Ini Pertimbangan Ibu Hamil dan Menyusui Belum Divaksinasi Covid-19
Logo BeritaSatu

Ini Pertimbangan Ibu Hamil dan Menyusui Belum Divaksinasi Covid-19

Jumat, 2 April 2021 | 22:21 WIB
Oleh : Indah Handayani / CAR

Balikpapan, Beritasatu.com - Dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan Siloam Hospitals Balikpapan, dr I Wayan Sumo Yoga, SpOG, menyatakan pada dasarnya vaksinasi Covid-19 dibutuhkan setiap orang demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Namun, faktanya belum semua orang dapat menerima vaksinasi Covid-19. Misalnya, ibu hamil dan menyusui.

“Saat ini, vaksinasi Covid-19 belum diberikan kepada ibu hamil dan menyusui. Hal ini dikarenakan kelompok ibu hamil dan menyusui tidak disertakan ke dalam uji klinis vaksin Covid-19,” kata Wayan dalam keterangannya, Jumat (2/4/2021).

Petunjuk teknis vaksinasi juga tidak mengikutsertakan kelompok ibu hamil dan menyusui ke dalam pentahapan kelompok prioritas penerima vaksin. Sampai saat ini belum ada data uji klinis vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil dan menyusui.

“Belum ada bukti ilmiahnya,” imbuh Wayan.

Wayan menambahkan, rekomendasi dari badan kesehatan dunia (WHO) menyatakan vaksinasi Covid-19 dapat dipertimbangan pemberiannya pada ibu hamil dan menyusui yang berisiko tinggi tertular Covid-19, seperti petugas kesehatan.

Selain itu terhadap ibu hamil dan menyusui dengan kondisi kesehatan yang dapat memburuk jika tertular Covid-19. Keputusan vaksinasi ini bersifat individual dan harus didiskusikan terlebih dahulu dengan petugas kesehatan yang merawat.

Untuk ibu menyusui, lanjut Wayan, masih belum ada data bahwa vaksin Covid-19 dikeluarkan melalui air susu ibu (ASI). Pertimbangan manfaat menyusui harus dikedepankan sejalan dengan kebutuhan klinis ibu menyusui tersebut untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Rekomendasi dari perkumpulan dokter kebidanan dan kandungan Indonesia (POGI) menyatakan bahwa tenaga kesehatan garis terdepan menjadi prioritas menerima vaksinasi Covid-19, dan ibu hamil belum direkomendasikan mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Karena penelitian yang ada belum melibatkan ibu hamil, serta ibu hamil termasuk populasi yang rentan yang harus dilindungi dengan cara patuhi protokol kesehatan, suami dan anggota keluarga dewasa di rumah segera di vaksin,” kata Wayan.

Lebih lanjut, Wayan menambahkan untuk kalangan perempuan yang berencana mengikuti program kehamilan, sebaiknya ditunda dulu kehamilannya paling lama satu bulan setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara lengkap. Pada masa vaksinasi Covid-19, diimbau agar mendapatkan jenis vaksin yang sama, agar terbentuk kekebalan tubuh yang optimal.

Sementara pada ibu menyusui yang sudah terinfeksi Covid-19, Wayan menjelaskan pada dasarnya ASI merupakan sumber makanan dan nutrisi yang terbaik untuk diberikan pada bayi baru lahir. Sampai saat ini belum terdeteksi Covid-19 dikeluarkan melalui ASI. Karena itu, WHO menyampaikan bahwa ASI tetap diberikan dengan tetap jalani protokol kesehatan.

“Ditambahkan pula, jika ibu dengan infeksi Covid-19 mengalami gejala yang berat, ASI bisa diberikan dengan metode diperah,” ucap Wayan.

Diketahui, tahap kedua vaksinasi Covid-19 pada kelompok pelayanan pelayanan publik, TNI, Polri, aparat hukum dan petugas pelayanan publik lainnya, serta masyarakat lanjut usia, saat ini sedang dilakukan oleh pemerintah bersinergi dengan pihak swasta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemerintah Lakukan Pengendalian dan Pengawasan Jelang Nataru

Pada liburan Natal dan Tahun Baru 2021, pemerintah melakukan pengetatan dan pengawasan terhadap mobilitas warga.

KESEHATAN | 9 Desember 2021

Studi: Vaksin Pfizer Beri Separuh Perlindungan dari Omicron

Studi menunjukkan vaksin Pfizer Covid-19 hanya melindungi sebagian dari Omicron.

KESEHATAN | 9 Desember 2021

Prioritas Vaksinasi pada Disabilitas Bukti Vaksin Merata

diprioritaskannya penyandang disabilitas dalam percepatan program vaksinasi, membuktikan bahwa pemerintah serius mendorong akses vaksin Covid-19 merata

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Pemkot Tangerang Terus Gencarkan Vaksinasi Selama Nataru

Pemkot Tangerang terus berupaya menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Covid-19 Omicron Sudah Terdeteksi di 57 Negara

Virus corona varian Omicron sudah dilaporkan di 57 negara.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

3 Dosis Vaksin Pfizer Disebut Mampu Netralkan Omicron

Pfizer/ BioNTech mengatakan pada hari Rabu (8/12/2021), bahwa tiga suntikan vaksin Covid-19 mereka mampu menetralkan varian Omicron.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Menkes: 100 Juta Penduduk Telah Divaksin Dosis Lengkap

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebanyak 100 juta penduduk Indonesia telah divaksin Covid-19 dosis lengkap

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Nadia: Prioritas Vaksin Booster untuk Nakes dan Lansia

Pemberian vaksin booster sesuai kelompok prioritas, yakni kelompok nakes dan lansia

KESEHATAN | 8 Desember 2021


Menkominfo: Pemerintah Terapkan Pengetatan Kegiatan Nataru

Pengetatan kegiatan selama Nataru diambil Pemerintah guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

KESEHATAN | 8 Desember 2021


TAG POPULER

# Cynthiara Alona


# Omicron


# Kecelakaan di Ruas Semarang-Demak


# Hari Antikorupsi


# Ilham Habibie



TERKINI
Hakordia, Jokowi: Ekosistem Antikorupsi Dorong Investasi

Hakordia, Jokowi: Ekosistem Antikorupsi Dorong Investasi

NASIONAL | 57 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings