Jokowi Targetkan 2024 Angka Stunting Turun Jadi 14%
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Jokowi Targetkan 2024 Angka Stunting Turun Jadi 14%

Senin, 25 Januari 2021 | 15:01 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pada tahun 2024 mendatang, angka stunting (gizi buruk) di Indonesia akan turun hingga menyentuh angka 14%.

“Bapak Presiden telah memberikan arahan kepada kami bahwa sampai tahun 2024 nanti angka stunting di Indonesia ditargetkan akan turun mendekati angka 14%,” kata Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy usai menghadiri rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Muhadjir mengatakan, angka stunting di Indonesia pada tahun 2019 adalah sebesar 27,6% dan diperkirakan angka tersebut meningkat pada tahun 2020 akibat merebaknya pandemi Covid-19. Presiden lanjutnya, menyatakan bahwa untuk mencapai target 14% pada tahun 2024, setiap tahun harus tercapai penurunan angka stunting sebesar 2,7%. “Ini adalah suatu target yang luar biasa besar, karena itu Bapak Presiden memberikan arahan agar ada langkah-langkah yang luar biasa, yang tidak biasa, atau extraordinary,” kata Muhadjir.

alam mewujudkan target itu, kata Muhadjir, Presiden Jokowi juga telah meminta hasil pemetaan stunting di Indonesia digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan. “Bapak Presiden menyampaikan bahwa untuk pemetaan stunting di Indonesia sebetulnya sudah sangat detail dan jelas. Beliau menekankan supaya itu dijadikan dasar untuk kita membuat langkah-langkah konkrit, detail, dan terukur sampai tahun 2024 nanti,” katanya.

Presiden Jokowi, lanjutnya, sangat memberikan perhatian pada upaya penurunan stunting ini karena sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak Indonesia. “Kenapa angka stunting ini menjadi perhatian dari Bapak Presiden? Karena kita tahu bahwa kalau orang atau anak atau bayi sudah terlanjur kena stunting pada usia 1.000 hari awal kehidupan, maka perkembangan kecerdasannya itu tidak akan bisa optimal sampai nanti dewasa menjadi usia produktif,” kata Muhadjir.

Ia menambahkan, berdasarkan data Bank Dunia, angka stunting angkatan kerja di Indonesia mencapai 54%. “Jadi, 54% angkatan kerja kita sekarang ini adalah mantan atau penyintas stunting. Inilah kenapa Bapak Presiden memberikan perhatian yang sangat-sangat khusus berkaitan dengan masalah stunting ini,” kata Muhadjir.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Budi Gunadi: Kemkes Punya Tanggung Jawab Besar Siapkan Fisik Tangguh Generasi Muda

Generasi mudanya bisa mendongkrak GDP negaranya sehingga mendorong peringkat ekonomi negara.

KESEHATAN | 25 Januari 2021

Epidemiolog: Hasil Tes GeNose Jangan Dijadikan Syarat Perjalanan

Jika ingin dijadikan syarat, tetap diperlukan tes PCR.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Ahli: GeNose Kurang Tepat untuk Screening Penumpang Kereta dan Bus

Sebab, ada kriteria dari GeNose yang tidak praktis sebagai pemeriksaan mobilitas.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Kemkes: Harus Ada Pemisahan Testing Diagnosis dengan Screening

Secara nasional jumlah testing yang sesuai kriteria WHO sudah terpenuhi. Permasalahannya, data testing ini tidak menunjukkan untuk diagnosis atau screening.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Epidemiolog: Segera Perbaiki Testing Covid-19

Testing juga harus memperhatikan lokasi, metode, dan juga pihak yang bertanggung jawab dalam pengambilan sampel yang akan diteliti.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Survei: Ini Empat Alasan Orang Tolak Divaksinasi Covid-19

Survei yang dilakukan secara daring pada Oktober 2020 ini melibatkan 797 responden.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Vaksinasi Mandiri Tidak Boleh Ganggu Pelaksanaan Vaksinasi Nasional

Pada prinsipnya perusahaan mau untuk melaksanakan vaksinasi mandiri, tetapi masih menunggu kebijakan Kemkes.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Kemkes: Vaksinasi Mandiri Tidak Akan Dibebankan Pada Individu

Berdasarkan rencana, vaksinasi mandiri ini tidak dibebankan kepada perorangan atau individu, melainkan dibiayai perusahaan untuk para buruhnya.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Update Covid-19: Tambah 11.788, Kasus Positif di Indonesia Jadi 989.262

Kasus sembuh bertambah 7.751 sehingga total menjadi 798.810 dan kasus meninggal bertambah 171 menjadi total 27.835.

KESEHATAN | 24 Januari 2021

Tingkat Kedisiplinan Protokol Kesehatan Masyarakat Menurun

Masyarakat diharapkan dapat terus meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan agar jumlah penderita Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin.

KESEHATAN | 24 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS