Epidemiolog: Hasil Tes GeNose Jangan Dijadikan Syarat Perjalanan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Epidemiolog: Hasil Tes GeNose Jangan Dijadikan Syarat Perjalanan

Minggu, 24 Januari 2021 | 23:35 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan pemerintah akan menggunakan GeNose buatan UGM di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021. Namun belum diketahui apakah tes menggunakan GeNose nantinya akan menggantikan rapid test antigen yang saat ini masih menjadi standar perjalanan kereta api.

Epidemiolog Universitas Airlangga Laura Navika Yamani berpandangan, GeNose adalah alat screening awal. Jika ingin dijadikan syarat perjalanan, tetap diperlukan tes PCR.

"GeNose ini hanya alat screening dan bukan alat diagnosis. Yang dikeluarkan GeNose tidak bisa menetapkan seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak," kata Laura kepada Suara Pembaruan, Minggu (24/1/2021).

Oleh karena itu, jika GeNose ditempatkan di bandara, terminal, dan stasiun, harus juga dipastikan ada fasilitas PCR yang bisa memastikan hasil pemeriksaan.

Hasil GeNose, tambah Laura, tidak seakurat tes PCR karena sifatnya hanyalah screening. Alat ini juga tidak bisa mendeteksi virus tapi hanya zat kimia yang ada dalam hembusan napas. Zat itu kemungkinan ada pada perokok, atau orang yang mengkonsumsi makanan beraroma menyengat. Dengan demikian, hasil GeNose akan rancu.

Sebagai alat screening, hasil GeNose tetap harus dilanjutkan dengan PCR tes.

Saat ini, Kementerian Perhubungan (Kemhub) masih menunggu persetujuan dari Satgas Coivd-19 dan masih perlu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Setelah penggunaan di stasiun kereta api, selanjutnya penggunaan GeNose disebut Kemhub akan diperluas ke bandara dan pelabuhan.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 yang dihubungi terkait rencana penempatan GeNose ini belum memberikan tanggapan.

GeNose menjadi suatu terobosan karena sifat screening-nya yang tidak berbasis antibodi maupun antigen melainkan berbasis hembusan napas. Dengan menggunakan alat ini, deteksi virus Covid-19 dilakukan dengan menghembuskan udara ke kantong yang sudah disiapkan.

Kementerian Riset dan Teknologi menyebut GeNose sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada Desember 2020. Tim GeNose menyebut hingga Februari 2021, sudah ada 3.000 pesanan.

Sebelumnya, GeNose sudah melakukan serangkaian uji klinis di sejumlah rumah sakit dan hasilnya sangat memuaskan. Deteksi awal dengan hembusan napas ini diminati karena dirasa lebih nyaman dibanding rapid test antigen yang mengambil cairan dari hidung.

Dalam sebuah diskusi virtual beberapa waktu lalu, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof Amin Soebandrio juga berpendapat, dalam menghadapi suatu wabah atau pandemi harus ada kemampuan agar pandemi tidak terjadi semakin berat. Selain itu harus ada kemampuan mencegah dan mendeteksi.

Dalam kemampuan mendeteksi inilah GeNose akan lebih banyak berperan. Namun yang perlu dilakukan adalah sosialisasi hal yang tidak boleh dilakukan ketika seseorang akan diperiksa dengan GeNose seperti mengkonsumsi makanan beraroma kuat.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ahli: GeNose Kurang Tepat untuk Screening Penumpang Kereta dan Bus

Sebab, ada kriteria dari GeNose yang tidak praktis sebagai pemeriksaan mobilitas.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Kemkes: Harus Ada Pemisahan Testing Diagnosis dengan Screening

Secara nasional jumlah testing yang sesuai kriteria WHO sudah terpenuhi. Permasalahannya, data testing ini tidak menunjukkan untuk diagnosis atau screening.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Epidemiolog: Segera Perbaiki Testing Covid-19

Testing juga harus memperhatikan lokasi, metode, dan juga pihak yang bertanggung jawab dalam pengambilan sampel yang akan diteliti.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Survei: Ini Empat Alasan Orang Tolak Divaksinasi Covid-19

Survei yang dilakukan secara daring pada Oktober 2020 ini melibatkan 797 responden.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Vaksinasi Mandiri Tidak Boleh Ganggu Pelaksanaan Vaksinasi Nasional

Pada prinsipnya perusahaan mau untuk melaksanakan vaksinasi mandiri, tetapi masih menunggu kebijakan Kemkes.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Kemkes: Vaksinasi Mandiri Tidak Akan Dibebankan Pada Individu

Berdasarkan rencana, vaksinasi mandiri ini tidak dibebankan kepada perorangan atau individu, melainkan dibiayai perusahaan untuk para buruhnya.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Update Covid-19: Tambah 11.788, Kasus Positif di Indonesia Jadi 989.262

Kasus sembuh bertambah 7.751 sehingga total menjadi 798.810 dan kasus meninggal bertambah 171 menjadi total 27.835.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Tingkat Kedisiplinan Protokol Kesehatan Masyarakat Menurun

Masyarakat diharapkan dapat terus meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan agar jumlah penderita Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

BPOM Tegaskan Produk AMDK Aman Dikonsumsi

BPOM menilai isu BPA dalam kemasan galon AMDK ada yang sengaja ‘menggoreng’.

KESEHATAN | 23 Januari 2021

Kualitas Udara Ruangan Bantu Lindungi Diri di Masa Pandemi

Masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan selama masa pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 23 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS