Setahun Covid-19, Perkembangan Grafik Jadi Refleksi Kualitas Penanganan
Logo BeritaSatu

Setahun Covid-19, Perkembangan Grafik Jadi Refleksi Kualitas Penanganan

Rabu, 3 Maret 2021 | 08:58 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi corona (Covid-19) di Indonesia telah berlangsung genap setahun, sejak kasus pertama dilaporkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 lalu. Masa awal pandemi, grafik perkembangan kasus aktif dan kematian di Indonesia menunjukkan peningkatan tajam. Upaya percepatan penanganan oleh pemerintah, melandaikan grafik, hingga kini berangsur menurun. Sebaliknya, pada sisi kesembuhan, grafiknya perlahan terus mengalami peningkatan. Dibandingkan dunia, rata-rata perkembangan Covid-19 di Indonesia lebih baik.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan metode persentase kasus untuk melihat perbandingan antara satu lingkup dengan lingkup lainnya lebih ideal, dalam hal ini Indonesia dengan tingkat dunia. Pasalnya jika menggunakan angka absolut, tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan, mengingat ruang lingkupnya berbeda.

"Sebagai contoh, jumlah kasus di dunia tentunya akan selalu lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Karena kasus dunia terdiri dari berbagai kasus di seluruh negara-negara yang terdampak Covid-19, sedangkan kasus di Indonesia terdiri dari satu negara saja," katanya saat konferensi pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (2/3/2021) secara virtual.

Secara rinci pada perkembangan kasus aktif di Indonesia, awalnya meningkat tajam, tetapi terus menunjukkan penurunan yang konsisten, bahkan cukup drastis hingga Oktober 2020. Sementara sejak November 2020 hingga saat ini, trennya terlihat fluktuatif dan cenderung melandai, serta tidak setajam dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Dibandingkan kasus aktif dunia, pada Maret 2020 naik tajam, kemudian trennya melandai hingga awal Oktober 2020. Tren ini menunjukkan peningkatan selama Oktober dan cenderung kembali melandai hingga saat ini. "Data per 1 Maret 2021, perbandingan kasus aktif di Indonesia sebesar 11,41% dan dunia 19,05%," imbuhnya.

Sedikit berbeda dengan kasus aktif, kasus kematian di Indonesia cenderung fluktuatif meningkat sejak awal April 2020. Bulan-bulan selanjutnya, persentase kematian cenderung melandai. Pada kasus kematian dunia, juga meningkat tajam pada Maret - April 2020. Kemudian sejalan dengan Indonesia, trennya melandai hingga saat ini. Per 1 Maret 2021, persentase Indonesia sebesar 2,71%, dan dunia 2,22% dengan selisih 0,5%.

Lalu pada kesembuhan di Indonesia, persentasenya menunjukkan kenaikan tajam hingga Agustus 2020, kemudian melandai meskipun terus menunjukkan peningkatan hingga saat ini. Sedangkan kesembuhan dunia sempat mengalami penurunan drastis selama Maret 2020, dan meningkat hingga saat ini. Per 1 Maret 2021, persentase kesembuhan di Indonesia sebesar 85,88%. Sedangkan di dunia sebesar 78,74%.

Melihat perkembangan ini Indonesia memiliki persentase kasus aktif lebih rendah dari dunia, dan persentase kesembuhan yang lebih tinggi dari dunia. "Ini adalah hal yang perlu terus dipertahankan, dan tentunya tidak hanya berpatokan pada persentase saja, namun bagaimana memastikan bahwa kasus aktif dapat ditekan hingga 0 kasus, dan tidak ada sama sekali," lanjutnya.

Selain itu angka kematian di Indonesia yang lebih tinggi dari dunia, juga menjadi hal yang harus segera diperbaiki. Tidak hanya persentasenya saja, tetapi jumlah kematian di Indonesia yang mencapai lebih dari 36.000 orang, adalah hal yang tidak bisa ditoleransi. Angka tersebut melambangkan nyawa yang penambahannya harus ditekan hingga tidak ada kematian sama sekali.

Untuk itu, kualitas penanganan adalah kunci menekan kasus aktif dan kematian, serta meningkatkan kesembuhan. "Saya mohon kepada seluruh kepala daerah, mulai desa dan kelurahan, kabupaten/kota, hingga provinsi untuk melakukan refleksi dari grafik ini dan terus meningkatkan koordinasi seluruh lapisan masyarakat agar tercapai kualitas penananganan Covid-19," pungkas Wiku.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes: Virus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Berasal dari TKI Arab Saudi

Temuan itu didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel dengan metode whole genome sequence.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Kisah Pasien Pertama Covid-19: Bukan Hanya Fisik, Mental Juga Harus Sembuh

Tepat satu tahun lalu, tiga warga Depok, Maria Darmaningsih, Sita Tyasutami, dan Ratri Anindyajati menjadi pasien pertama Covid-19.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Pangkas Antrean Pasien, BPJS Kesehatan Akan Perkuat Sistem Online

Caranya, dengan membangun dan menguatkan inovasi sistem manajemen informasi online, dan nantinya fasilitas kesehatan memakai inovasi ini.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Terlena dengan Vaksin

Program vaksinasi hanyalah satu dari berbagai upaya penanganan pandemi yang harus dilakukan bersamaan dengan program lainnya.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Cegah Mutasi Virus dari Inggris, Satgas Perketat Pintu Masuk Indonesia

Prof Wiku juga menyebut pemerintah akan melakukan penelusuran kontak dari kedua pasien B117 tersebut agar penyebaran tidak semakin meluas.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Penerapan PPKM dan Kepatuhan Prokes Efektif Turunkan Kasus Baru Covid-19

Memasuki bulan Maret ini terlihat tren menurun kasusnya yang cukup signifikan.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Update Covid-19: Tambah 5.712, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.347.026

Dengan penambahan 5.712 kasus baru, maka total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.347.026.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Epidemiolog Peringatkan Kecepatan Penularan dari Mutasi Covid-19

Hal yang harus diwaspadai dari kehadiran mutasi virus di Indonesia adalah terjadinya perubahan karakter virus.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Mutasi Covid-19 Masuk Indonesia, Epidemiolog Tidak Terkejut

Dicky mengaku sudah memberikan peringatan masuknya mutasi atau strain baru virus corona sejak akhir 2019.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Lagi, 10 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Secara keseluruhan saat ini Indonesia sudah memiliki 38 juta dosis vaksin.

KESEHATAN | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS