"Gerakan Berikan Protein" Jadi Solusi Hidup Sehat dan Peluang Hilirisasi Olahan Perikanan
Logo BeritaSatu

"Gerakan Berikan Protein" Jadi Solusi Hidup Sehat dan Peluang Hilirisasi Olahan Perikanan

Rabu, 7 April 2021 | 18:57 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Peluncuran “Gerakan Berikan Protein” pada 6 April 2021 menjadi solusi gaya hidup sehat sadar protein sekaligus sebagai upaya untuk hilirisasi hasil olahan perikanan.

Staf Khusus Menteri Koperasi (Kemkop) dan UKM bidang Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik, Rabu (7/4/2021) mengatakan, dunia sedang dihadapkan pada apa yang disebut triple malnutrition, yaitu kerawanan pangan, kekurangan gizi, dan kelebihan berat badan.

“Dalam konteks Indonesia hari ini, kita juga berkepentingan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Maka, hilirisasi produk perikanan sebagaimana dihasilkan melalui proses hidrolisis protein ikan adalah cara kita menunaikan ikhtiar kebangsaan yakni mengurangi angka kemiskinan, menjaga keberlanjutan perikanan, dan menjamin asupan protein sehat untuk masyarakat,” kata Riza.

Menurut Riza, dengan hilirisasi dan inovasi, nilai keekonomian dari ikan tangkapan nelayan berpeluang meningkat 10 bahkan 100 kali lipatnya. “Ini adalah peluang koperasi-koperasi nelayan yang mau berinovasi. Semangat ini harus semakin kita kuatkan di Hari Nelayan kali ini," kata dia.

Riza mengapresiasi karena bersamaan dengan Hari Nelayan Nasional ke-61 telah dilaksanakan kegiatan peluncuran Gerakan Berikan Protein di Pabrik HPI PT. Berikan Teknologi Indonesia di Eretan Kulon Indramayu.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dan sejumlah pejabat dari beberapa kementerian seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kemkop dan UKM, Kementerian Kesehatan (Kemkes), Kantor Staf Presiden (KSP), PT. Kimia Farma (Persero) Tbk., dan PUM Netherlands.

Rangkaian kegiatan launching ini terdiri dari diskusi panel dengan mengangkat tema “Masa Depan Perikanan Indonesia: Kemandirian Protein, Integrasi Hulu-Hilir Perikanan”, displai produk jajanan pasar berprotein tinggi yang bernama Berikan Street Food, serta melakukan tur proses pengolahan Hidrolisat Protein Ikan (HPI).

Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan secara langsung saja, melainkan juga dihadiri secara virtual dari perwakilan pemerintah daerah, dinas perikanan dan kelautan, persatuan nelayan tradisional dan masyarakat umum.

"Gerakan Berikan Protein" adalah gerakan yang diinisiasi oleh PT. Berikan Teknologi Indonesia yang memiliki misi untuk mengedukasi masyarakat akan protein sebagai upaya untuk mewujudkan integrasi hulu-hilir sektor perikanan sebagai solusi atas masalah gizi, kesejahteraan nelayan dan inovasi produk turunan hasil perikanan.

Sementara itu Yogie, dalam sambutannya, selaku Founder dari Gerakan Berikan Protein berharap bahwa gerakan ini bisa menjadi inisiatif program edukasi masyarakat tentang kesadaran protein namun dikemas dengan cara-cara yang kreatif, ringan dan menyenangkan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Persentase Kasus Aktif Sudah Single Digit, Airlangga : Tetap Harus Berhati-Hati

Meski persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia sudah "single digit", Airlangga Hartarto mengingatkan masyarakat untuk tetap hati-hati.

KESEHATAN | 7 April 2021

9,1 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 di Indonesia

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Rabu (7/4/2021), telah mencapai 9,1 juta lebih.

KESEHATAN | 7 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 77.496

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Rabu (7/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 77.496.

KESEHATAN | 7 April 2021

Update Covid-19: Tambah 4.860, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.547.376

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Rabu (7/4/2021) sebanyak 4.860. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia jadi 1.547.376.

KESEHATAN | 7 April 2021

Mengenal Meningitis, Penyakit yang Merenggut Nyawa Glenn Fredly

Meningitis merupakan peradangan pada meningen atau selaput otak.

KESEHATAN | 7 April 2021

Studi: Sepertiga Penyintas Covid-19 Alami Gangguan Otak dan Jiwa

Satu dari tiga penyintas Covid-19 didiagnosis dengan gangguan otak atau kejiwaan dalam waktu enam bulan.

KESEHATAN | 7 April 2021

Akhir Juni, 90% Lansia Ditargetkan Sudah Divaksinasi Dosis Pertama

Akselerasi vaksinasi terhadap lansia memang diperlukan mengingat tingkat partisipasinya masih di angka 8,2% secara nasional.

KESEHATAN | 7 April 2021

Ulama MUI Pusat Disuntik Vaksin Astrazeneca

Penyuntikan vaksin Astrazeneca kepada ulama-ulama MUI Pusat tersebut membuktikan bahwa vaksin buatan Inggris itu aman digunakan.

KESEHATAN | 7 April 2021

14.000 Personel Polda Metro Jaya Telah Divaksin Covid-19

Untuk perlindungan imun tubuh, Polda Metro Jaya terus melakukan sosialisasi 3M dan juga pemberian vitamin yang dilakukan oleh Biddokkes.

KESEHATAN | 6 April 2021

Menkes Ingatkan Dampak Vaksin Tidak Membuat Kebal seperti Superman

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dampak vaksin tidak akan membuat kebal seperti superman.

KESEHATAN | 6 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS