Kemristek Dorong GeNose Jadi Alat Screening Covid-19 Resmi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-7.99)   |   COMPOSITE 6109.17 (-129.78)   |   DBX 1194.89 (-11.73)   |   I-GRADE 181.466 (-4.58)   |   IDX30 517.087 (-11.81)   |   IDX80 138.626 (-3.62)   |   IDXBUMN20 407.246 (-17.39)   |   IDXESGL 143.602 (-3.12)   |   IDXG30 142.274 (-3.48)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-11.92)   |   IDXQ30 148.355 (-3.37)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.75)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.73)   |   INFOBANK15 1047.79 (-12.16)   |   Investor33 444.391 (-8.03)   |   ISSI 179.418 (-4.68)   |   JII 631.935 (-18.62)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-28.43)   |   LQ45 963.139 (-22.62)   |   MBX 1681.26 (-38.74)   |   MNC36 327.223 (-6.39)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.97)   |   SMInfra18 313.073 (-11.44)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-6.25)   |  

Kemristek Dorong GeNose Jadi Alat Screening Covid-19 Resmi

Kamis, 7 Januari 2021 | 17:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Alat pendeteksi Covid-19, GeNose C19 ciptaan Universitas Gadjah Mada, dan CePAD karya Universitas Padjajaran akan diproduksi massal. Khusus GeNose C19, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) menargetkan akan memproduksi 5.000 unit pada Februari, kemudian meningkat 10.000 pada Maret, dan 30.000 hingga 40.000 per bulan berikutnya.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek), Bambang Brodjonegoro mengatakan, konsorsium bisa memproduksi alat screening Covid-19 ini dalam jumlah besar, tetapi itu tergantung pada permintaan pasar. Untuk itu, ia mengimbau seluruh pemangku kepentingan yang melakukan pelacakan kasus Covid-19 dengan screening awal untuk menggunakan produk buatan anak bangsa ini.

“Kuncinya sekarang di demand atau permintaan. Jadi kami imbau berbagai pihak yang punya kewenangan untuk melakukan tracing atau pelacakan kasus Covid-19, supaya pengadaan alat-alatnya mengutamakan produk buatan Indonesia sendiri,” kata Bambang saat penyerahan kedua produk inovasi tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Kantor Kemko PMK, Kamis (7/1/2021).

Bambang mengatakan, konsorsium yang tediri dari lima perusahaan akan melakukan produksi massal. Kemristek memberi dukungan dengan mencarikan industri untuk memprodiksi dalam jumlah lebih banyak lagi tetapi dengan standar yang terjaga.

Bambang minta agar penggunaan alat-alat rapid test Covid-19 mendahulukan inovasi dalam negeri. Tugas Kementerian Kesehatan (Kemkes), Satgas Covid-19 dan KPCPEN adalah memasukkan GeNose C19 dan CepaD sebagai alat screening cepat atau rapid test resmi untuk Covid-19.

Jadikanlah sebagai bagian dari pelacakan (tracing) kasus yang resmi diakui. Dengan ditetapkan secara resmi, akan jadi rujukan semua pihak untuk menggunakan alat ini.

“Begitu masuk daftar, itu akan mendorong pemakaian yang lebih besar. Kalau sudah masuk daftar, banyak sekali order datang dari berbagai pihak terutama swasta dan daerah. Tapi harus dinyatakan bahwa ini adalah yang resmi,” kata Bambang.

Bambang mengatakan, GeNose C19 bisa dipergunakan di tempat yang tingkat trafik atau mobilitas orang tinggi, seperti stasiun kereta, terminal bus, dan bandara. Juga perkantoran, pabrik, dan tempat keramaian seperti pusat-pusat perbelanjaan.

Screening dengan GeNose disarankan dilakukan setiap hari. Untuk perkantoran misalnya,bisa dilakukan setiap hari bagi para karyawan sehingga semua orang yang bekerja di dalam kantor mengetahui statusnya negatif. Ini sangat memungkinkan karena karena cara kerja GeNose yang sangat cepat, tidak sampai 5 menit.

“Karena alat ini sangat murah dan mudah. Tidak perlu diambil darah atau swab, tapi cukup dengan hembusan napas,” kata Bambang.

Diketahui, GeNose C19 adalah alat screening cepat untuk mendeteksi Covid-19 yang dikembangkan oleh UGM. Alat ini hanya mendeteksi seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak hanya dengan hembusan napas. Sensitifitasnya untuk mendeteksi Covid-19 mencapai 92%, dan spesifikasinya lebih tinggi 95%.

Caranya dengan menghirup nafas dua kali, kemudian diembuskan melalui pipa kantong plastik khusus. Pipa itu kemudian dipasang ke lubang di GeNose. Berjalanlah proses screening yang bisa dilihat di layar monitor. Hasilnya keluar dalam 50 detik, negatif atau positif Covid-19.

Muhadjir mempraktikan sendiri cara deteksi dengan GeNose C19 dan terkesan dengan prosesnya yang sangat cepat.

Muhadjir mengatakan, karya-karya insan akademis ini dapat menjadi semangat yang memicu anak bangsa untuk menciptakan inovasi dan pengabdian untuk bangsa Indonesia. Muhadjir memberikan apresiasi kepada Menristek yang sudah mengoordinasikan dan memfasilitasi produk-produk inovasi karya anak bangsa.

Dia juga berharap Kemristek dapat menghubungkan produk inovasi ini dengan industri agar dapat di produksi secara masif, dengan biaya yang murah terjangkau, dan tingkat akurasi yang bisa diandalkan.

“Kita sangat memerlukan ketersediaan alat rapid test guna memutus mata rantai penyebaran, terlebih saat terjadi peningkatan kasus akhir-akhir ini,” kata Muhadjir



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Warteg dan Warkop Tak Diatur, Epidemiolog: Regulasi PPKM Belum Sampai ke Akar Rumput

Padahal, risiko penularan di tempat tersebut juga tinggi.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Satgas Covid-19: Desember 2020, Tingkat Kepatuhan Protokol Kesehatan Semakin Menurun

Grafik rata-rata kepatuhan protokol kesehatan memakai masker menunjukkan penurunan dari pekan ketiga September hingga pekan keempat Desember 2020 sebesar 28%.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Pulau Jawa dan Bali Jadi Kontributor Besar Peningkatan Kasus Aktif dan Kematian Covid-19

Bahkan pada Desember 2020, sebanyak 129.994 kasus dikontribusikan oleh kedua pulau ini.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Hoax di Medsos Sumber Kekhawatiran Takut Divaksin

Banyak informasi maupun berita bohong dari luar negeri yang langsung dikutip bulat-bulat oleh media online tertentu tanpa menguji kebenaran dari berita itu.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Indonesia Dapatkan Akses 108 Juta Vaksin Covid-19 Gratis dari GAVI

Akses terhadap 108 juta vaksin Covid-19 gratis didapatkan usai Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan menandatangani formulir part B vaksin GAVI COVAX Facility.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Bio Farma Harus Solid dan Pacu Kesiapan Vaksinasi Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir menilai Bio Farma siap memantau pergerakan vaksin yang sudah dikirim ke 34 provinsi.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Kasus Covid-19 Pecah Rekor, Jakarta Sumbang 2.398 Kasus Baru

Setelah Jakarta, penyumbang terbanyak kedua adalah Jawa Barat sebanyak 1.416, lalu Jawa Tengah sebanyak 998, Jawa Timur 948 dan Kalimantaran Timur 479.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Tekan Laju Penularan Covid-19, Mobilitas Masyarakat di Jawa-Bali Dibatasi

Pembatasan kegiatan masyarakat di Pulau Jawa dan Bali dimulai pada 11-25 Januari 2021.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Tambah 9.321, Kasus Covid-19 Kembali Pecah Rekor

Penambahan sebanyak 9.321 pada hari ini, memecahkan rekor sebelumnya yang terjadi Rabu (6/1/2021) kemarin sebanyak 8.854.

KESEHATAN | 7 Januari 2021

Menko Perekonomian Tegaskan PPKM Berbeda dengan PSBB

"Ini bukan menghentikan seluruh kegiatan, jadi kegiatan sektor esensial, baik pangan, energi, perhotelan, bisa berjalan,” kata Airlangga.

KESEHATAN | 7 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS