IDI: Media dan Influencer Harus Bantu Perubahan Perilaku Masyarakat
Logo BeritaSatu

IDI: Media dan Influencer Harus Bantu Perubahan Perilaku Masyarakat

Senin, 1 Maret 2021 | 22:53 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban menegaskan perubahan perilaku masyarakat luas terkait protokol kesehatan sangat dibutuhkan untuk menekan kasus Covid-19 di Indonesia. Peran media, influencer, dan tokoh agama sangat diperlukan untuk mempromosikan hal ini.

"Selain vaksinasi, semua program pemerintah harus dilakukan serentak untuk dapat terus menurunkan angka Covid-19. Mulai dari program Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, vaksinasi semaksimal mungkin yang lebih banyak, 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan) dan 3T,” ujarnya dalam acara "Good Morning Talk: Di Balik Kasus Covid Turun" yang disiarkan Beritasatu TV pada Senin (1/3//2021).

Guru Besar Universitas Indonesia ini mengatakan saat ini penularan masih terjadi di dalam ruangan, yakni tempat orang berkumpul. Makanya ia menekankan bila tidak terlalu penting-penting sekali, hindari keluar rumah, pakai masker secara benar dan baik, serta jangan atau hindari berkerumun.

"Media, para tokoh agama maupun masyarakat, influencer dan lainnya harus membantu melakukan perubahan perilaku masyarakat. Dibutuhkan kerja sama tim semua pihak dan lupakan perbedaan antara kita untuk bahu membahu, gotong royong bersama atasi pandemi ini," jelasnya.

"Kalau kita tak berhasil mengatasi pandemi ini dan negara lain berhasil, artinya kewajiban kita terhadap masyarakat belum terpenuhi. Ini adalah kewajiban kita semua," tegas sang profesor.

Untuk itu diperlukan konsekuensi dan implementasi dari berbahai kebijakan yang telah diciptakan dan kembali diterapkan di lapangan. Masih saja ada di daerah yang abai dan lalai dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Masyarakat tahu dulu, hampir semua sudah tahu, paham, lalu mengubah ke arah perilaku lebih sehat. Sesudah itu kita harus mempertahankan secara jangka panjang. Sekarang belum waktunya agak longgar dan santai, tetapi tetap ketat pada protokol kesehatan dan perubahan perilaku sehat," jelas dia.

Menurutnya, jangan sampai masyarakat kembali ke perilaku awal yang kurang perhatikan protokol kesehatan, karena saat ini perilaku masyarakat sudah mulai membaik terutama dalam protokol kesehatan.

"Sekarang ini kasus baru Covid-19 cenderung menurun. Kasus baru di rumah sakit juga berkurang namun dengan catatan ruang ICU masih penuh. Apakah kita akan terus menurun atau naik lagi, itu tergantung pada perilaku kita semua," tanya dia.

Masyarakat tak bisa berharap akan terus turun terus. Maka diimbau tetap harus lebih semangat lagi terapkan protokol kesehatan tanpa kecuali dan saling mendukung serta memahami.

"Saya sangat optimistis kalau perubahan perilaku tetap diperkuat lagi, negara kita tak akan kalah dengan negara lain. Indonesia pasti bisa," ujar Zubairi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Insentif Nakes Belum Cair, IDI Minta Pemerintah Perbaiki Regulasi

IDI bersama organisasi profesi lain telah bertemu pihak Kementerian Kesehatan untuk membahas insentif nakes yang belum cair.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Pakar Farmasi UI Dorong Pemantauan Vaksin untuk Cegah Reaksi Alergi

Prof Retnosari Andradjati mendorong adanya pemantauan keselamatan vaksin (vaccine safety surveillance) selama masa pengenalan vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

IDI Sebut Prokes 5M Jadi Strategi Kalahkan Covid-19

Masyarakat juga harus menjaga lingkungan dengan fokus terhadap ventilasi, durasi, dan jarak.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

IDI: Masih Terlalu Dini Nyatakan Vaksin Mampu Turunkan Kasus Covid-19

Masih terlalu dini menyatakan vaksin mampu menurunkan kasus baru.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Tips Kulit Tetap Sehat, Jangan Salah Pilih Sabun Mandi

Penggunaan sabun mandi yang tepat juga menjadi salah satu cara penting dalam perawatan kulit tubuh.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Kasus Covid-19 Turun, IDI: Tetap Waspada karena Gelombang Pertama Belum Usai

Penurunan kasus ini tidak dapat disimpulkan dampak dari pelaksanaan vaksinasi.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

IDI: Perilaku Masyarakat Jadi Kunci Pengendalian Covid-19

Angka Covid-19 dunia sudah mulai turun, sementara Indonesia kalau pun turun, tidak terlalu drastis.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Update Covid-19: Tambah 6.680, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.341.314

Kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Senin (1/3/2021) berjumlah 6.680. Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.341.314.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Wamenkes: Kehadiran Good Doctor Bantu Masyarakat

Good DOctor membantu masyarakat menjalani pengobatan secara digital.

KESEHATAN | 1 Maret 2021

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo Donorkan Plasma Konvalesen

Ada 15 kriteria inkluasi donor plasma konvalesen, antara lain berusia antara 18 sampai 60 tahun dan berat badan minimal 55 kg.

KESEHATAN | 1 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS