Logo BeritaSatu

Pakar IPB: Galon Guna Ulang Aman, Air Bukan Pelarut BPA

Rabu, 17 Februari 2021 | 15:13 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Akhir-akhir ini ada beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba menyebarkan hoax tentang bahaya bisphenol A (BPA) pada kemasan air yang telah terbukti keamanannya selama puluhan tahun. Anehnya, narasumber berita miring tersebut tidak memiliki latar belakang keilmuan mengenai keamanan pangan.

Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Eko Hari Purnomo, mengatakan BPA yang ada dalam kemasan galon guna ulang jika ditinjau secara ilmiah, itu sebuah hal yang mustahil untuk menimbulkan bahaya.

"Tidak mungkin ada migrasi atau perpindahan BPA dari kemasan galon ke dalam airnya, mengingat BPA itu tidak larut dalam air. BPA ini hanya larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, ester, keton, dan sebagainya,” tegas Eko dalam keterangannya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Eko Hari Purnomo mengatakan, hal itu yang menyebabkan sangat kecilnya kemungkinan terjadinya migrasi BPA ke dalam air yang ada dalam galon isi ulang yang berbahan Polikarbonat (PC). "Itu karena air bukan pelarut yang baik untuk BPA, apalagi pada suhu ruangan. Hasil studi juga menemukan kecil kemungkinan untuk BPA bermigrasi dalam air,” ujarnya.

Begitu juga jika diletakkan di perangkat dispenser, tidak akan terjadi migrasi BPA ke dalam air yang ada dalam kemasan galon isi ulang. Namun, sering disalahmengertikan bahwa galon akan melepaskan BPA karena air panas yang keluar dari dispenser.

"Itu yang panas adalah air yang keluar dari dispensernya, bukan air yang ada dalam galonnya. Jadi galonnya sendiri tidak panas sehingga tidak akan melepas BPA ke dalam air. Artinya, air kemasan galon isi ulang itu tetap aman meskipun menggunakan dispenser,” kata Eko.

Berbicara mengenai air minum kemasan, untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC.

"Berdasarkan hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan galon AMDK yang terbuat dari Polikarbonat selama lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa migrasi BPA di bawah 0,01 bpj (10 mikrogram/kg) atau masih dalam batas aman,” tutur Eko.

Pada prinsipnya, kata Eko, BPOM juga memiliki Tolerable Daily Impact untuk menentukan yang bisa ditoleransi tubuh itu berapa kadarnya. Menurutnya, jika otoritas pangan Indonesia sudah mengkalkulasi batas aman BPA dalam kemasan pangan, seharusnya masyarakat sudah tidak perlu kawatir lagi untuk menggunakannya.

"Karena, kalaupun ada data-data terbaru misalnya Tolerable Daily Impact-nya harus diturunkan, pasti BPOM juga akan lakukan kajian baru lagi. Jadi tanpa diminta pun, mereka akan merevisinya. Kalau ada data-data terbaru, BPOM pasti akan langsung mengevaluasi lagi angka batas aman BPA itu," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru BPOM, Ema Setyawati, mengendus ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menggoreng isu yang mengatakan BPA yang ada dalam kemasan galon guna ulang berbahaya bagi kesehatan.

Dia menegaskan, berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan hingga saat ini, kadar BPA yang bermigrasi dari kemasan galon guna ulang itu jauh dan sangat jauh di bawah batas maksimal yang diizinkan.

"Sudah ada penjelasan kami, bahkan di IG BPOM juga sudah ada, bahwa sampai saat ini, berdasarkan hasil pengawasan kami, kadar BPA sangat jauh di bawah batas maksimal yang diizinkan,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Biden Ampuni Warga AS yang Dihukum karena Miliki Ganja Jumlah Kecil

Joe Biden memutuskan untuk mengampuni ribuan orang AS yang dihukum karena miliki ganja jumlah kecil di bawah hukum federal.

NEWS | 7 Oktober 2022

Perluas Kerja Sama, Indonesia-Hungaria Tambah Kuota Beasiswa

Beasiswa Stipendium Hungaricum akan mendapatkan penambahan kuota menjadi sebanyak 110 bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di Hungaria.

NEWS | 7 Oktober 2022

Baim Wong dan Paula Verhoeven Akan Penuhi Panggilan Polisi

Baim Wong dan Paula Verhoeven mengklaim bakal memenuhi panggilan polisi terkait kasus prank laporan KDRT.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Tak Bisa Gulingkan Kepemimpinan Iwan Bule di PSSI

Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Akmal Marhali menyatakan tidak bisa merekomendasikan kepemimpinan Iwan Bule di PSSI diganti terkait tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 7 Oktober 2022

BMKG: Puncak Musim Hujan Desember 2022-Januari 2023

BMKG memprakirakan puncak musim hujan di sebagian wilayah Indonesia terjadi pada Desember 2022 hingga Januari 2023.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tiba di DPP Demokrat, Anies Baswedan Langsung Disambut AHY

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2022) sekitar pukul 09.30 WIB.

NEWS | 7 Oktober 2022

Mengandung Pestisida, Mi Sedaap Ditarik dari Pasar Singapura

Badan Pangan Singapura (SFA) menarik peredaran mi instan Mi Sedaap karena mengandung etilen oksida, pestisida.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kematian Akibat Kanker Hati Diprediksi Meningkat 55% pada 2040

Jumlah orang yang mengidap dan kematian akibat kanker hati di seluruh dunia akan meningkat lebih dari 55 persen pada tahun 2040.

NEWS | 7 Oktober 2022

Fraksi PSI DPRD DKI Kritisi Lagi Banjir Jakarta

Fraksi PSI DPRD DKI menegaskan tidak pernah ada kemajuan yang berarti dalam penanganan banjir Jakarta selama era Gubernur Anies Baswedan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Rizky Billar Bantah KDRT, Polisi: Silakan Saja Membantah

Rizky Billar membantah telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Lesti Kejora.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tim Garuda Baru Berlaga pada Piala Dunia Anak Jalanan 2022 di Qatar

Tim Garuda Baru Berlaga pada Piala Dunia Anak Jalanan 2022 di Qatar

BOLA | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings