Menkes: Kehadiran Vaksin Mandiri untuk Percepat Program Vaksinasi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Menkes: Kehadiran Vaksin Mandiri untuk Percepat Program Vaksinasi

Sabtu, 20 Februari 2021 | 13:44 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kehadiran vaksin mandiri pada prinsipnya pemerintah melibatkan semua stakeholders termasuk pihak swasta untuk mempercepat program vaksinasi. Pasalnya, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang pasti menyatakan berapa lama vaksin bisa memberikan kekebalan tubuh.

“Artinya semakin cepat semakin baik. Jangan sampai nanti kekebalan tubuhnya dan program vaksinasi belum selesai. Makin cepat makin baik,” kata Menkes Gunadi pada acara Konferensi Pers "Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro" yang akan diselenggarakan secara daring, Sabtu (20/2/2021).

Oleh karena itu, Menkes menegaskan, pemberian vaksin mandiri ini, sama sekali tidak memberi kesempatan untuk orang kaya mendapat vaksinasi terlebih dahulu. Pasalnya, vaksin mandiri ini kehadiran pihak swasta untuk membantu pemerintah dalam program vaksinasi dengan prinsip gotong royong.

Menkes menyebutkan, pihaknya sedang mempersiapkan peraturan Menkes bekerja sama dengan para stakeholders lainnya termasuk perusahan-perusahan swasta untuk bisa mengeluarkan peraturan yang memang baik.

“Artinya tetap berjalan di koridor-koridor tersebut, namun juga memberikan fleksibilitas untuk teman-teman di pihak swasta yang merasa mereka memiliki kewajiban sosial untuk bergotong royong dengan pemerintah melakukan vaksinasi ini agar seluruh rakyat Indonesia bisa berpartisipasi,” paparanya.

Menkes mengatakan, program vaksinasi melibatkan semua stakeholders karena jika pemerintah melakukan sendiri akan sulit.

“Di mata saya sebagai Menteri Kesehatan, untuk menyelesaikan masalah pandemi tidak mungkin pemerintah melakukan sendiri dengan cara ekslusif, tetapi harus dengan cara inklusif. Enggak mungkin kita hanya melakukan program vaksinasi miliki pemerintah saja, tetapi harus bersama- sama seluruh komponen masyarakat membangun gerakan agar kita bisa vaksinasi ini bersama,” kata Menkes.

Mencapai hal tersebut, kata Menkes, partisipasi aktif masyarakat, apalagi hal tersebut didukung oleh budaya gotong royong Indonesia menjadi simbol kekuatan bangsa.

Menkes menyebutkan, vaksin mandiri ini akan perkuat oleh revisi Peraturan Presiden (Perpres) yang akan keluar minggu ini. Namun, prinsipnya, dasar bahwa vaksin diberikan gratis ke seluruh rakyat Indonesia oleh pemerintah.

“Jadi walaupun ada program vaksin gotong royong, ini tidak menghilangkan hak mereka mendapat vaksin gratis,” kata Gunadi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Perbaiki Penetapan Zonasi dalam Pelaksanaan PPKM Mikro

Dalam pelaksanaan PPKM Mikro masih terdapat perbedaan dasar penetapan zonasi PPKM Mikro sebagian menggunakan tingkat desa/kelurahan, bukan pada tingkat RT.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

PPKM Mikro, Warga Isolasi Mandiri Dapat Beras 20 Kg

Untuk pemenuhan kebutuhan dasar, diberikan bantuan beras 20 kilogram per rumah yang melakukan isolasi mandiri selama 14 hari isolasi.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

Lebaran 2021, Menkes Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Ia mengimbau agar masyarakat pada libur Lebaran nanti untuk mengurangi mobilitas dan sebaiknya di rumah saja.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

Menkes: 80% Kasus Positif Covid-19 Berstatus OTG

Oleh karena itu, penanganan pasien OTG ini dapat dilakukan dengan isolasi mandiri.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

10.000 Babinsa TNI Siap Melakukan Tracing Covid-19

TNI sendiri sudah melakukan pembekalan dan pelatihan kepada prajurit Babinsa yang diterjunkan dalam melakukan upaya tracing.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

Doni Monardo: Penguatan RT/RW Mampu Turunkan Kasus Covid-19

Media massa berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan dan meningkatkan literasi masyarakat tentang Covid-19 dan bencana lainnya.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

Presiden: Pemerintah Terus Menambah Vaksin Covid-19

Pemerintah berusahan menambah ketersediaan vaksin Covid-19 agar vaksinasi bisa diselesaikan akhir tahun 2021.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

Dua Pekan PPKM Mikro, Kasus Covid-19 Aktif Turun 17,27%

Tren kasus aktif di lima provinsi prioritas berhasil diturunkan, yakni di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

PPKM Mikro Diperpanjang 23 Februari-8 Maret

Gubernur menindaklanjuti instruksi Mendagri tentang perpanjangan PPKM mikro dengan menerbitkan surat edaran atau instruksi di masing-masing daerah.

KESEHATAN | 20 Februari 2021

Temukan Vaksin Nusantara, Hendropriyono: Terawan Layak Terima Nobel

Penemuan tersebut merupakan hasil kerja keras Terawan sejak di RSPAD hingga di RS Dr Karyadi.

KESEHATAN | 20 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS