Covid-19 Tembus 1 Juta, Pakar: Sudah Diprediksi Sejak Tahun Lalu
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Covid-19 Tembus 1 Juta, Pakar: Sudah Diprediksi Sejak Tahun Lalu

Selasa, 26 Januari 2021 | 23:45 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia kini tembus angka 1.012.350 per Selasa (26/1) setelah ada penambahan 13.094 kasus baru. Ini menempatkan Indonesia di urutan ke-19 sebagai negara dengan kasus tertinggi di dunia. Indonesia juga menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memiliki 1 juta kasus Covid-19. Peningkatan kasus Covid-19 ini menurut pakar bukanlah hal yang mengejutkan, karena sebelumnya sudah diprediksi Indonesia akan mencapai jutaan kasus.

Epidemiolog Universitas Indonesia, Iwan Ariawan mengatakan, satu juta kasus ini hanyalah angka psikologis. Artinya, jumlah itu terkesan banyak, tetapi dari aspek epidemiologi sebenarnya biasa saja. Sejak tahun lalu, para pakar sudah memprediksi angka ini bakal tercapai sekarang dengan melihat tren penyebaran kasus dan intervensi pengendaliannya.

Intervensi yang dimaksudkan adalah penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), dan penguatan 3T (testing, tracing, treatment). Sisi intervensi inilah yang dinilai kurang optimal. Misalnya, untuk kepatuhan terhadap 3M baru 70% masyarakat yang menerapkannya, sehingga belum optimal. Diperlukan minimal 85% untuk memberikan efek. Kemudian rasio pelacakan kontak baru 1 banding 5.

“Intervensi sudah dilakukan, tetapi hasilnya masih sedang, belum optimal. Dengan skenario ini kita sudah prediksi bahwa angkanya 1 juta lebih sekarang ini,” kata Iwan kepada Suara Pembaruan, Selasa (26/1/2021).

Menurut Iwan, Covid-19 hingga saat ini masih seperti fenomena gunung es. Kasus yang dilaporkan hanyalah yang terdeteksi, tetapi di masyarakat sebenarnya masih banyak yang belum terdeteksi. Ini dikarenakan meski cakupan testing diagnosis secara nasional terus meningkat tetapi jumlahnya belum sebanding dengan peningkatan kasus. Hanya beberapa provinsi yang angka testingnya sudah melampaui standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Iwan mengatakan, persoalan testing bukan hanya soal memenuhi rekomendasi WHO, tetapi harus dipastikan tepat sasaran. Siapa saja orang yang diperiksa tersebut. Idealnya, testing PCR dilakukan terhadap orang berbeda untuk kepentingan diagnosis dan tracing atau pelacakan kasus kontak erat serta memiliki gejala Covid-19.

Di Indonesia, tes PCR dilakukan terhadap satu orang secara berulang misalnya pelaku perjalanan, menemui Presiden, masuk di sebuah instansi, dan aktivitas lain yang sebetulnya tujuannya hanya untuk screening.

“Untuk mengendalikan wabah, yang penting itu berapa orang yang berbeda yang dites, dan berapa banyak tes yang dipakai untuk tracing,” kata Iwan.

Menurutnya, testing untuk tujuan diagnosis seharusnya dipisahkan dengan testing sebagai syarat untuk bepergian, bertemu Presiden, pejabat, dan lainnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RS Penuh, Isolasi Mandiri Harus Diawasi Pemerintah

Salah satunya adalah dengan mentransformasikan fasilitas lain untuk digunakan sebagai tempat isolasi mandiri.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Mendagri: Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19 dari Dukcapil

Pemda melakukan pendataan dan inventarisasi data penerima vaksin yang akan mendapatkan skala prioritas.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

FibreFirst Gelar Webinar Pentingnya Serat dan Nutrisi Harian Keluarga

Para ibu harus membiasakan hidup sehat dengan cukupi asupan serat dan nutrisi harian agar pencernaan sehat.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Menkes Sebut Ada 2 Langkah Kurangi Laju Penularan Virus Covid-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada dua langkah untuk mengurangi laju penularan virus Covid-19.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Sebaran Kasus Harian Covid-19, Jawa Barat Tertinggi dan Cetak Rekor

Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi dengan kasus harian Covid-19 tertinggi di Indonesia pada hari ini, Selasa (26/1/2021) yakni mencapai 3.924.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Update Covid-19: Tambah 13.094, Kasus Positif di Indonesia Tembus 1 Juta

Dengan penambahan 13.094 hari ini maka total kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah tembus 1 juta atau tepatnya 1.012.350.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Penambahan 100.000 Kasus Covid-19 Kini Hanya Butuh 9 Hari

Penambahan 100.000 kasus dalam waktu 9 hari tercatat sebagai yang tercepat dalam waktu hampir 11 bulan sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Menlu: Upaya Diplomasi Dapatkan Vaksin Covid-19 Terus Dilakukan

Indonesia diperkirakan memperoleh vaksin gratis dari WHO, GAVI, dan CEPI sebesar 3% sampai 20% penduduk.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Apotek Online Lifepack Tumbuh 50% Sepanjang 2020

Apotek online mendapat berkah saat pandemi Covid-19. Lifepack, salah satu apotek online mengalami pertumbuhan rata-rata 50% setiap bulan sepanjang tahun 2020.

KESEHATAN | 26 Januari 2021

Siang Ini Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta

Penduduk Indonesia yang harus kehilangan nyawa akibat penyakit mematikan itu bertambah 297 orang menjadi total 28.132 orang.

KESEHATAN | 26 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS