BPOM Awasi Mutu Vaksin Covid-19 di Jalur Distribusi
Logo BeritaSatu

BPOM Awasi Mutu Vaksin Covid-19 di Jalur Distribusi

Selasa, 5 Januari 2021 | 17:19 WIB
Oleh : Dina Manafe / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac sudah mulai didistribusikan. Sejak Minggu (3/1/2021) Bio Farma selaku distributor mulai melakukan pengiriman perdana vaksin Covid-19 atau CoronaVac ke 14 provinsi. Distribusi dilakukan bertahap ke 34 provinsi sebelum tiba hari pelaksanaan vaksinasi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyampaikan bahwa distribusi dilakukan jauh-jauh hari mengingat luasnya wilayah Indonesia, sehingga perlu upaya besar untuk pendistribusian sampai ke titik-titik penyuntikan. Pengiriman lebih cepat dilakukan juga untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, dan persiapan bagi petugas di daerah.

Untuk memastikan mutu vaksin tetap terjaga, BPOM melakukan pengawasan dan pemantauan sepanjang jalur distribusi. Mulai keluar dari industri farmasi hingga digunakan dalam pelayanan vaksinasi kepada sasaran.

“Ini penting karena vaksin merupakan produk yang rentan mengalami kerusakan jika suhu penyaluran dan penyimpanan tidak sesuai persyaratan, yaitu pada suhu 2 hingga -8 derajat celcius,” kata Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito dalam keterangan pers, Selasa (5/1/2021).

Menurut Penny, pengawasan dan pemantauan mutu vaksin ini dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di seluruh Indonesia terhadap sarana industri, distributor, instalasi farmasi provinsi, instalasi farmasi kabupaten, atau sarana pelayanan kesehatan.

Untuk mengawal keamanan vaksin Covid-19 setelah persetujuan penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) diberikan, BPOM akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Komite Nasional dan Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas dan Komda PP KIPI) untuk melakukan pemantauan kejadian ikutan pascaimunisasi atau KIPI.

Pemantauan dilakukan terhadap pelaporan yang diterima dari tenaga kesehatan atau industri farmasi pemilik vaksin maupun masyarakat untuk memastikan keamanan vaksin setelah beredar. Selain itu, sesuai pedoman WHO, akan dilakukan juga surveilans aktif terhadap KIPI khusus oleh Kementerian Kesehatan, Komnas/Komda PP KIPI, BPOM bersama WHO.

Industri farmasi pemegang EUA berkewajiban untuk terus memberikan jaminan keamanan, khasiat, dan mutu vaksin CoronaVac selama di peredaran dengan melakukan monitoring dan pelaporan secara berkala kepada BPOM.

Laporan yang perlu disampaikan adalah hasil monitoring penyaluran vaksin setiap 2 minggu sekali melalui sistem elektronik dan hasil pemantauan farmakovigilans secara aktif setiap bulan. Dikecualikan jika ada efek samping serius, maka laporan harus disampaikan ke BPOM dalam waktu 24 jam sebagai laporan awal sejak mengetahui adanya informasi tersebut. Industri farmasi pemilik EUA juga harus memastikan terlaksananya pelaporan oleh distributor dan rumah sakit atau puskesmas.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes: Diawali di Pusat, Vaksinasi Akan Dilakukan Serentak di Daerah

Usai penyuntikan pertama kepada Presiden Jokowi beserta jajaran Kabinet Indonesia Maju dan pejabat di tingkat pusat, keesokan harinya digelar serentak di daerah

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Update Covid-19: Tambah 7.445, Kasus Positif di Indonesia Jadi 779.548

Kasus Covid-19 di Indonesia selama 24 jam terakhir hingga Selasa (5/1/2021) pukul 12.00 WIB bertambah 7.445. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 779.548.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Pekan Depan 15 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19 Akan Tiba di Tanah Air

Jokowi mengatakan sebanyak 15 juta bahan baku vaksin Covid-19 akan datang ke Tanah Air pada pekan depan.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Tiga Resolusi Hidup Lebih Sehat di Tahun 2021

Awal tahun merupakan saat yang tepat untuk menentukan resolusi baru.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

700.000 Vaksin Covid-19 Telah Dikirim ke 34 Provinsi

PT JakLingko Indonesia akan mempersiapkan semua pengintegrasian tarif dan tiket antarmoda di Jabodetabek.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

13 Januari, Presiden Joko Widodo Divaksinasi Covid-19

Presiden Joko Widodo akan menerima vaksin Sinovac pekan depan.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Sebanyak 1,2 Juta Vaksin Coronavac Lulus Uji Sertifikasi Lot Release

BPOM telah melakukan sampling dan pengujian vaksin saat kedatangannya di Bandara Soekarno - Hatta.

NASIONAL | 4 Januari 2021

Vaksinasi Akan Rampung Selama 15 Bulan untuk 181,5 Juta Jiwa

Pemerintah mengatakan pemerintah akan melaksanakan program vaksinasi Covid-19 dalam kurun waktu selama 15 bulan.

NASIONAL | 4 Januari 2021

1,2 Juta Vaksin Covid-19 Lulus Uji Sertifikasi Lot Release

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan sampling dan pengujian vaksin saat kedatangannya di Bandara Soekarno - Hatta.

KESEHATAN | 4 Januari 2021

Ini Penyakit yang Ditanyakan Saat Vaksinasi Covid-19

Ada sekitar 16 pertanyaan mengenai kondisi kesehatan yang wajib diisi oleh calon penerima vaksin.

KESEHATAN | 4 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS