Menristek: Varian Covid-19 dari Afsel Kurangi Kemanjuran Vaksin
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Menristek: Varian Covid-19 dari Afsel Kurangi Kemanjuran Vaksin

Senin, 15 Februari 2021 | 13:36 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / LES

Jakarta, Beritasatu.com – Mutasi Covid-19 yang muncul di dunia tidak menghilangkan sama sekali efektivitas vaksin Covid-19, namun diakui tetap mengurangi tingkat kemanjurannya. Dari tiga varian baru SARS-CoV-2, varian asal Afrika Selatan (Afsel) tampaknya membuat sejumlah vaksin Covid-19 menjadi kurang efektif dan dapat menyebabkan orang yang sudah pernah tertular, bisa tertular lagi dari varian baru itu.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dalam webinar berjudul Pengawasan Genomik, Mutasi, dan Vaksin yang digelar oleh Kementerian Ristek dan Teknologi (Kemristek), Senin (15/2/2021).

“Entah bagaimana strain baru virus, terutama dari Afrika Selatan yang sudah dites, ternyata berdampak kepada efektivitas vaksin, yaitu mengurangi kemanjuran, bukan membuat vaksin sama sekali tidak efektif,” kata Bambang.

Bambang mengatakan, varian dari Afsel yaitu SARS-CoV-2 B 1.351 atau 501Y.V2 dicirikan dengan 8 mutasi yang menentukan garis keturunan dalam protein spike termasuk tiga residu penting dalam receptor-binding-domain (K417N, E484K, dan N501Y). Varian dari Afsel itu juga ditemukan memiliki sejumlah besar mutasi yang tidak biasa khususnya dalam protein spike, yang digunakan virus untuk melekat kepada dan menginfeksi sel-sel manusia, juga bagian dari virus yang ditargetkan oleh vaksin Covid-19 dan perawatan antibodi.

“Kita berlomba dengan kemampuan melakukan vaksinasi. Jika vaksin karena strain baru menjadi kurang efektif maka strategi kita mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) akan sulit, sehingga kita perlu lebih banyak analisis untuk mencari vaksin yang efektif untuk mutasi dari Afsel,” ujar menristek.

Bambang juga menjelaskan dua varian Covid-19 lainnya adalah mutasi dari Inggris yaitu SARS-CoV-2 B.1.1.7 atau VOC202012/01 atau VUI202012/01 dan mutasi dari Brasil yaitu SARS-CoV-2 B.1.1.28.1 atau P.1). Menristek menjelaskan strain baru dari Inggris dicirikan oleh 17 mutasi (14 mutasi non-gejala dan 3 penghapusan/deletion).

“Diperkirakan varian dari Inggris ini 50% lebih menular dan 35% lebih mematikan dibandingkan varian lainnya, tapi vaksin tampaknya masih efektif,” kata Bambang.

Untuk varian dari Brasil, menristek mengatakan jenis itu membawa 17 perubahan asam amino yang unik, 3 penghapusan, 4 mutasi sinonim, dan 4 penyisipan dibandingkan dengan sekuens paling terkait non-P.1 yang tersedia.

“Kita belum menemukan ketiga strain ini di Indonesia, tapi membutuhkan waktu pengawasan untuk memastikan, mengidentifikasi, dan harus mengetahui dampak mutasi baru ini kepada keparahan, infeksi, dan perkembangan vaksin,” ujar Bambang.

Bambang mengaku tidak merasa heran dengan perkembangan mutasi virus corona saat ini. Virus itu sendiri pada dasarnya bisa berkembang dan beradaptasi dengan cepat pada lingkungan yang bervariasi. Virus selalu membutuhkan inang (host), sehingga dalam perjalanannya selalu berusaha mendapatkan inang yang tepat. Pada saat pencarian itulah, virus bisa bermutasi karena berusaha beradaptasi ke “rumah baru” dari satu rumah ke rumah lainnya, dari satu etnis ke etnis lainnya karena Covid-19 telah menjadi pandemi global.

"Mutasi berubah dalam materi genetik virus, saat virus mencoba beradaptasi kepada inangnya," kata Bambang.

Menristek menambahkan virus SARS-CoV-2 juga termasuk double-stranded RNA Virus yang merupakan virus terbesar dalam keluarga virus corona.

“Tingkat akumulasi mutasi sekitar 1-2 mutasi per bulan. Jadi kita tidak terkejut jika menemukan mutasi baru, tapi pertanyaan selanjutnya apakah mutasi itu lebih berbahaya atau lebih parah,” lanjutnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penguatan 3M dan 3T Kunci Pengendalian Pandemi

Pemerintah terus menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan 3M dan melakukan 3T guna mengendalikan pandemi COVID-19.

KESEHATAN | 15 Februari 2021

1.068.747 Tenaga Kesehatan Sudah Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Hingga Minggu (14/2/2021), sebanyak 1.068.747 tenaga kesehatan sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 untuk pemberian dosis pertama.

KESEHATAN | 14 Februari 2021

Jenderal Andika Bantu Pengobatan Penderita Fistula Ani

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa membantu pengobatan seorang perempuan yang menderita sakit fistula ani, Iis Riani.

NASIONAL | 14 Februari 2021

Update Covid-19: Tambah 6.765, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.217.468

Kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Minggu (14/2/2021) sampai pukul 12.00 WIB dilaporkan bertambah 6.765. Total kasus menjadi 1.217.468.

KESEHATAN | 14 Februari 2021

Komorbid dan Penyintas Bisa Divaksinasi Covid-19 Asal Penuhi Syarat-syarat Ini

Untuk kelompok komorbid dengan diabetes, Nadia mengatakan vaksinasi dapat dapat divaksinasi sepanjang tidak ada kondisi akut.

KESEHATAN | 14 Februari 2021

Cerdas Memilih Obat Tradisional untuk Imunitas Tubuh

Salah satu suplemen berbahan herbal yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan telah teruji klinis adalah suplemen yang mengandung Echinacea Purpurea.

KESEHATAN | 14 Februari 2021

Penerapan Pola Hidup Sehat Cegah Risiko Kanker Usus Besar

Masyarakat disarankan menjalani kolonoskopi setidaknya 10 tahun sekali untuk mendeteksi kanker usus besar.

KESEHATAN | 13 Februari 2021

Dokter Tirta Sarankan Pemerintah Perkuat Peran Posyandu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan angka stunting Indonesia turun menjadi 14% pada 2024.

KESEHATAN | 13 Februari 2021

Agar Dapat Divaksinasi Covid-19, Lansia Wajib Persiapkan Diri

Para lansia untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menjalani vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 13 Februari 2021

Oxford Akan Uji Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak

Vaksin Covid-19 akan diuji coba pada anak berumur 6 hingga 17 tahun.

KESEHATAN | 13 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS