Mochtar Riady Institute dan UPH Digandeng Pemerintah Selidiki Varian Covid Baru
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.24)   |   COMPOSITE 6251.05 (36.6)   |   DBX 1329.86 (16.43)   |   I-GRADE 180.794 (0.37)   |   IDX30 506.396 (0.71)   |   IDX80 136.709 (0.32)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.26)   |   IDXESGL 140.339 (-0.31)   |   IDXG30 143.133 (0.82)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.85)   |   IDXQ30 145.232 (0.08)   |   IDXSMC-COM 293.729 (4.11)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.13)   |   IDXV30 135.556 (1.47)   |   INFOBANK15 1043.56 (-1.32)   |   Investor33 435.417 (0.02)   |   ISSI 183.035 (1.53)   |   JII 629.726 (3.97)   |   JII70 221.943 (1.94)   |   KOMPAS100 1220.71 (3.06)   |   LQ45 950.717 (1.57)   |   MBX 1696.63 (7.99)   |   MNC36 322.327 (-0.01)   |   PEFINDO25 325.87 (0.43)   |   SMInfra18 306.901 (3.43)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.93)   |  

Mochtar Riady Institute dan UPH Digandeng Pemerintah Selidiki Varian Covid Baru

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:09 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Mochtar Riady Institute for Nanotechnology dengan dukungan penuh Universitas Pelita Harapan (MRIN-UPH) telah diajak bergabung dengan konsorsium bentukan pemerintah untuk memantau dan menyelidiki kemunculan varian baru virus corona.

Hal tersebut tidak lepas dari rekam jejak MRIN-UPH yang telah secara aktif terlibat dalam upaya global untuk mendeteksi dan memantau kehadiran varian virus yang baru bersama lembaga riset lain di dunia seperti GISAID sejak Mei 2020.

Upaya bersama ini bertujuan untuk memasok data tentang genom SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.

“Pandemi Covid-19 telah melanda dunia selama lebih dari satu tahun. Situasi yang sulit ini diperparah oleh munculnya sejumlah varian baru SARS-CoV-2, seperti B.1.1.7 yang ditemukan di Inggris dan B.1.351 yang terdeteksi di Afrika Selatan, yang diasumsikan lebih mudah menular dan meningkatkan risiko di seluruh dunia,” bunyi pernyataan MRIN-UPH yang diterima redaksi, Selasa (23/2/2021).

“Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dalam memantau genom virus tersebut di seluruh dunia,” demikian disampaikan.

GISAID, lembaga sains global yang bermarkas di Jerman, menyediakan akses epidemiologi genom virus dan pengawasan sepanjang waktu lewat upaya yang terkoordinasi untuk memonitor kemunculan strain baru Covid-19 di seluruh dunia.

MRIN-UPH adalah lembaga riset swasta pertama dari Indonesia yang ikut serta dalam upaya global ini, dan telah mengirim 17 sekuen gen Spike (S), yaitu gen dalam virus yang mampu menembus sel tubuh manusia.

Pemilahan sekuen genom itu dilakukan seluruhnya oleh MRIN-UPH dengan menggunakan Genetic Analyzer/Sequencer milik mereka sendiri.

Sebagai catatan, data genom pertama MRIN-UPH dikirim ke GISAID pada 12 Mei 2020 bertepatan dengan hari jadi ke-91 Dr. Mochtar Riady, pendiri MRIN.

Upaya pro-aktif MRIN-UPH membuat lembaga tersebut digandeng oleh konsorsium pemerintah yang bertugas memilah genom utuh SARS-CoV-2 dan mengawasi varian-varian virus yang muncul di Indonesia.

Konsorsium tersebut didirikan belum lama ini oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Riset dan Teknologi, karena Indonesia baru mengirim 351 data pemilahan genom utuh virus sejauh ini.

Dalam konsorsium ini, MRIN-UPH adalah satu-satunya lembaga riset swasta, dan akan berkolaborasi dengan lembaga riset bentukan pemerintah seperti Eijkman Institute for Molecular Biology dan sejumlah perguruan tinggi negeri ternama untuk mulai melakukan pemilahan data genom utuh virus dalam waktu dekat.

“Kontribusi aktif oleh MRIN-UPH dalam pengawasan genom utuh virus tentu dibutuhkan untuk memasok lebih banyak data dari Indonesia. Selain itu, kontribusi aktif MRIN-UPH dalam riset ini akan sangat dihargai oleh komunitas akademik,” bunyi pernyataan lembaga tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Airlangga: Vaksinasi dan PPKM Mikro Berhasil Tekan Pertambahan Kasus Covid-19

Dampak positif dari PPKM ini juga semakin kuat berkat pelaksanaan vaksinasi yang sudah diberikan kepada tenaga kesehatan.

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Update Covid-19: Tambah 9.775, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.298.608

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah tersebut didapatkan dari pemeriksaan spesimen sebanyak 65.431

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Kemkes: Penanganan Covid-19 Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Pemerintah fokus pada dua pilar yaitu penguatan pada sisi surveilans penyakit dan pencegahan dari penularan. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama semua pihak.

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Kemkes: Tracing Diperkuat untuk Temukan Lebih Banyak Kasus Positif Covid-19

Sehingga cepat dilakukan upaya pengendalian berupa isolasi mandiri, karantina, dan lainnya.

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Kemkes: Program Vaksinasi Covid-19 untuk Bentuk Herd Immunity

Proses vaksinasi ini ditargetkan akan dilakukan dalam satu tahun.

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Asupan Kolagen Menjaga Elastisitas dan Kesehatan Kulit

Perawatan kulit akan jauh lebih baik jika didukung oleh asupan dari dalam untuk mendapatkan hasil optimal.

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Jokowi: Indonesia Negara Pertama di Asia Tenggara yang Memulai Vaksinasi Covid-19

Vaksin memberikan harapan baru bagi dunia. Seluruh negara di dunia berpacu untuk mendapatkan vaksin.

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Epidemiolog: Vaksin Nusantara Lebih Cocok Disebut Obat, Bukan Vaksin

Vaksin Nusantara ini merupakan vaksin personal berbasis sel dendritik (dendritic cel).

KESEHATAN | 23 Februari 2021

Manfaat Buah Merah Papua untuk Perawatan Tubuh

Keistimewaan lain dari buah merah adalah kandungan antioksidan yang tinggi sehingga bermanfaat bagi kulit dan rambut.

KESEHATAN | 24 Februari 2021

Hari Ini, Vaksinasi Tokoh Agama Digelar di Masjid Istiqlal

Pelaksanaan vaksinasi di Masjid Istiqlal akan berlangsung selama sepekan ke depan.

KESEHATAN | 23 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS