Logo BeritaSatu

Indonesia Wajib Membangun Sistem Kesehatan Publik Tangguh

Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:21 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, krisis global yang terjadi saat ini berbeda tipikalnya dengan krisis yang terjadi pada tahun 1998, 2008, dan 2013. Pada tiga krisis terdahulu, persoalan muncul dan membesar dari industri keuangan. Saat ini, krisis terjadi karena dipicu merebaknya virus SARS-CoV-2.

“Ini adalah krisis kesehatan yang berujung pada krisis ekonomi. Sayangnya, resep mengatasi krisis kesehatan ini adalah lockdown. Saat lockdown, kontak fisik berkurang drastis. Padahal, kontak fisik adalah pilar utama dalam menjamin berputarnya roda perekonomian di seluruh negara,” kata Menkes melalui keterangan tertulis yang diterima, pada Sabtu (23/1/2021).

Menkes hadir sebagai keynote speaker pada acara Sharing Session Global Networking Night bertema “Creative Economic and Health Policies Post Covid,” yang digelar pada Kamis (21/1/2021). Pembicara lainnya adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan Presiden Harvard Club of Indonesia (HCI) yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hukum dan Regulasi Melli Darsa.

Di hadapan para alumni Harvard Colleges and sekitar 11 Graduate Schools, Menkes mengungkapkan bahwa perbaikan ekonomi tidak akan terjadi selama masyarakat masih takut untuk berinteraksi dan keluar rumah. Kepercayaan dan rasa aman harus dimunculkan pada diri masing-masing orang, agar masyarakat tidak takut beraktivitas di luar rumah melalui penerapan kebijakan yang tepat di sektor kesehatan.

“Ada empat strategi pemulihan kepercayaan publik yang harus dilakukan sesuai rekomendasi World Health Organization (WHO),” jelas Menkes.

Pertama, diagnosa melalui testing, tracing, and treatment (3T). Kedua, jaminan adanya terapi yang tepat di rumah sakit dan penggunaan obat-obatan ketika Anda sakit. Ketiga, pemberian vaksin, dan keempat yakni meningkatkan kualitas sistem kesehatan publik,” ujarnya.

Menurut Menkes, pembangunan sistem kesehatan publik yang bagus harus dimulai sejak sekarang agar Indonesia tidak lagi kesulitan menghadapi potensi kemunculan pandemi di masa depan.

Selain itu, gerakan bersama harus dilakukan guna mendorong perubahan cara hidup dan perilaku masyarakat pasca-pandemi.

Dengan perubahan cara hidup dan pembiasaan praktik preventif alih-alih kuratif, akan ada banyak keuntungan yang diperoleh masyarakat. Selain hidup lebih sehat, produktivitas dan biaya untuk mengatasi masalah kesehatan akan berkurang.

“Cara hidup sebelum dan sesudah pandemi akan berbeda. Kita harus menerima itu meski sulit untuk dilakukan. Kedua, saya akan memastikan strategi diagnosa melalui testing, tracing, dan treatment dilakukan secara baik hingga kita bisa melandaikan kurva. Upaya melandaikan kurva adalah strategi epidemiologis standar yang selama ini belum kita lakukan secara baik,” tuturnya.

Ia juga menjamin pemenuhan hak setiap warga negara Indonesia untuk mendapat vaksin Covid-19 secara gratis. Sebab, ada dua prinsip yang harus dipahami pihak-pihak yang hendak membantu proses vaksinasi di Indonesia.

Pertama, sangat penting untuk tidak membuat impresi bahwa ada suatu kelompok yang dapat vaksin lebih dulu dibanding kelompok lain. Kedua, hak masyarakat mendapat vaksin gratis harus dijaga.

“Apabila ada masyarakat yang tidak mau vaksin gratis, mereka bisa memilih jenis, tempat, dan waktu vaksinasi secara bebas yang tentunya tidak gratis. Pakai uang kalian sendiri, tapi kalian harus jamin vaksin diberikan gratis ke keluarga atau karyawan,” ujarnya.

Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, saat ini kementeriannya sedang fokus mengimplementasi disiplin protokol kesehatan pada seluruh lini industri pariwisata dan ekonomi kreatif, sambil mempersiapkan program-program penanggulangan dampak pandemi pada sektor Parekraf. Dukungan di antaranya diberikan dalam bentuk memfasilitasi akomodasi kepada para tenaga medis, pasien yang harus dikarantina.

“Prioritas kami sekarang adalah berupaya bersama K/L terkait dalam merencanakan program-program stimulus agar pariwisata dan ekonomi kreatif kita bisa segera bangkit. Karena, menyangkut nasib lebih dari 30 juta pekerja sektor ini,” kata Sandiaga.

Dalam kurun 6-12 bulan ke depan, Kemparekraf akan fokus meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara. Selain itu, upaya membangun ekosistem wisata kesehatan (healthy tourism), digital, dan berkelanjutan akan dilakukan seiring mulai bergesernya minat masyarakat untuk melancong ke objek-objek wisata alam dan budaya.

“Kondisi industri pariwisata belum bisa kembali ke titik normal sampai tiga pilar utama penanganan pandemi dilakukan secara baik dan disiplin, yakni proses vaksinasi, 3 T (testing, tracing, and treatment), serta 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker). Prediksi kami, butuh waktu 3-4 tahun bagi industri pariwisata untuk pulih seperti sedia kala,” ujarnya.

Presiden Harvard Club of Indonesia (HCI) yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hukum dan Regulasi, Melli Darsa mengatakan, kesiapan sektor kesehatan menjadi kunci untuk pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi. Selain itu, perhatian khusus harus diberikan terhadap upaya pemerintah segera memulihkan industri kreatif dan pariwisata yang menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia.

“Vaksin memang menjadi game changer. Dengan adanya vaksin dan vaksinasi telah dimulai di sejumlah negara termasuk Indonesia, kita bisa mulai segera menyusun strategi post-pandemic period, terutama untuk membangun kembali ekonomi dan kehidupan masyarakat, dan tentunya bagaimana roadmap dan strategi untuk memulihkan kembali sektor pariwisata yang adalah salah satu primadona ekonomi nasional,” ujar Melli.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragedi Kanjuruhan, GMPI Jawa Timur: "Aremania vs Gas Air Mata"

Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Jawa Timur (Jatim) menyayangkan terjadinya tragedi Kanjuruhan, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Komnas HAM Kirim Tim Usut Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 174 Orang

Komnas HAM turunkan tim penyelidikan terkait tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Malang yang dilaporkan telah tewaskan 174 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Komnas HAM Minta Polisi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Nilai Sepak Bola Kerap Pancing Suporter Emosi

Mahfud MD menyampaikan penyesalan pemerintah atas terjadinya tragedi Kanjuruhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 2 Oktober 2022

Ahmad Sahroni Kecam Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengecam pengunaan gas air mata dalam kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

NEWS | 2 Oktober 2022

Komnas HAM Kantongi Berbagai Video Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Komnas HAM mengantongi berbagai video terkait kerusuhan Kanjuruhan seusai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya di Malang.

NEWS | 2 Oktober 2022

174 Tewas di Tragedi Kanjuruhan, Salah Satu Bencana Stadion Terburuk di Dunia

174 orang tewas terinjak-injak pada pertandingan sepak bola Indonesia yang dikenal dengan tragedi Kanjuruhan dan menjadi salah satu bencana stadion terburuk di dunia.

NEWS | 2 Oktober 2022

Segera ke Malang, Mantan CEO Arema: Saya Ingin Bersama Aremania

Mantan CEO Arema, Agoes Soerjanto segera bergegas ke Malang, karena ingin bersama-sama dengan Aremania, usai tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Viral, Tragedi Kanjuruhan Malang Jadi Sorotan Media Tiongkok

Kerusuhan maut pascapertandingan sepak bola Arema FC-Persebaya atau tragedi Kanjuruhan menjadi sorotan sejumlah media Tiongkok.

NEWS | 2 Oktober 2022

Apa Bahaya Gas Air Mata? Ini Penjelasan Prof Tjandra Yoga

Prof Tjandra Yoga Aditama menjelaskan ada lima tentang gas air mata dan efeknya yang perlu diketahui.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan, GMPI Jawa Timur:

Tragedi Kanjuruhan, GMPI Jawa Timur: "Aremania vs Gas Air Mata"

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings