Selama Stok Cukup, Vaksinasi Covid-19 Bisa Selesai dalam Setahun
Logo BeritaSatu

Selama Stok Cukup, Vaksinasi Covid-19 Bisa Selesai dalam Setahun

Selasa, 12 Januari 2021 | 06:52 WIB
Oleh : Dina Manafe / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Pemerintah menargetkan program vaksinasi akan dilaksanakan selama 15 bulan mulai pada Januari 2021 sampai Maret 2022. Presiden Jokowi sendiri meminta agar pelaksanaan vaksinasi selesai dalam satu satu tahun. Dengan jumlah sasaran yang divaksinasi 181,5 juta orang, apakah waktu setahun cukup realistis?

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr Siti Nadia Tarmizi, program vaksinasi bisa diupayakan selesai dalam satu tahun. Nadia optimistis ini bisa terlaksana karena sebelumnya Indonesia sudah punya pengalaman dalam vaksinasi. Ia mencontohkan untuk vaksin campak dan rubella atau measles rubella (MR) dengan target 20 juta anak selesai dalam waktu dua bulan.

Untuk vaksin Covid-19 dengan target 181,5 juta orang dalam satu tahun bisa tercapai. Ini dimungkinkan bila seluruh sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan yang ada bergerak untuk menyukseskan vaksinasi. Namun lagi-lagi Nadia mengatakan semua itu tergantung pada ketersediaan vaksin.

“Kalau semua fasyankes bergerak, dan jumlah vaksinator bertambah ya kita cukup optimistis cukup setahun pun bisa. Tapi selama vaksinnya ada. Isu utamanya sekarang di ketersediaan vaksinnya,” kata Nadia kepada, Senin (11/1/2021).

Menurut Nadia, dari sisi tenaga, saat ini sudah ada 31.000 vaksinator yang siap melaksanakan vaksinasi. Jumlah ini terus bertambah ke depannya sesuai kebutuhan. Saat ini satu vaksinator bisa memvaksinasi 20 orang. Jumlah ini terus ditingkatkan, sehingga satu vaksinator bisa memberikan vaksinasi kepada 40 orang. Untuk itu, waktu pelayanan harus ditambah. Misalnya satu fasilitas kesehatan minimal harus menyediakan 3 sesi layanan. Karena kalau hanya membuka satu sesi layanan, otomatis kemampuan faskes untuk memberikan layanan vaksin itu akan terbatas.

“Kalau hanya satu sesi, satu vaksinator hanya bisa 20 orang divaksinasi. Tapi kalau buka tiga sesi dari pagi, siang dan sore, maka jumlah orang yang divaksin tentu lebih banyak,” kata Nadia.

Nadia juga mengatakan, dengan telah diterbitkannya emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan dalam kondisi darurat vaksin Covid-19 produksi Sinovac, maka vaksinasi sudah dipastikan dilaksanakan pada 15 Januari 2021. Sebanyak 1,3 juta tenaga kesehatan akan mendapatkan prioritas pertama untuk divaksin. Untuk vaksinasi sasaran ini menggunakan 3 juta vaksin Sinovac yang sudah didistribusikan ke 34 provinsi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes: Pandemi Tidak Bisa Diselesaikan dengan Program Pemerintah Saja

Menkes mengakui pemerintah pusat khususnya Kementerian Kesehatan tidak bisa menyelesaikan pandemi Covid-19 tanpa adanya kerja sama dari berbagai pihak.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

AFC Komitmen Hadirkan Produk Makanan Sehat di RI

Produk AFC Indonesia diharapkan menjadi andalan membantu menjaga kebugaran masyarakat.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Izin Darurat Vaksin Covid-19 Terbit, Ini Hasil Lengkap Uji Kliniknya

Izin dikeluarkan setelah BPOM selesai melakukan evaluasi terhadap data-data dukung dari aspek keamanan, mutu dan khasiat atau efikasi vaksin tersebut.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Kehadiran Mobile Lab Perkuat Pemeriksaan Spesimen Covid-19

Kemristek memberikan hibah 1 unit Mobile BSL-2 yang dikembangkan BPPT kepada Pemkot Bogor.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Menkes Minta OTG Covid-19 Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah

Kondisi tenaga kesehatan dinilai sudah mengalami kelelahan dalam penanganan pasien Covid-19.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Masih di Atas 2.000

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan kasus harian Covid-19 tertinggi pada Senin (11/1/2021) yakni mencapai 2.461.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Kemkes Akan Tambah 14.000 Dokter dan Perawat

Selain itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga akan menambah obat-obatan dan fasilitas kesehatan lainnya dalam upaya penanganan Covid-19.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Ini Alasan BPOM Keluarkan Izin Darurat Vaksin Covid-19

BPOM mengungkap alasan mengeluarkan izin penggunaan dalam kondisi darurat vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Menkes Minta Semua RS Sediakan 30%-40% Tempat Tidurnya untuk Pasien Covid-19

Selama ini rasio penggunaan tempat tidur rumah sakit masih rendah tetapi sudah penuh untuk pasien Covid-19.

KESEHATAN | 11 Januari 2021

Kebutuhan Tempat Tidur Pasien Covid-19 Naik 140%

Kebutuhan tempat tidur ini menjadi masalah yang akan dihadapi sampai akhir Januari 2020.

KESEHATAN | 11 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS