Epidemiolog: Izin Darurat BPOM Harus Keluar Sebelum Presiden Divaksinasi
Logo BeritaSatu

Epidemiolog: Izin Darurat BPOM Harus Keluar Sebelum Presiden Divaksinasi

Selasa, 5 Januari 2021 | 23:59 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Jokowi bakal mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pada 13 Januari 2021. Sementara Gubernur Jateng dan Banten juga menyatakan vaksinasi di wilayahnya dimulai pada 14 Januari 2021 mendatang. Pemerintah tampaknya sudah yakin bahwa sebelum tanggal tersebut izin darurat penggunaan vaksin atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah keluar sebab vaksin produk Sinovac baru bisa dipakai bila sudah mendapatkan EUA.

Menurut epidemiolog Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani, sebelum disuntikkan kepada presiden, vaksin harus sudah mengantongi EUA. Masyarakat diminta tidak ragu dan khawatir terhadap keamanan dan efektivitas vaksin Sinovac yang dalam waktu dekat disuntikkan. Ketika BPOM sudah mengeluarkan EUA, maka vaksin dipastikan aman.

Ia mengatakan, saat mengeluarkan EUA, BPOM tentu mengutamakan unsur kehati-hatian dan tidak mendapatkan tekanan tertentu dari produsen vaksin.

"Jika izin EUA sudah keluar masyarakat harus menerima dan BPOM bertanggung jawab terhadap vaksin tersebut," katanya kepada Suara Pembaruan, Selasa (5/1/2021).

Laura menjelaskan, keluarnya EUA melewati berbagai tahapan seperti analisis uji klinis, efikasi dan keamanan. Data berbagai unsur penting tersebut dihimpun dari berbagai negara tidak hanya di Indonesia. Kesimpulan dari berbagai data tersebutlah yang dijadikan panduan terbitnya EUA.

Vaksin Sinovac hanya akan diberikan kepada masyarakat setelah mendapat EUA dari BPOM yang menjamin keamanan dan kemanjuran vaksin. Saat ini BPOM sedang menganalisis data sementara dari uji klinis di Brasil, Turki, dan Indonesia.

Menurut Laura, langkah pemerintah untuk mempercepat distribusi vaksin seharusnya diimbangi komunikasi ke publik yang memadai. Sebab, banyak anggapan bahwa, saat vaksin sudah didistribusikan maka program vaksinasi akan secepatnya dimulai.

"Melihat kondisi wilayah Indonesia yang luas, pemerintah mulai mendistribusikan vaksin, sehingga ketika EUA keluar maka vaksinasi dapat langsung dilakukan," tuturnya.

Selain itu, kapasitas penyimpanan vaksin di pusat yang terbatas bisa jadi menjadi alasan, vaksin segera didistribusikan sehingga masing-masing dinas kesehatan membantu penyimpanannya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Antrean Pasien Covid-19 Menumpuk, ARSSI Minta Pemerintah Buka Luas RS Rujukan

ARSSI menyarankan agar pemerintah dapat memberikan kesempatan para rumah sakit swasta nonrujukan untuk menangani lonjakan pasien Covid-19.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Cegah Gelombang Kedua Pandemi, Indonesia Perlu Belajar dari Negara Lain

Fenomena terjadi karena pandemi ini panjang sekali, yang diuji ketahanan bangsa dan pemerintah yang kolaborasi dengan masyarakat sendiri.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

BPOM: Tidak Ada Efek Serius Vaksin Covid-19

BPOM mengaku sudah melakukan uji klinis terhadap vaksin Covid-19 Sinovac.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Tingkat Keterisian Ruang ICU dan Isolasi di 9 Provinsi Sudah di Atas 70%

Menurut Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, keterisian tempat tidur di ruang ICU dan isolasi rumah sakit di Indonesia semakin meningkat dan mengkhawatirkan.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Kasus Kematian Akibat Covid-19 Naik 0,3%, Kasus Kesembuhan Naik 11,9%

Kasus kematian Covid-19 mengalami kenaikan sebesar 0,3%, sedangkan angka kasus kesembuhan juga bergerak naik sebesar 11,9% pada pekan ini.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Pemerintah Kerja Keras Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

Upaya dan kerja keras pemerintah dalam mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19 tidak akan berhasil tanpa partisipasi dari masyarakat.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Asupan Suplemen Bantu Jaga Imunitas di Era New Normal

Pandemi Covid-19 membuka pandangan masyarakat tentang pentingnya menjaga imunitas tubuh.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

BPOM Awasi Mutu Vaksin Covid-19 di Jalur Distribusi

Sejak Minggu (3/1/2021) Bio Farma selaku distributor mulai melakukan pengiriman perdana vaksin Covid-19 atau CoronaVac ke 14 provinsi.

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Menkes: Diawali di Pusat, Vaksinasi Akan Dilakukan Serentak di Daerah

Usai penyuntikan pertama kepada Presiden Jokowi beserta jajaran Kabinet Indonesia Maju dan pejabat di tingkat pusat, keesokan harinya digelar serentak di daerah

KESEHATAN | 5 Januari 2021

Update Covid-19: Tambah 7.445, Kasus Positif di Indonesia Jadi 779.548

Kasus Covid-19 di Indonesia selama 24 jam terakhir hingga Selasa (5/1/2021) pukul 12.00 WIB bertambah 7.445. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 779.548.

KESEHATAN | 5 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS