Waspada Salah Cara Merawat Organ Telinga
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Waspada Salah Cara Merawat Organ Telinga

Rabu, 3 Maret 2021 | 16:31 WIB
Oleh : Indah Handayani / JAS

Jambi, Beritasatu.com - Gangguan pada pendengaran di organ telinga, dapat disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada telinga luar atau adanya bakteri yang bermukim di telinga bagian tengah. Selain menimbulkan rasa demam dan nyeri, fungsi pendengaran pun mengalami penurunan kualitas. Untuk itu, merawat organ telinga sangatlah penting. Sayangnya, banyak yang melakukan hal yang salah dalam merawat organ ini.

Dokter spesialis THT Siloam Hospitals Jambi dr Arsia Dilla Pramita Sp THT-KL menjelaskan infeksi atau timbulnya bakteri umumnya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Pada telinga terdapat kotoran telinga atau serumen.

Tindakan membersihkan telinga dapat membuat kotoran telinga terdorong masuk jauh ke dalam. Tindakan mengorek telinga selain membuat serumen semakin masuk ke dalam, dikhawatirkan juga akan merusak gendang telinga.

“Bahkan sampai robek sehingga pasien akan merasakan berdengung bahkan sampai berair," ungkap dr Arsia dalam keterangan pers, Rabu (3/3/2021).

Arsia menambahkan selain infeksi, serumen atau kotoran telinga juga dapat mengganggu pendengaran. Namun masyarakat sering berupaya membersihkan sendiri dengan cara mengorek telinga.

Padahal serumen dapat keluar dengan sendirinya pada saat kita sedang mengunyah makanan atau berbicara. “Adapun serumen ini berfungsi sebagai proteksi yang melindungi telinga dari serangga bahkan kotoran halus," tambah Arsia.

Menurut Arsia, organ telinga merupakan salah satu panca indra yang terdiri dari tiga bagian besar, yaitu telinga luar, tengah,, dan dalam. Ia pun menegaskan perawatan telinga antara bayi dengan orang dewasa sangatlah berbeda.

Bagi bayi, para ibu yang sering membersihkan kotoran telinga pada bayinya terutama sehabis mandi maka sebaiknya hal ini dilakukan hanya pada bagian luar telinga, yaitu sebatas yang terlihat secara kasat mata. Hal ini dikarenakan gendang telinga pada bayi sangat dekat dengan telinga bagian luar dan berbeda dengan anatomi telinga pada orang dewasa.

“Dengan anjuran ini, diharapkan kondisi gendang telinga bayi tetap terjaga dari luka infeksi,” tambahnya.

Arsia menambahkan infeksi telinga dapat sembuh dan penanganan umumnya dapat dimulai dengan mengatasi rasa nyeri dan mengeradikasi kuman melalui pengobatan antibiotik jika disebabkan oleh bakteri. Biasanya diawali dengan pengalaman memiliki penyakit saluran pernapasan atau alergi seperti batuk pilek yang bisa menyebar ke organ telinga bagian tengah.

Patofisiologi yang menyebabkan infeksi telinga tengah pada anak berbeda dengan dewasa. “Pada anak infeksi lebih mudah terjadi karena tuba lebih pendek, lebih lebar, dan lebih horizontal," tutur Arsia.

Lebih lanjut Arsia menambahkan ada beberapa gangguan kesehatan telinga di setiap bagian telinga ini disebabkan infeksi ataupun virus dan bakteri. Di antaranya adalah peradangan pada telinga luar yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, dan jamur.

Adapun faktor yang mempermudah terjadinya radang telinga luar adalah perubahan pH di liang telinga Jika terjadi perubahan pH, proteksi terhadap infeksi menurun.

Ada pula otitis media akut yang merupakan gangguan telinga bagian tengah disebabkan infeksi, virus atau bakteri. Ini sering terjadi pada anak-anak dengan gejala, sakit telinga, demam, keluarnya cairan dari telinga.

Terakhir, otitis media supuratif kronis (OMSK) adalah infeksi kronis rongga telinga tengah yang ditandai dengan perforasi permanen gendang telinga, lalu keluarnya cairan yang berbau tidak sedap baik hilang-timbul atau terus-menerus.

Lebih lanjut Arsia menjelaskan kekambuhan dapat disebabkan oleh infeksi saluran napas atas atau jika telinga kemasukan air. Pada kondisi ini juga dapat terjadi gangguan pendengaran.

Pada OMSK pasien umumnya mengeluhkan telinga berdengung, keluar cairan. Pada keadaan yang berat, dapat terjadi komplikasi seperti vertigo, hingga penyebaran ke intrakranial. “Untuk mencegah terjadinya berbagai infeksi tersebut, memeriksakan dan membersihan telinga sebaiknya rutin dilakukan setiap enam bulan sekali dengan mengunjugi dokter spesialis THT," tutup Arsia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Juli, Menkes Targetkan Satu Juta Orang Divaksinasi Covid-19 Per Hari

Untuk dapat menjangkau target 1 juta per hari, maka latihannya harus dimulai dari sekarang.

KESEHATAN | 3 Maret 2021

Menkes Budi Sadikin: Juni, 20% Masyarakat Sudah Divaksin Covid-19

Menkes meminta masyarakat untuk bersabar menunggu proses vaksinasi Covid-19 yang tengah berlangsung.

KESEHATAN | 3 Maret 2021

Vaksinasi Covid-19 untuk Duta BPJS Kesehatan Dimulai

Pada tahap awal, vaksinasi dilakukan kepada Duta BPJS Kesehatan kantor pusat dan wilayah DKI Jakarta sebanyak 1.569 orang.

KESEHATAN | 3 Maret 2021

Bio Farma Sudah Terima 37,5 Juta Dosis Bulk Vaksin dari Sinovac

Bulk vaksin ini akan terus diterima secara bertahap hingga Juli 2021 mendatang.

KESEHATAN | 3 Maret 2021

BPOM Edukasi Milenial soal Obat dan Kosmetika Aman

BPOM berharap dapat terpilih duta kosmetik aman dan duta jamu aman yang dapat menjadi influencer bagi komunitasnya.

KESEHATAN | 3 Maret 2021

Wamenkes: Diagnosa Dini Covid-19 Dapat Cegah Kematian

Keberhasilan Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19 adalah kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah untuk melakukan berbagai upaya terbaik.

KESEHATAN | 3 Maret 2021

TNI AD Targetkan Seluruh Prajurit Sudah Divaksin April 2021

Vaksinasi ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah guna mencegah penyebaran virus Covid-19

KESEHATAN | 3 Maret 2021

Setahun Covid-19, Perkembangan Grafik Jadi Refleksi Kualitas Penanganan

Masa awal pandemi, grafik perkembangan kasus aktif dan kematian di Indonesia menunjukkan peningkatan tajam.

KESEHATAN | 3 Maret 2021

Menkes: Virus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Berasal dari TKI Arab Saudi

Temuan itu didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel dengan metode whole genome sequence.

KESEHATAN | 2 Maret 2021

Kisah Pasien Pertama Covid-19: Bukan Hanya Fisik, Mental Juga Harus Sembuh

Tepat satu tahun lalu, tiga warga Depok, Maria Darmaningsih, Sita Tyasutami, dan Ratri Anindyajati menjadi pasien pertama Covid-19.

KESEHATAN | 2 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS