Menristek: Pengembangan GeNose Harus Ramah Lingkungan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-1.24)   |   COMPOSITE 6338.51 (-5.53)   |   DBX 1329.17 (4.38)   |   I-GRADE 184.48 (-0.62)   |   IDX30 515.715 (-0.76)   |   IDX80 138.838 (-0.35)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.56)   |   IDXESGL 142.422 (-0.71)   |   IDXG30 145.816 (-0.78)   |   IDXHIDIV20 454.583 (-0.64)   |   IDXQ30 147.765 (-0.2)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.49)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.56)   |   IDXV30 136.758 (-0.54)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.3)   |   Investor33 444.53 (-0.83)   |   ISSI 183.756 (0.28)   |   JII 631.17 (-1.36)   |   JII70 223.177 (-0.64)   |   KOMPAS100 1240.03 (-4.21)   |   LQ45 967.718 (-2.3)   |   MBX 1724.61 (-2.72)   |   MNC36 328.799 (-1.23)   |   PEFINDO25 328.487 (-3.14)   |   SMInfra18 313.342 (0.75)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.94)   |  

Menristek: Pengembangan GeNose Harus Ramah Lingkungan

Jumat, 19 Februari 2021 | 20:41 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro meminta pengembangan alat skrining Covid-19 buatan dalam negeri GeNose, dilakukan dengan konsep ramah lingkungan. Hal itu mengingat penggunaan kantong plastik dalam setiap satu kali pengujian dengan GeNose.

GeNose atau hidung elektronik adalah alat skrining hasil inovasi Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek). Cara kerja GeNose, yang dikembangkan tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM), adalah mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terkandung dalam hembusan nafas seseorang. Itu sebabnya, dalam setiap pengetesan, seseorang harus menghembuskan nafasnya yang dipakai sebagai sampel, ke dalam kantong plastik.

“Tolong dipastikan tidak pernah ada kelangkaan plastik. Cari plastik yang cocok, kalau bisa, carilah sesuatu yang lebih ramah lingkungan,” kata Bambang dalam acara yang digelar secara hibrid bertajuk “GeNose C-19 untuk Kepariwisataan Indonesia”, Jumat (19/2/2021).

Bambang mengatakan tim peneliti harus mampu memikirkan masalah penggunaan plastik dalam GeNose. Menristek menyadari GeNose saat ini mendapat sorotan banyak pihak, termasuk kritik dari sejumlah kalangan.

“Orang senang mencari kelemahan, nanti dibilang, GeNose murah tapi tidak ramah lingkungan, ini harus ditangani,” kata Bambang.

Dia mengusulkan jika tidak bisa dicari pengganti plastik, maka harus ada teknologi untuk mendukung pengolahan plastik menjadi plastik daur ulang atau sumber energi lainnya.

“Kita ingin agar produk inovasi Indonesia bisa benar-benar memenuhi standar global,” ujar Menristek.

Menristek mengatakan GeNose bisa menumbuhkan kebangaan atas produk dalam negeri. Alat tes tersebut bukan hanya produk buatan Indonesia, tetapi produk teknologi Indonesia. Menurut menristek, dua terminologi itu mengandung perbedaan mendasar. Produk buatan Indonesia artinya produk itu bisa saja dirancang dengan model dan teknologi dari luar negeri, tapi dirakit di Indonesia, sedangkan produk teknologi Indonesia artinya produk tersebut dari hulu sampai hilir dikembangkan di Indonesia.

“Kalau teknologi Indonesia, kita bicara dari hulu sampai hilir. Jadi mulai dari desain awal, riset, pengembangan produk, semua dilakukan di Indonesia, sampai proses pembuatan dan dipakai juga oleh masyarakat Indonesia,” ujar Bambang.

Dia mengatakan UGM selaku inovator GeNose pasti tertarik untuk melakukan ekspor alat itu ke luar negeri. Namun, Menristek meminta produksi GeNose saat ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terutama untuk pemulihan ekonomi.

“Jadi saya ingin memposisikan GeNose sebagai salah satu instrumen pemulihan ekonomi,” kata Bambang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

India Sukses Tekan Pandemi Covid-19 dengan Lockdown Mikro

Belajar dari India, Indonesia kini menerapkan lockdown skala mikro yang disebut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

Menko PMK Sebut Pendanaan Vaksin Nusantara Bukan dari APBN

Vaksin Nusantara sudah dimulai sejak Terawan menjabat Menkes.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

UI-Universitas Oxford Kembangkan Uji Klinis Recovery Covid-19

UI terlibat dalam penelitian ini karena sejak awal pandemi, pengobatan Covid-19 masih menjadi tantangan.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

Satgas Covid-19: Gunting Limbah Masker Sebelum Dibuang

Limbah masker termasuk kategori limbah B3 yang tidak bisa diolah secara mandiri.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

Update Covid-19: Tambah 10.614, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.263.299

Kasus sembuh hari ini bertambah 10.783 sehingga total menjadi 1.069.005 dan kasus meninggal tabah 183 menjadi 34.152.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

BPOM: Hasil Uji Klinis Tahap I Vaksin Nusantara Masih Dievaluasi

Vaksin Nusantara masih dalam tahap evaluasi yang dilakukan oleh tim Direktur Registrasi BPOM.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

BPOM Dukung FKUI Kembangkan Uji Klinis untuk Perawatan Covid-19

Penny menuturkan, BPOM mendukung upaya FKUI untuk ambil bagian dalam uji klinis yang bersifat internasional ini.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

Indonesia Gabung Uji Klinis Global untuk Perawatan Covid-19

Studi tersebut awalnya dilaksanakan di Inggris dan telah membantu Indonesia untuk merencanakan sumber daya secara efektif.

KESEHATAN | 19 Februari 2021

Marwan Jafar Dukung Penuh Vaksinasi Covid-19

Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar menyatakan DPR mendukung penuh program pemerintah terkait vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 19 Februari 2021

Sabar, BPOM: Vaksin Astrazeneca Masuk Indonesia Beberapa Hari Lagi

Untuk vaksin yang dalam waktu dekat ini merupakan vaksin yang multilateral.

KESEHATAN | 19 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS