Ini Strategi Direksi Baru BPJS Kesehatan Tingkatkan Mutu Layanan JKN-KIS
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Strategi Direksi Baru BPJS Kesehatan Tingkatkan Mutu Layanan JKN-KIS

Senin, 8 Maret 2021 | 17:47 WIB
Oleh : Herman / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk membangun ekosistem program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang ideal, BPJS Kesehatan melakukan optimalisasi sinergi lintas sektoral. Sinergi ini dilakukan dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, manajemen fasilitas kesehatan, tenaga medis, pemberi kerja, asosiasi fasilitas kesehatan, organisasi profesi, akademisi, pakar, dan stakeholders JKN-KIS lainnya.

Untuk itu, BPJS Kesehatan membuat program “BPJS Kesehatan Mendengar” guna menjaring berbagai masukan dan saran yang konstruktif dari para stakeholders JKN-KIS tersebut.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengungkapkan, program “BPJS Kesehatan Mendengar” ini dijalankan guna meningkatkan mutu layanan dan mendongkrak kepuasan peserta JKN-KIS.

"'BPJS Kesehatan Mendengar' ini membantu kami melakukan pemetaan kebutuhan stakeholders untuk kami jadikan evaluasi, masukan, dan acuan dalam mengelola Program JKN-KIS lima tahun ke depan. Bahkan tidak menutup kemungkinan bila suara mereka akan menjadi sasaran strategis jangka panjang BPJS Kesehatan," kata Ali Ghufron Mukti dalam acara Konferensi Pers Kick Off BPJS Kesehatan Mendengar, Senin (8/3/2021).

Ghufron menjelaskan, pelaksanaan kegiatan “BPJS Kesehatan Mendengar” menggunakan tiga metode yaitu melalui pertemuan offline atau kunjungan langsung ke pemangku kepentingan, melalui pertemuan online, serta melalui e-Form, yakni formulir elektronik yang akan diedarkan BPJS Kesehatan untuk diisi oleh para pemangku kepentingan. Hasil kegiatan tersebut selanjutnya akan dikompilasi dan menjadi masukan bagi penyusunan strategi organisasi.

"Masukan tersebut juga akan kami manfaatkan untuk mengembangkan inovasi dalam rangka peningkatan mutu layanan, kepuasan peserta serta menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS," kata Ghufron.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan BPJS Kesehatan, stakeholders yang menjadi prioritas utama untuk dikelola secara intensif adalah mereka yang memiliki wewenang besar serta kepentingan tinggi terhadap organisasi. Misalnya, peserta JKN-KIS, fasilitas kesehatan, dan pemerintah. Pemerintah dalam hal ini adalah kementerian/lembaga yang terkait langsung dengan operasional BPJS Kesehatan, seperti Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Dewan Jaminan Sosial Nasional, Otoritas Jasa Keuangan, Kejaksaan, dan sebagainya.

Direktur Pengawasan, Pemeriksaan, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno selaku pengarah kegiatan "BPJS Kesehatan Mendengar" menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan mempererat jalinan komunikasi yang lebih baik lagi antara BPJS Kesehatan dengan berbagai stakeholders, yang pada akhirnya diharapkan dapat makin memperkuat ekosistem penyelenggaraan JKN-KIS ke depan.

"Dengan terjalinnya komunikasi yang baik dengan berbagai stakeholders, diharapkan ekosistem JKN-KIS dapat lebih kondusif dan pada akhirnya Program JKN-KIS dapat dilaksanakan lebih baik lagi,” kata Mundiharno.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

21 Provinsi Laporkan Jumlah Sembuh Lebih Banyak Dibanding Kasus Harian

Sebanyak 21 provinsi melaporkan jumlah pasien sembuh daripada kasus harian Covid-19 pada Senin (8/3/2021).

KESEHATAN | 8 Maret 2021

Kabar Gembira, Kasus Aktif Covid-19 dan BOR di DKI Jakarta Turun Signifikan

Penurunan kasus aktif ini diiringi juga dengan penurunan BOR atau tingkat keterisian, baik itu tempat tidur isolasi maupun ICU di 106 RS Rujukan Covid-19.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

PPKM Mikro Akan Dihentikan apabila Ada Tanda-tanda Ini

Pemerintah akan terus memonitor dampak dari pelaksanaan PPKM mikro dibarengi dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

Menkes Targetkan Minimal 1 Per 1.000 Penduduk Dites Covid-19 Per Minggu

Kemkes telah menyiapkan panduan untuk testing, tracing, dan isolasi.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

Update Covid-19: Tambah 6.894, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.386.556

Kementerian Kesehatan melaporkan penambahan harian kasus Covid-19 di Indonesia, Senin (8/3/2021) sebanyak 6.894. Total kasus Covid-19 di Indonesia 1.386.556.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

Ini Hasil Positif dari Pelaksanaan PPKM Mikro

Selama tujuh minggu pelaksanan PPKM, enam dari tujuh provinsi telah berhasil menurunkan persentase kasus aktif dibandingkan sebelum masa PPKM.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

PPKM Mikro Diperpanjang dan Diperluas ke Tiga Provinsi Lain

Untuk PPKM mikro jilid III akan diberlakukan mulai 9 Maret 2021 hingga 22 Maret 2021.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

Vitamin C Saja Tak Cukup, Uya Kuya Sarankan Ini untuk Perkuat Imun

Sempat terpapar Covid-19, Uya Kuya mengaku mengonsumsi vitamin C saja tidak cukup untuk meningkatkan imunitas.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

Vaksin Astrazeneca yang Tiba di Indonesia Sore Ini 1,1 Juta Dosis

Vaksin yang akan tiba di Indonesia adalah vaksin Astrazeneca dari The Global Alliance for Vaccines and Immunisation(GAVI)- Covax.

KESEHATAN | 8 Maret 2021

Hari Ini Vaksin Covid-19 Astrazeneca Tiba di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang beruntung, karena termasuk dari 40 negara pertama yang bisa melakukan vaksinasi.

KESEHATAN | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS