antigen,” kata Azhar dalam konferensi pers di Kantor BPKP, Jumat (18/12/2020).

Dalam SE tersebut disebutkan bahwa besaran tarif tertinggi hanya berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid tes antigen-swab atas permintaan sendiri. Tidak berlaku bagi fasilitas pelayanan kesehatan yang mendapatkan hibah/bantuan alat/reagen/alat pelindung diri/bahan habis pakai dari pemerintah.

Menurut Azhar, yang membedakan tarif di Pulau Jawa berbeda dengan di luar Pulau Jawa terletak pada komponen antigennya, seperti cartridge. Antigen ini kontribusinya paling besar dalam pembentukan harga rapid tes antigen-swab. Untuk luar Pulau Jawa juga mempertimbangkan tambahan mata rantai, dan ongkos kirim, sehingga harganya berbeda dengan Pulau Jawa.

Rapid test antigen-swab atau tes cepat antigen swab merupakan salah satu cara untuk mendeteksi adanya materi genetik atau protein spesifik dari virus SARS CoV-2 penyebab Covid-19. Tes antigen swab dilakukan pada saat akan melakukan aktivitas perjalanan orang dalam negeri dengan masa berlaku selama 14 hari.

Untuk menjamin keamanannya, pemeriksaan rapid test antibodi harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi, berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan serta menggunakan standar operasional yang diyakini oleh tenaga kesehatan.

Deputi Pengawan Bidang Kemanan dan Pertahanan BPKP, Faisal mengatakan, pemerintah mendorong masyarakat melakukan rapid test antigen untuk mendeteksi lebih awal Covid-19. Tujuannya mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 yang meluas. Namun di lapangan, tarif rapid tes antigen ini variatif. Oleh karena itu perlu ditetapkan sehingga masyarakat mendapatkan harga terbaik, dan tidak memberatkan. Di sisi lain juga mendukung fasilitas kesehatan yang memberikan layanan rapid test ini agar tetap beroperasi.

Menurut Faisal, penetapan tarif tertinggi ini melalui pertimbangan matang sesuai dengan komponen dan bisnis prosesnya mulai pengambilan sampel, proses pengolahan sampel hingga pengelolaan limbah medis. Selain itu, diperhitungkan unsur-unsur seperti tenaga yang terlibat misalnya dokter spesialis patologi, tenaga kesehatan baik yang melakukan pengambilan swab, pengolahan maupun tenaga yang membuat surat keterangan, biaya habis pakai seperti reagen, coverall, dan biaya administrasi. “Angka yang ditetapkan sudah seefektif mungkin sehingga bisa dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat,” kata Faisal.

Menurut Faisal, pihaknya bersama Kemkes telah melakukan diskusi untuk menetapkan harga yang tidak memberatkan masyarakat. Selama dua hari pihaknya menghitung struktur biaya dengan mempertimbangkan bisnis proses dari rapid test antibodi-swab ini.

Azhar Jaya menambahkan, SE tentang batas tarif ini segera dikirimkan kepada seluruh kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, Ketua Asosiasi Klinik Indonesia, Ketua Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Indonesia, Ketua Asosisasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia, serta Ketua Ikatan Laboratorium Klinik Indonesia mengenai batasan tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antigen-swab.

Azhar meminta agar ketetapan tersebut dapat diikuti oleh seluruh fasilitas kesehatan baik pemerintah maupun swasta yang menyelenggarakan rapid test antigen-swab mandiri. “Kami tegaskan bahwa rumah sakit dan klinik swasta harus mengikuti kebijakan ini. Jadi (yang harga di atas ini) harus diturunkan, dan mengikuti surat edaran ini,” kata Azhar.

Fasilitas kesehatan yang melanggar ketetapan ini terancam sanksi, mulai pemberitahuan, pemanggilan sampai dengan pencabutan izin operasional tergantung dari berat ringannnya pelanggaran. Seluruh dinas kesehatan provinsi, kabupaten dan kota diminta untuk melakukan pengawasan terhadap fasilitas layanan kesehatan dalam hal pemberlakuan harga tertinggi pengambilan swab antigen tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menristek: Mobile Lab BSL-2 Optimalkan Testing Covid-19 Hingga Pelosok

Mobile lab BSL-2 mampu melakukan tes hingga 500 sampel per hari.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Kemkes: Vaksin Covid-19 Gratis Tanpa Persyaratan

Mereka yang mendapatkan vaksin Covid-19 tidak harus aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Tambah 6.689, Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 650.000

Kasus sembuh Covid-19 bertambah 5.016, sehingga total menjadi 531.995 dan kasus meninggal bertambah 124 menjadi 19.514.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Jokowi : 70% Penduduk Disuntik Vaksin Covid-19 untuk Ciptakan Kekebalan Kelompok

Menurut Jokowi, kalau 70% penduduk Indonesia sudah disuntik vaksin Covid-19, maka 30% penduduk lainnya yang tidak mendapatkan vaksin dipastikan aman.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Jangan Ragu untuk Tes Antigen, RS Siloam Hospitals Tawarkan Paket Istimewa

Harga rapid tes antigen masih lebih terjangkau dibandingkan PCR tes.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Bingung Mau Tes Covid-19? Pilih Swab Antigen atau Rapid Antigen

Swab test antigen dan rapid test antigen ternyata memiliki satu kesamaan.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Bermacam-macam Tes Covid-19, Epidemiolog: Hanya Ada Tiga Jenis Tes yang Akurat

Inilah tiga tes Covid-19 yang mendapat rekomendasi dari para ahli.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Protokol Kesehatan dan Vaksin, Senjata Ampuh Memutus Mata Rantai Covid-19

Vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan secara disiplin merupakan “senjata penting” dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Hilangkan Lemak Sekaligus Membentuk Otot dengan EmSculpt NEO

Perawatan ini diperuntukkan pada semua kalangan yang ingin memperbaiki bentuk tubuhnya.

KESEHATAN | 18 Desember 2020

Satgas Covid-19: Vaksinasi Gratis Percepat Kekebalan Kelompok

Wiku Adisasmito mengatakan dengan memudahkan akses masyarakat terhadap vaksin diharapkan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

KESEHATAN | 17 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS