Kenali Mitos Keliru dalam Penanganan Luka
Logo BeritaSatu

Kenali Mitos Keliru dalam Penanganan Luka

Minggu, 7 Maret 2021 | 15:24 WIB
Oleh : Indah Handayani / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam hal perawatan luka pada anak, banyak mitos keliru yang beredar di masyarakat. Alhasil, luka tersebut kerap lama penyembuhannya dan tak jarang malah akan menimbulkan bekas. Apa sajakah mitos keliru tersebut?

Dokter Spesialis Anak dr. Mesty Ariotedjo SpA mengatakan masih banyak beredar mitos keliru misalnya mitos luka yang dibiarkan terbuka dan kering akan cepat sembuh. Padahal, luka yang dibiarkan terbuka seringkali dapat memperbesar risiko terkontaminasi kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

“Karena itu, penting sekali untuk menjaga kebersihan dan kelembaban daerah luka dengan membersihkan luka dan membalut luka supaya proses penyembuhan luka lebih cepat dan baik,” ungkapnya di sela virtual gathering Hansaplast, Sabtu (6/3/2021).

Dr Mesty mengatakan ketika anak mengalami luka hal pertama yang dilakukan adalah melihat lukanya apakah ada luka darah yang mengalir atau tidak. Jika ada, hentikan dahulu perdarahannya dengan mengangkat bagian teruka tersebut dan ditekan dengan kain selama lima menit. Setelah lukanya berhenti berdarah, perlu dibersihkan dengan air mengalir untuk memastikan tidak ada lagi kotoran yang menempel demi mencegah infeksi. Apabila lukanya cukup dalam, berikan cairan antiseptik. Dilanjutkan dengan membalut lukanya.

“Dengan dibalut, bukan hanya untuk mencegah terjadinya infeksi dan menjaga kelembaban saja, tapi juga mencegah adanya kontak dengan permukaan yang tajam. Misalnya ujung meja atau tersenggol yang akan memperlambat penyembuhan luka,” tegasnya.

Sementara itu, Marketing Director Hansaplast Dr Christopher Vierhaus mengatakan pihaknya memahami bahwa luka, sekecil apapun, dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengurangi makna untuk menikmati momen bersama orang tercinta. Terutama dengan adanya risiko infeksi berlanjut bahkan pada luka terkecil sekalipun. Sebagai pelopor plester perawatan luka, Hansaplast kini mempersembahkan generasi terbaru plester di Indonesia, yaitu Hansaplast plester dengan Bacteria Shield.

“Seluruh rangkaian plester dengan Bacteria Shield telah teruji dapat menghalang kotoran dan bakteri, yang berarti luka akan mendapatkan perlindungan optimum dan kondisi yang ideal untuk proses penyembuhan tanpa resiko komplikasi,” tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Turun, Epidemiolog: Tetap Lanjutkan 3T

Pengujian, pelacakan dan isolasi atau testing, tracing, treatment (3T) harus ditingkatkan yang diperkuat dengan sistem surveillance (pengawasan).

KESEHATAN | 7 Maret 2021

PPKM Mikro Diperpanjang, Satgas: Lihat Saja Hasilnya

Baginya lebih baik melihat saja hasil yang dilakukan satuan petugas dan pemerintah selama ini berbuat apa saja ke depan.

KESEHATAN | 7 Maret 2021

Peran Nutrigenomik dalam Program Diet

Nutrigenomik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara faktor genetik dengan nutrisi yang memiliki komposisi spesifik.

KESEHATAN | 7 Maret 2021

Siloam Hospitals Group Dukung Vaksinasi Lansia DKI Jakarta

“Oleh karena itu, Siloam siap mendukung setiap program pemerintah demi Indonesia yang lebih sehat dan baik,” ungkap dr Harijanto

KESEHATAN | 7 Maret 2021

Prihatin Vaksinasi Baru Capai 10%, Gubernur Babel Bentuk Tim Percepatan

Beberapa pihak lambat merespons dan mengabaikan percepatan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

KESEHATAN | 7 Maret 2021

Kemkes: Masih Ada Masyarakat yang Tak Mau Dilacak

Nantinya mereka didukung unsur lainnya seperti para kader untuk dikerahkan membantu tracing penyebaran Covid-19 di masyarakat.

KESEHATAN | 7 Maret 2021

Lagi, Seorang Dokter Meninggal Terinfeksi Covid-19

dr Rizqan Imam Noor bertugas di Puskesmas Muara Rapak sejak tahun 2015.

KESEHATAN | 7 Maret 2021

Pasien Penyakit Ginjal Kronis Direkomendasikan untuk Divaksinasi Covid-19

PB PAPD merekomendasikan agar para pasien penyakit ginjal kronis dapat divaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

20.000 Karyawan Angkasa Pura II Divaksinasi Covid-19

Program vaksinasi terhadap seluruh karyawan Angkasa Pura II akan tuntas pada akhir Maret 2021 atau minggu pertama April 2021.

KESEHATAN | 6 Maret 2021

Pimpinan BPK Ikuti Vaksinasi Covid-19

Ketua BPK Agung Firman Sampurna bersama pimpinan BPK lainnya menjalani vaksinasi Covid-19 di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Jumat (5/3/2021).

KESEHATAN | 6 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS