BKKBN Kampanyekan “2 Anak Lebih Sehat”
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BKKBN Kampanyekan “2 Anak Lebih Sehat”

Selasa, 16 Februari 2021 | 19:22 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan menggalakkan kampanye bertajuk “2 Anak Lebih Sehat”. Kampanye itu adalah bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga baik dalam konteks pernikahan maupun kehamilan.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan slogan terdahulu yaitu “2 Anak Cukup” bersifat sangat subjektif karena rasa cukup tergantung setiap orang, sedangkan “2 Anak Lebih Sehat” berdasarkan bukti-bukti yang jelas.

“Kalau ‘2 Anak Cukup’ itu subjektif, ‘2 Anak Lebih Baik” juga subjektif, karena lebih baik saya dan orang lain itu berbeda dan semua debatable,” kata Hasto saat berbicang dengan jajaran redaksi Beritasatu dan Investor Daily, Selasa (16/02/2021).

Hasto mengatakan konsep "2 Anak Lebih Sehat" berdasarkan dari bukti atau analisis ilmiah. Angka kematian bayi dari ibu yang memiliki 1-2 anak, dibandingkan kehamilan multiparitas atau tiga anak, atau grandemultiparitas yang melahirkan lebih dari 5 anak, menunjukkan perbedaan signifikan.

“Maka kalau BKKBN menyuarakan ‘2 Anak Lebih Sehat’ itu tidak bisa dibantah,” kata Hasto.

Hasto menambahkan BKKBN juga selalu mendorong perempuan yang ingin hamil harus minimal berusia 20 tahun dan maksimal 35 tahun. Menurutnya, perempuan yang hamil sebelum usia 20 tahun akan memiliki risiko tinggi untuk menderita kanker serviks (mulut rahim). Alasannya, kondisi mulut rahim perempuan di bawah usia 20 tahun masih terbuka, sehingga jika terjadi hubungan seks maka area itu bisa berpotensi menjadi kanker.

“Mulut rahim yang masih menghadap ke luar tadi kalau terkena sentuhan alat kelamin laki-laki, area yang mau menjadi kanker mulut rahim akan menjadi kenyataan 10-20 tahun kemudian karena mengalami mutasi sel,” kata Hasto yang memang berstatus dokter spesialis kandungan.

Menurut Hasto, jumlah penderita kanker mulut rahim di Indonesia menempati posisi kedua setelah kanker payudara. Sebaliknya, di negara maju dengan pendidikan terbuka, kanker mulut rahim tidak pernah menempati ranking 1 atau 2.

“Itu gila sebetulnya, artinya (di Indonesia) sudah luar biasa masalahnya,” kata Hasto.

Hasto mengatakan kampanye kesehatan reproduksi minimal usia 20 tahun menjadi hal penting khususnya di kalangan pelajar SMA. Sayangnya, kampanye semacam itu seringkali dianggap tabu atau dibatasi.

“Kalau kita kampanye kesehatan reproduksi disangka kampanye katakanlah sexsual intercourse (hubungan seksual), mengajarkan itu. Padahal kita membicarakan laki-laki dan perempuan, bagaimana kesehatan reproduksinya,” ujarnya.

Hasto menambahkan ilmu tentang kesehatan reproduksi harus dipahami secara luas di kalangan remaja, sehingga tidak terlalu cepat memutuskan untuk menikah dini. “Kalau ada anak umur 15 tahun mau kawin, saya bilang mulut rahim Anda masih terbuka, kalau Anda berhubungan seks bisa kanker 15-20 tahun lagi,” ujarnya.

“Kalau saya ngomong begitu di depan anak SMA, diajak kawin pasti langsung menolak,” tambah Hasto.

Dia mengatakan pertimbangan lain dalam melahirkan generasi sehat adalah jarak kelahiran antaranak, jumlah anak, dan usia kehamilan. Menurutnya, pasangan yang akan menikah juga wajib mempersiapkan diri untuk prokreasi sehingga bisa melahirkan anak-anak yang sehat.

“Saya mengkritik tajam ketika orang menikah menghabiskan uang pre-wedding sampai Rp 20-30 juta, tapi prakonsepsi tidak dipikirkan sama sekali yaitu persiapan bertemunya telur dan sperma,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ini Aturan Tambahan Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional

Addendum ini bertujuan untuk meningkatkan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional, mencegah terjadinya penyebaran varian baru Covid-19.

KESEHATAN | 16 September 2021

Dirut BPJS Kesehatan: Dampak Pandemi, Peserta JKN Meningkat

Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, dampak pandemi Covid-19 terhadap kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) sangat terlihat

KESEHATAN | 16 September 2021

Update Covid-19: Kasus Aktif Tersisa 73.238 dan Positivity Rate Naik Lagi 5,74%

Untuk angka kesembuhan hari ini bertambah 14.633 orang sehingga total yang sembuh menjadi 3.968.152 orang.

KESEHATAN | 16 September 2021

Hari Ini Indonesia Kedatangan 1,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-63 berupa vaksin bentuk jadi dari Pfizer sejumlah 1.643.850 dosis pada hari ini

KESEHATAN | 16 September 2021

Presiden Ajak Masyarakat Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi, karena harus belajar hidup berdampingan dengan Covid-19

KESEHATAN | 16 September 2021

Jumlah Peserta Aktif BPJS Kesehatan Menurun Akibat Pandemi

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan mengungkapkan bahwa peserta aktif mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 16 September 2021

Menkes: Manfaat JKN Akan Difokuskan pada Penanganan Promotif dan Preventif

Budi menuturkan, fokus pada tindakan promotif dan preventif karena pembiayaan lebih murah dan memberi kenyamanan pada masyarakat.

KESEHATAN | 16 September 2021

Beredar Ajakan untuk Daftar Vaksin Nusantara ke Prof Nidom, Ini Penjelasan Kemkes

Untuk mendapatkan vaksin Nusantara segera mendaftarkan diri kepada Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekuler, Universitas Airlangga, Prof Dr CA Nidom.

KESEHATAN | 16 September 2021



TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings