Nucleus Farma Kembangkan Obat Kanker Berbahan Alami
Logo BeritaSatu

Nucleus Farma Kembangkan Obat Kanker Berbahan Alami

Minggu, 21 Februari 2021 | 18:04 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Nucleus Farma (PT Natura Nuswantara Nirmala) mengembangkan riset sticophus variegatus sebagai obat antikanker alami, dengan menggunakan biotechnology LTLP (Low Temperature and Low Pressure).

Melalui riset ini, Nucleus Farma bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kimia LIPI-Puspiptek, akademisi dan praktisi untuk menemukan senyawa aktif sebagai antikanker.

CEO Nucleus Farma, Edward Basilianus mengatakan, Nucleus Farma selalu mendukung dan aktif dalam pengembangan produk Inamed (Indonesia Natural Medicine), serta terbuka untuk bekerja sama dengan pihak akademisi, pemerintah dan praktisi.

"Salah satu upaya agar meningkatkan produk Inamed yang aman, berkhasiat dan bermutu. Oleh karena itu, dengan terjalinnya kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut sehingga produk Nucleus Farma dapat berkontribusi lebih kepada masyarakat,” kata Edward dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Minggu (21/2/2021).

Edward menambahkan, terobosan yang luar biasa ini diharapkan dapat membantu menyehatkan bangsa. "Kami berharap produk-produk Nucleus Farma dapat dimanfaatkan oleh pasien kanker baik untuk penyembuhan maupun pencegahan,” tambahnya.

Menurut Edward, Onogate adalah obat berbahan dasar alami, maka aman dikonsumsi setiap hari seperti jelly gamat. Dengan adanya Onogate, diharapkan bisa menjadi solusi terapi dan pencegahan serta dapat membantu masyarakat Indonesia menjadi pilihan pengobatan alami menggunakan Inamed.

"Untuk itu, Nucleus Farma akan terus melakukan pengujian ke tahapan proses selanjutnya, sehingga dapat berkontribusi langsung untuk para pejuang kanker di Indonesia maupun di luar negeri, menggunakan obat berbahan alami,” tandasnya.

Sementara, Direktur Nucleus Farma, Henryanto Komala menyampaikan, Nucleus Farma merupakan Bio-tech company yang memfokuskan diri menemukan produk-produk inovatif natural, menjadi perusahaan natural pharmaceutical pertama yang mendapatkan FDA registered facility di Indonesia.

"Kita selalu berupaya berinovasi menciptakan terobosan produk melalui hasil riset dan teknologi bekerja sama dengan para peneliti Indonesia yang mengenyam pendidikan post doctoral di Indonesia, Amerika, Jepang dan Jerman," katanya.

Henryanto menjelaskan, perusahaan ingin memberikan kabar baik, dengan keberhasilan menemukan suatu senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, sebuah kolaborasi riset dengan LIPI Kimia Serpong. "Riset ini merupakan riset pendahuluan dan akan ada penelitian yang lebih lanjut ke depannya," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kabar Baik, Vaksin Pfizer Bisa Disimpan di Suhu Lebih Tinggi

Saat ini vaksin Pfizer harus disimpan di suhu -80 sampai -60 derajat Celsius

KESEHATAN | 21 Februari 2021

16 Provinsi Laporkan Jumlah Sembuh Lebih Banyak Dibanding Kasus Harian Covid-19

Sebanyak 8.236 pasien dilaporkan sembuh, sementara penambahan kasus baru sebanyak 7.300.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Update Covid-19: Tambah 7.300, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.278.653

Untuk kasus sembuh hari ini bertambah 8.236 sehingga total menjadi 1.087.076.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Dukung Vaksin Nusantara, Komisi IX: Jangan Cuma Bikin Heboh

Netty mendorong tim vaksin Nusantara untuk membuktikan bahwa vaksin tersebut berhasil memenuhi standar dan rekomendasi ilmiah.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Kenapa Penyintas Covid-19 Tetap Harus Divaksinasi? Ini Penjelasan IDI

Mereka bisa terinfeksi kembali karena kekebalan alami pascainfeksi Covid-19 hanya bertahan selama 3-8 bulan.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Petugas Pelayan Publik Dilakukan Institusi

Verifikasi juga dilakukan oleh institusi masing-masing.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Kemkes Tegaskan Vaksinasi Mandiri Tidak Diperjualbelikan untuk Individu

Vaksinasi mandiri harus menggunakan merk vaksin yang berbeda dari vaksin yang digunakan dalam program pemerintah.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Kemkes: Penanganan Pandemi Covid-19 Fokus pada Deteksi, Terapi, dan Vaksinasi

Di tengah program vaksinasi, Kemkes terus mengkampanyekan protokol kesehatan.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Semua Pihak Diminta Kembangkan Vaksin Nusantara, Bukan Nyinyir

Masyarakat diminta berpikir positif atas upaya produksi vaksin dalam negeri.

KESEHATAN | 21 Februari 2021

Deteksi Dini Kanker Payudara, YKPI Kembali Layani Mammografi UMM Gratis

Layanan ini diperlukan guna memberi edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara.

KESEHATAN | 21 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS