Laporan Efek Samping Vaksinasi Covid-19 Belum Ditemukan
Logo BeritaSatu

Laporan Efek Samping Vaksinasi Covid-19 Belum Ditemukan

Minggu, 17 Januari 2021 | 07:20 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Program vaksinasi yang telah dimulai, Rabu (13/1/2021) jadi tonggak upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi rakyat Indonesia serta mengurangi laju penularan Covid-19 yang menimbulkan kesakitan dan kematian bagi rakyat Indonesia. Masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi serta tidak mengkhawatirkan dampak serius dari vaksin Covid-19.

“Alhamdulillah sampai saat ini (15/1/2021) belum ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius yang terjadi, jadi apabila ada kejadian yang tidak diinginkan atau kejadian luar biasa masyarakat harus melapor ke fasilitas kesehatan. Nanti laporan dicatat dan akan ditindaklanjuti Komisi Daerah dan Komisi Nasional KIPI yang merupakan komite independen dalam mengkaji hal ini,” terang Prof. DR. Dr. Hindra Irawan Satari, SpA(K), MTropPaed, Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI), dalam keterangan resminya, Sabtu (16/1/2021).

Mengenai KIPI, Profesor Hindra mengatakan bahwa hal ini merupakan dampak alamiah dari produk vaksin. Mengingat, vaksin ini merupakan produk biologis, sehingga pada waktu dimasukkan ke dalam tubuh maka reaksi alamiahnya adalah menimbulkan reaksi lokal di tempat suntikan berupa kemerahan, pegal, bahkan menimbulkan demam, namun data menunjukkan gejala-gejala tadi jumlahnya kurang dari 1% dan bisa hilang dengan sendirinya.

“Vaksin ini sudah kita uji baik di luar negeri maupun di dalam negeri dan hasilnya telah kita peroleh sehingga memberikan tambahan perlindungan yang cukup bagi kita dan melengkapi usaha- usaha pencegahan yang kita lakukan,” jelasnya.

Menanggapi banyaknya masyarakat yang masih khawatir dengan efek dari vaksin Hindra berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh adanya berita tidak benar terkait vaksin Covid-19 ini. Masyarakat sebetulnya tidak perlu khawatir dan jangan mudah percaya berita- berita hoaks yang beredar terutama berita terkait vaksin yang mampu berdampak serius.

“Badan Pengawas Obat dan Makanan tidak mungkin memberikan izin penggunaan apabila vaksin Covid-19 terbukti tidak aman,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IDI: Vaksin Mandiri Dorong Keberhasilan Target Pemerintah

IDI mengatakan alangkah lebih baik jika vaksinasi mandiri ini bisa dilakukan oleh perusahaan swasta dan rumah sakit swasta dengan biaya pribadi.

KESEHATAN | 17 Januari 2021

Sukmo Harsono Siap Jadi Dubes Pertama yang Divaksin

Pemberian vaksin di Republik Panama akan dilakukan secara empat tahap.

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Masyarakat Diminta Tidak Ragu Divaksinasi

Panglima TNI menegaskan kepada seluruh prajurit di TNI serta masyarakat untuk turut serta menyukseskan program vaksinasi gratis tersebut.

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Masker dan Vaksin Sama Penting untuk Melawan Covid-19

Setelah adanya vaksinasi, masyarakat harus terus disiplin menjalankan protokol kesehatan.

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta dan Jabar Juga Pecah Rekor

Tak hanya secara nasional, rekor penambahahan kasus ini juga terjadi di provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar).

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Januari, Waktunya Deteksi Dini Kanker Serviks

Angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks di Indonesia masih tertinggi kedua setelah kanker payudara.

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Bertambah 14.224, Kasus Covid-19 Pecah Rekor 4 Hari Beruntun

Kasus harian Covid-19 empat hari secara beruntun mengukir rekor baru. Kali ini, terdapat penambahan kasus baru 14.224.

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Kematian Covid-19 Dunia Tembus 2 Juta

Tingkat kematian semakin cepat.

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Epidemiolog: Kasus Covid-19 Naik karena Peningkatan Pemeriksaan Spesimen

Epidemiolog mengatakan naiknya kasus Covid-19 akhir-akhir ini, karena ada peningkatan pemeriksaan spesimen di era Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

KESEHATAN | 16 Januari 2021

Masyarakat Tidak Perlu Khawatir, Vaksin Sinovac Aman dan Efektif

Ketua Umum PB IDI mengimbau masyarakat agar kepercayaan terhadap vaksin tidak berdasarkan merek atau basis negara, tapi harus berdasarkan aspek ilmiah.

KESEHATAN | 16 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS