Menkes: Virus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Berasal dari TKI Arab Saudi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Menkes: Virus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Berasal dari TKI Arab Saudi

Selasa, 2 Maret 2021 | 23:04 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Temuan dua kasus Covid-19 dengan virus varian baru B117 UK di Indonesia terdeteksi berasal dari tenaga kerja atau buruh migran Indonesia yang datang dari Arab Saudi. Hal itu diungkakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kepada Beritasatu.com, Selasa (2/3/2021) malam.

“Semalam terkonfirmasi oleh Balitbangkes ada dua BMI (buruh migran Indonesia) dari Arab Saudi yang positif virus Covid-19 dengan strain B117/N501Y (strain UK),” ujar Budi Sadikin.

Pengumuman temuan varian baru virus Covid-19 pertama kali disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono dalam acara refleksi satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia yang digelar oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, Selasa (2/3/2021).

“Kalau satu tahun lalu kita menemukan kasus 01 dan 02 Covid-19, tadi malam saya mendapatkan informasi tepat satu tahun hari ini kita menemukan mutasi, B117 UK mutation di Indonesia. Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan dua kasus,” kata Dante.

Temuan itu didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel dengan metode whole genome sequence (WGS).

Menkes Budi Gunadi juga menuturkan bahwa surveilans untuk strain baru atau mutasi virus, di Indonesia, masih sangat lemah. Hal itu sudah diketahui Budi sehari setelah pelantikannya sebagai menteri kesehatan Desember 2020 lalu.

“Saya di-warning oleh beberapa ahli,” katanya.

Kala itu, dalam pengecekan Budi, Indonesia hanya mampu menguji 172 sample strain virus atau mutasinya dengan metoda WGS. Jumlah ini sangat kecil dibanding negara-negara maju yang bisa 5.000 hingga 20.000 setahun.

Karena itu pada 8 Januari 2021 kementerian yang dipimpinnya bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN) menandatangani nota kesepahaman yang menjadi acuan dan landasan dalam menyelenggarakan surveilans genom virus Covid-19.

Tim gabungan suveilans genom antara Kemenkes dan Kemristek/BRIN bertujuan mengetahui epidemologi molekuler, karakteristik, dan dampak pada kesehatan, serta pelacakan kasus untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 baik di tingkat nasional maupun global.

“Sampai saat ini sudah 469 tes yang dilakukan atas sample swab positif dari tempat-tempat yang international traffic-nya tinggi,” ujar Budi.

Sementara itu menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio, kendala melakukan lebih banyak WGS test antara lain belum semua laboratorium memiliki alat untuk melakukan WGS, terbatasnya sumber daya manusia (SDM), dan masalah pembiayaan.

Dari sisi alat, diperlukan alat sekuensing dengan kecepatan dan ketepatan tinggi. Saat ini umumnya lab masih menggunakan metode lama. Belum semua lab menggunakan alat modern atau next generation sequencing.

Dari sisi SDM, belum banyak tenaga lab punya pengalaman dan keahlian untuk melakukan WGS. Tidak semua ahli molekuler biologi memahaminya. Untuk sekadar menjalankan mesin atau mencampur reagensia, banyak tenaga mampu. Tetapi untuk menganalisis hasil sekuensing butuh orang yang punya pengetahuan dan pengalaman dalam bioinformatika.

Dari sisi pembiayaan, harga per sekuensing virus SARS Cov-2 berkisar antara Rp 3 juta sampai Rp 5 juta.

Lebih banyak lab yang mempunyai kemampuan melakukan WGS test akan makin banyak pula diketahui karakteristik virus-virus yang ada. Sejalan dengan itu semakin baik para ahli memahami virus yang beredar di satu daerah.

Pentingnya mengetahui karakter virus adalah untuk pencegahan penularan virus, pengembangan vaksin dan obat, serta mengetahui sebaran dan pergerakan virus. Sebab mengetahui karakter virus artinya bisa mengetahui apakah lebih cepat menular, bisa menularkan ke lebih banyak orang, menyebabkan gejala klinis lebih berat, lebih sulit diobati, atau apakah dikenali oleh antibodi setelah seseorang divaksinasi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kisah Pasien Pertama Covid-19: Bukan Hanya Fisik, Mental Juga Harus Sembuh

Tepat satu tahun lalu, tiga warga Depok, Maria Darmaningsih, Sita Tyasutami, dan Ratri Anindyajati menjadi pasien pertama Covid-19.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Pangkas Antrean Pasien, BPJS Kesehatan Akan Perkuat Sistem Online

Caranya, dengan membangun dan menguatkan inovasi sistem manajemen informasi online, dan nantinya fasilitas kesehatan memakai inovasi ini.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Terlena dengan Vaksin

Program vaksinasi hanyalah satu dari berbagai upaya penanganan pandemi yang harus dilakukan bersamaan dengan program lainnya.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Cegah Mutasi Virus dari Inggris, Satgas Perketat Pintu Masuk Indonesia

Prof Wiku juga menyebut pemerintah akan melakukan penelusuran kontak dari kedua pasien B117 tersebut agar penyebaran tidak semakin meluas.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Penerapan PPKM dan Kepatuhan Prokes Efektif Turunkan Kasus Baru Covid-19

Memasuki bulan Maret ini terlihat tren menurun kasusnya yang cukup signifikan.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Update Covid-19: Tambah 5.712, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.347.026

Dengan penambahan 5.712 kasus baru, maka total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.347.026.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Epidemiolog Peringatkan Kecepatan Penularan dari Mutasi Covid-19

Hal yang harus diwaspadai dari kehadiran mutasi virus di Indonesia adalah terjadinya perubahan karakter virus.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Mutasi Covid-19 Masuk Indonesia, Epidemiolog Tidak Terkejut

Dicky mengaku sudah memberikan peringatan masuknya mutasi atau strain baru virus corona sejak akhir 2019.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Lagi, 10 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Secara keseluruhan saat ini Indonesia sudah memiliki 38 juta dosis vaksin.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Setahun Pandemi Covid-19, Jokowi Ingin Segera Terbentuk Imunitas Masyarakat

Walau vaksin sudah diterima, Jokowi berharap protokol kesehatan tidak dilupakan.

KESEHATAN | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS