Riset: Susu Sapi A2 Dukung Imunitas dan Tekan Risiko Penyakit Serius
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Riset: Susu Sapi A2 Dukung Imunitas dan Tekan Risiko Penyakit Serius

Selasa, 16 Maret 2021 | 11:55 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Profesor Keith Woodford dari Lincoln University, Selandia Baru hadir pertama kali di Indonesia dalam acara Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) bertema “A Closer Look in Malnutrition and Malabsorption: The Acknowledgment of Beta-Casein A2’s Benefit” belum lama ini.

Profesor Kehormatan Sistem Agri-Food ini mengungkapkan fakta-fakta terbaru susu sapi A2 atau dalam bahasa ilmiah disebut beta-kasein A2. Menurutnya, susu sapi A2 memiliki sifat mudah dicerna karena terdiri dari 100% beta-kasein A2, mengurangi risiko penyakit serius, dan meningkatkan imunitas tubuh. “Awalnya, semua sapi merupakan tipe A2. Istilah A2 mengacu pada karakteristik beta-kasein dalam susu. Beta-kasein ialah jenis protein yang penting yang terdapat dalam semua susu mamalia," kata Profesor Keith Woodford dalam keterangan yang diterima redaksi Selasa (16/3/2021).

Dia menjelaskan adanya mutasi genetika sapi membuat munculnya sapi A1 yang menghasilkan susu sapi mengandung beta-kasein A1 dan susu sapi A2 berisi beta-kasein A2. "Beta-kasein A1 dicerna secara berbeda dibandingkan dengan beta-kasein A2," kata dia.

Beta-kasein A1 melepaskan fragmen yang disebut sebagai beta-casomorphin-7 (BCM-7). Fragmen BCM-7 inilah yang menyebabkan timbulnya masalah kesehatan pada tubuh, di antaranya masalah pencernaan. Banyak orang yang beranggapan ini adalah reaksi intoleransi laktosa, padahal itu adalah intoleransi terhadap beta-kasein A1. Selain itu, berdampak pada penyakit jantung, diabetes tipe 1, dan autoimun.

Profesor Keith Woodford menjelaskan solusi mengurangi risiko permasalahan kesehatan ini dengan mengurangi konsumsi susu sapi biasa (A1) 100%, dan mulai mengonsumsi susu sapi A2 yang hanya memiliki kandungan beta-kasein A2 sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia. "Saat tubuh mengkonsumsi susu sapi A2 dan mencerna beta-kasein A2 tidak akan terbentuk senyawa BCM-7 sehingga tidak akan menimbulkan efek pada kesehatan manusia, seperti rasa tidak nyaman pada perut atau risiko penyakit serius lainnya,” tambah Profesor Keith.

Pada awal tahun 1990-an, anak-anak Samoa yang tinggal di Selandia Baru terkena penyakit diabetes tipe-1 sehingga diperlukan suntikan insulin setiap harinya. Namun di Kenya, anak-anak yang mengkonsumsi susu sapi dalam jumlah yang tinggi justru tidak terkena penyakit tersebut. Berdasarkan studi kasus yang dilakukan oleh Profesor Bob Elliott, ditemukan bahwa susu sapi di Kenya mengandung beta-kasein A2. Oleh karena itu, jelas bahwa penyebab utamanya bukanlah berapa banyak susu sapi yang dikonsumsi, namun berapa banyak kandungan beta-kasein A1 yang dikonsumsi.

Kandungan proporsi beta-kasein A1 di dalam susu sapi di berbagai negara sangat bervariasi. Dalam hal ini, menunjukkan bahwa tingkat diabetes tipe-1 di berbagai negara berkorelasi sangat erat dengan jumlah kandungan beta-kasein A1 yang dikonsumsi manusia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkes: Vaksin Covid-19 yang Kedaluwarsa 25 Maret Sudah Habis

Vaksin yang akan kadaluwarsa pada 25 Maret 2021 sudah terserap untuk vaksinasi 1,45 juta tenaga kesehatan dan 50.000 petugas publik.

KESEHATAN | 16 Maret 2021

Siloam Hospitals Yogyakarta dan Danone Indonesia Sukseskan Vaksinasi Lansia

Vaksinasi Covid-19 bagi lansia Kota Yogyakarta dilaksanakan salah satunya oleh Siloam Hospitals Yogyakarta mulai 12 hingga akhir Maret 2021 di Lippo Plaza Jogja

KESEHATAN | 16 Maret 2021

Daftar Sebaran Kasus Covid-19 Tingkat RW Kota Bogor

Total kasus positif Covid-19 di Kecamatan Tanah Sareal sebanyak 296 turun 19 orang dari Sabtu (13/3/2021).

KESEHATAN | 16 Maret 2021

Doni Monardo: Kasus Aktif Turun, Angka Kematian Masih Tinggi

Doni mengatakan angka kasus aktif di Indonesia sejak awal pandemi sangat tinggi sekali, namun dalam 2-3 bulan terakhir berhasil menyentuh 9,72%.

KESEHATAN | 15 Maret 2021

Menkes: Indonesia Siap Beli 426 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Dari target 426 juta tersebut, sebanyak 275 juta vaksin sudah terkonfirmasi positif baik dari sisi harga dan jadwal pengiriman.

KESEHATAN | 15 Maret 2021

Guardian Indonesia Ajak Masyarakat Lebih Perhatikan Kesehatan Mental

Selama masa pandemi, stres yang dialami seseorang meningkat dari biasanya dan hal ini dialami oleh semua orang.

KESEHATAN | 15 Maret 2021

BPOM Masih Evaluasi Vaksin Astrazeneca Produksi Thailand

Astrazeneca yang bilateral masih berproses karena diproduksi di fasilitas berbeda di Thailand sehingga perlu tambahan analisis.

KESEHATAN | 15 Maret 2021

4.166.862 Warga Indonesia Sudah Divaksinasi Covid-19

Sebanyak 4.166.862 warga Indonesia telah mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 menurut data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

KESEHATAN | 15 Maret 2021

Kasus Harian Menurun, Kemkes: Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Melandai

Parameternya antara lain meliputi laju penularan kurang dari 5%, cakupan tes 1/1.000, angka kesakitan dan kematian di rumah sakit.

KESEHATAN | 15 Maret 2021

Tunda Penggunaan Astrazeneca, Menkes Khawatir Vaksin Kedaluwarsa

Vaksin yang diterima Indonesia dari jalur multilateral itu memiliki batas waktu kedaluwarsa hingga akhir Mei 2021.

KESEHATAN | 15 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS