Logo BeritaSatu

Ini Strategi Direksi Baru BPJS Kesehatan Tingkatkan Mutu Layanan JKN-KIS

Senin, 8 Maret 2021 | 17:47 WIB
Oleh : Herman / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk membangun ekosistem program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang ideal, BPJS Kesehatan melakukan optimalisasi sinergi lintas sektoral. Sinergi ini dilakukan dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, manajemen fasilitas kesehatan, tenaga medis, pemberi kerja, asosiasi fasilitas kesehatan, organisasi profesi, akademisi, pakar, dan stakeholders JKN-KIS lainnya.

Untuk itu, BPJS Kesehatan membuat program “BPJS Kesehatan Mendengar” guna menjaring berbagai masukan dan saran yang konstruktif dari para stakeholders JKN-KIS tersebut.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengungkapkan, program “BPJS Kesehatan Mendengar” ini dijalankan guna meningkatkan mutu layanan dan mendongkrak kepuasan peserta JKN-KIS.

"'BPJS Kesehatan Mendengar' ini membantu kami melakukan pemetaan kebutuhan stakeholders untuk kami jadikan evaluasi, masukan, dan acuan dalam mengelola Program JKN-KIS lima tahun ke depan. Bahkan tidak menutup kemungkinan bila suara mereka akan menjadi sasaran strategis jangka panjang BPJS Kesehatan," kata Ali Ghufron Mukti dalam acara Konferensi Pers Kick Off BPJS Kesehatan Mendengar, Senin (8/3/2021).

Ghufron menjelaskan, pelaksanaan kegiatan “BPJS Kesehatan Mendengar” menggunakan tiga metode yaitu melalui pertemuan offline atau kunjungan langsung ke pemangku kepentingan, melalui pertemuan online, serta melalui e-Form, yakni formulir elektronik yang akan diedarkan BPJS Kesehatan untuk diisi oleh para pemangku kepentingan. Hasil kegiatan tersebut selanjutnya akan dikompilasi dan menjadi masukan bagi penyusunan strategi organisasi.

"Masukan tersebut juga akan kami manfaatkan untuk mengembangkan inovasi dalam rangka peningkatan mutu layanan, kepuasan peserta serta menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS," kata Ghufron.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan BPJS Kesehatan, stakeholders yang menjadi prioritas utama untuk dikelola secara intensif adalah mereka yang memiliki wewenang besar serta kepentingan tinggi terhadap organisasi. Misalnya, peserta JKN-KIS, fasilitas kesehatan, dan pemerintah. Pemerintah dalam hal ini adalah kementerian/lembaga yang terkait langsung dengan operasional BPJS Kesehatan, seperti Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Dewan Jaminan Sosial Nasional, Otoritas Jasa Keuangan, Kejaksaan, dan sebagainya.

Direktur Pengawasan, Pemeriksaan, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno selaku pengarah kegiatan "BPJS Kesehatan Mendengar" menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan mempererat jalinan komunikasi yang lebih baik lagi antara BPJS Kesehatan dengan berbagai stakeholders, yang pada akhirnya diharapkan dapat makin memperkuat ekosistem penyelenggaraan JKN-KIS ke depan.

"Dengan terjalinnya komunikasi yang baik dengan berbagai stakeholders, diharapkan ekosistem JKN-KIS dapat lebih kondusif dan pada akhirnya Program JKN-KIS dapat dilaksanakan lebih baik lagi,” kata Mundiharno.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Elon Musk Aktifkan Akun Tokoh Neo-Nazi, Rapper Ye Dibekukan

Elon Musk mengaktifikan kembali akun milik tokoh neo-Nazi neo-Nazi Andrew Anglin, sementara akun milik rapper Ye yang dikenal sebagai Kanye West malah dibekukan

NEWS | 5 Desember 2022

Sore hingga Malam, Sebagian Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan dapat disertai kilat atau petir di sebagian wilayah Jakarta pada sore hingga malam hari

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Gunung Semeru, Relawan Pertaruhkan Nyawa Evakuasi Warga

Awan panas guguran dari Gunung Semeru mengakibatkan sejumlah wilayah di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diguyur hujan abu vulkanik.

NEWS | 5 Desember 2022

Perempuan Pelaku Penganiayaan Balita di Bantaeng Ditangkap

Setelah buron beberapa lama, HS, pelaku penganiayaan balita di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, akhirnya ditangkap polisi, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 5 Desember 2022

5 Berita Terpopuler, Erupsi Gunung Semeru hingga Konser Rizky Febian

Bencana erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur dan konser mini Rizky Febian di Stasiun MRT Hotel Indonesia menjadi berita terpopuler Beritasatu.com.

NEWS | 5 Desember 2022

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bikin Blunder Lawan Argentina, Kiper Australia Diejek Rekan Setimnya

Bikin Blunder Lawan Argentina, Kiper Australia Diejek Rekan Setimnya

SEMESTA BOLA 2022 | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE